Fashion

Gegayaan Pakai Kaus Supreme, Asli atau KW Hampir Mirip

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 17 Maret 2021
Gegayaan Pakai Kaus Supreme, Asli atau KW Hampir Mirip

Ada perbedaan kaus supreme asli dan kw. (Foto: Unsplash/Sabrina Werneck)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUPREME menjadi salah satu merek yang fenomenal dan dikenal dengan produk-produknya yang memiliki harga cukup tinggi. Meskipun harga produknya tinggi, barang-barang dari Supreme tetap digandrungi oleh banyak orang, termasuk di Indonesia.

Salah satu faktor yang membuat barang-barang dari Supreme menjadi mahal adalah karena berbagai artis papan atas menggunakannya, sehingga produknya menjadi terpandang untuk kalangan papan atas. Pada laman Streetwear Official satu kaos supreme dibanderol US$160 sampai US$400 atau setara Rp2,2 Juta hingga Rp5,7 jutaan.

Baca juga:

5 Tampilan Koko-Koko Borju ke Mal, 'Valid No Debat'

Harga ini tentunya telah membentuk segmentasi pasar dari para pembeli produk Supreme. Namun, banyak orang yang ingin memiliki produk dari merek ini. Mulai dari kesukaannya terhadap model desain dari merek ini hingga terhadap merek itu sendiri. Sehingga beberapa pabrikan kaos membuat imitasi, atau tiruan dari model asli yang dikeluarkan merek ini.

Bayangkan saja, sebuah kaos dengan sablonan blok merah bertuliskan “Supreme” bisa di banderol jutaan rupiah di toko-toko resminya, sementara kaos imitasi dengan model yang sama, namun dijual di toko pinggir jalan atau kolong jembatan harganya hanya Rp35 ribu.

Namun tentunya produk asli dan produk imitasi atau KW akan berbeda kualitasnya. Perbedaannya ada di beberapa hal ini, misalnya:

1. Jenis Bahan

Bahan Supreme asli dan imitasi memiliki kualitas yang berbeda. (Foto: Instagram/@fakecomparasion)

Bahan asli kaus Supreme dan yang diproduksi oleh produsen imitasi tentunya akan berbeda. Walaupun sama-sama menggunakan bahan jenis Katun, tetapi kualitasnya tidak sama.

Kaos Supreme asli akan menggunakan bahan-bahan yang halus dan terasa adem jika digunakan. Tentunya akan membuat penggunanya merasa nyaman ketika menggunakan kaos asli. Sementara bahan yang imitasi, tentu tidak halus dan terasa gerah saat digunakan.

2. Kualitas Sablon

kualitas Sablon akan berbeda antara yang asli dengan yang imitasi. (Foto: Unsplash/@haithem ferdi)

Jika diperhatikan dengan seksama, sablonan grafis pada kaos Supreme asli tentunya akan memiliki bahan yang bagus dan tebal. Sementara pada kaos imitasi sablonan grafis akan lebih tipis.

Baca juga:

Anak Skateboard Punya Keseruan Fesyennya

Dalam jangka waktu penggunaan yang sering, sablonan pada kaos imitasi akan cepat rusak atau pecah-pecah. Namun, pada kaos aslinya tidak akan mudah pecah karena memiliki bahan yang tebal dan lentur.

Beberapa jenis produk Supreme asli juga ada yang menggunakan teknik bordir untuk menciptakan grafisnya. Pada produk imitasi biasanya bordir yang menyerupai aslinya tidak akan sebagus pada produk aslinya yang tebal dan tidak mudah rusak.

3. Kerapian Detail

Perhatikan detail kerapihan produk. (Foto: Instagram/@fakecomparasion)

Perhatikan detail-detail pada produk Supreme asli. Biasanya hampir tidak ada cacat produksi sama sekali, mulai dari jahitan, hingga bentuk-bentuk grafis pada produk. Pada produk imitasi biasanya ketidak sempurnaan produksi itu akan terlihat, mulai dari jahitan yang tidak rapi, sampai detail pada sudut-sudut cetakan logo Supreme.

Kamu dapat menemui sudut huruf-huruf Supreme yang tercetak tidak sempurna, seperti kelebihan sablon, sudut tidak rapi, hingga tulisan miring. (kna)

Baca juga:

Cukup Diinjak Belakangnya, Langsung Auto Keren Pakai Sepatu Ini

#Fashion #Maret Gegayaan Di Negeri Aing #Tren Fesyen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan