Pernah Alamin Ini? Kamu Anak Kos Sejati!

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 18 Maret 2021
Pernah Alamin Ini? Kamu Anak Kos Sejati!

Anak kos memiliki gaya dan polahnya yang unik. (Foto: Pexels/cottonbro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI mahasiswi yang merantau, hidup pas-pasan adalah jalan ninja mereka untuk tetap bertahan hidup. Mereka harus putar otak, "gimana caranya supaya uang kiriman ortu cukup untuk sebulan?"

Kerasnya hidup yang dijalani membuat mereka tidak peduli dengan penampilan. Enggak cuma tidak peduli pada penampilan, anak kos-kosan juga cenderung punya gaya hidup serampangan. Kayak apa sih gaya khas ala anak kos-kosan?

Baca Juga:

Gegayaan Pakai Kaus Supreme, Asli atau KW Hampir Mirip

1. Rambut cepol

kos
Rambut dicepol karena jarang keramas. (Foto: Instagram@shelbymariaa)


Anak kos-kosan seneng banget dengan gaya messy bun alias ikat cepol berantakan. Bukan. Mereka bukannya mau ngikutin tren tapi emang karena mereka jarang keramas. Irit shampo! Lagian dengan model rambut seperti ini suhu panas dapaat tersingkirkan, memberikan kesegaran di area leher.

2. Kaus Barong

barong
Kaus barong yang dikenal sangat adem. (Foto: tokopedia)


Kamu yang anak kos-kosan ngaku deh! Pasti kamu punya kan satu dua kaus barong di lemarimu? Atau jangan-jangan kamu malah koleksi? Alasan kenapa anak kosan militan banget sama kaus barong tidak lain karena bahannya yang adem banget. Jadi walaupun kos-kosan panas enggak ada AC, tetap bisa bobok pules karena kausnya adem. Saking militannya sama kaus barong kadang-kadang sampai sudah bolong-bolong.

3. Celana Olahraga SMA

celana
Celana olahraga SMA yang punya banyak kenangan. (Foto: inkuiri)


"Aduh sayang banget mau dibuang. Lumayan nih dibawa ke kosan," pikir anak kos-kosan yang pas lagi sortir seragam-seragamnya. Selain dianggap masih bisa dipakai, tentunya nilai nostalgia pada celana olahraga termasuk faktor yang memberatkan pula. Bisa jadi dengan celana itu, bisa mengembalikan kenangan bersama mantan di sekolah dahulu.

Baca Juga:

Sandal Hotel: tak Nyaman, tapi Disukai

4. Kantong mata ngondoy

mata
Mata lelah membuat menjadi turun atau ngondoy. (Foto: Pexels/medium photoclub)


Tugas numpuk bikin begadang jadi gaya hidup anak kosan. Giliran lagi enggak ada tugas, sibuk nonton drakor yang di download hasil nebeng wi-fi kampus. Alhasil kantong mata pun jadi ngondoy. Drakor memang memberikan relaksasi tersendiri. Meskipun terkadang harus rela menghabiskan waktu di depan monitor ponsel atau laptop yang melelahkan mata.


5. Sandal Swallow

sandal
Sandal sejuta umat yang nyaman dipakai. (Foto: tokopedia)


Sandal swallow jadi holy grailnya anak kosan! Selain murah meriah, sendal yang satu ini juga nyaman banget dipakai. Psst! Sendal ini juga anti maling loh. Celakanya warna sandal ini hanya biru dan hijau. Bukan mustahil bila main ke kamar kost lainnya dapat tertukar. Solusinya biasanya dengan menuliskan nama pemiliknya di sandal itu. (avia)

Baca Juga:

5 Tampilan Koko-Koko Borju ke Mal, 'Valid No Debat'

#Kos-Kosan #Mahasiswa #Gaya Hidup
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Masalah sosial pendidikan di kalangan masyarakat juga bisa terselesaikan tanpa harus menunggu lama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Bagi 23 Mahasiwa, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Indonesia
DPR Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di UI, Minta Sanksi Tegas untuk Pelaku
DPR RI minta sanksi tegas bagi pelaku dugaan pelecehan seksual di UI. Komisi X juga akan panggil rektor kampus sebelum masa reses.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPR Soroti Kasus Dugaan Pelecehan di UI, Minta Sanksi Tegas untuk Pelaku
Indonesia
UI Selidiki Dugaan Grup Chat Bermuatan Seksual, 16 Mahasiswa Diperiksa
Universitas Indonesia menyelidiki dugaan grup chat bermuatan seksual. Sebanyak 16 mahasiswa diperiksa, korban mendapat pendampingan penuh.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
UI Selidiki Dugaan Grup Chat Bermuatan Seksual, 16 Mahasiswa Diperiksa
Indonesia
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, BEM FHUI Cabut Status Keanggotaan Mahasiswa
BEM FHUI mencabut status keanggotaan mahasiswa yang diduga terlibat pelecehan seksual. UI pastikan penanganan profesional dan berperspektif korban.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, BEM FHUI Cabut Status Keanggotaan Mahasiswa
Indonesia
Rektor UI Serahkan Penanganan Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa ke Fakultas Hukum
Pada tanggal 12 April 2026, fakultas menerima laporan mengenai dugaan pelanggaran kode etik yang juga berpotensi mengandung unsur tindak pidana, terkait aktivitas sebagian mahasiswa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Rektor UI Serahkan Penanganan Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa ke Fakultas Hukum
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Sarana Prasarana UTBK SNBT 2026, Jangan Sampai Mati Lampu Hingga Server Meledak
Habib mengingatkan agar panitia melakukan mitigasi risiko terhadap potensi pemadaman listrik yang dapat menghentikan ujian secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
DPR Wanti-Wanti Sarana Prasarana UTBK SNBT 2026, Jangan Sampai Mati Lampu Hingga Server Meledak
Indonesia
UTBK SNBT 2026: Link, Syarat dan Jadwal Seleksi
Ketepatan waktu dalam melakukan transaksi biaya seleksi menjadi penting
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
UTBK SNBT 2026: Link, Syarat dan Jadwal Seleksi
Indonesia
Link Pengumuman SNBP 2026 Sudah 'Biru', Siapkan Koneksi Internet dan Segera Verifikasi Data Jika Lolos
Sektor pendidikan vokasi juga menunjukkan antusiasme tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 77.256 peserta
Angga Yudha Pratama - Selasa, 31 Maret 2026
Link Pengumuman SNBP 2026 Sudah 'Biru', Siapkan Koneksi Internet dan Segera Verifikasi Data Jika Lolos
Lifestyle
Wujudkan Destinasi Lifestyle dan Hunian Dinamis di Penyangga Ibu Kota, Summarecon Serpong Memperluas Konektivitas lewat Jaringan MRT
Di masa depan, kawasan ini diharapkan dapat terintegrasi dengan jaringan MRT yang menghubungkan sejumlah kawasan di Jakarta Barat dan Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Maret 2026
Wujudkan Destinasi Lifestyle dan Hunian Dinamis di Penyangga Ibu Kota, Summarecon Serpong Memperluas Konektivitas lewat Jaringan MRT
Indonesia
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Regulasi PPKPT ini mewajibkan setiap perguruan tinggi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, menyediakan mekanisme pelaporan yang aman
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Bagikan