Permintaan Penukaran Uang Baru Diperkirakan Meningkat Pada H-7 Lebaran

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 April 2023
Permintaan Penukaran Uang Baru Diperkirakan Meningkat Pada H-7 Lebaran

Penukaran uang di kas keliling Bank Indonesia Bali di Denpasar, Senin (3/4/2023). ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bank Indonesia telah melaksanakan kegiatan penukaran uang itu juga sudah berlangsung di sejumlah tempat keramaian seperti pasar-pasar dan gedung-gedung berbagai wilayah.

Tercatat, Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) sejak awal Ramadan 1444 Hijriah hingga 31 Maret 2023 telah mengedarkan Rp 42,6 triliun uang pecahan baru di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Nikmati Pengalaman Pembaruan Ramadan Hub Spotify

Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI Ameriza Moesa, memaparkan, realisasi itu setara 21,84 persen dari target peredaran uang pecahan baru secara nasional sebesar Rp 195 triliun sejak awal Ramadan hingga Idul Fitri 1444 Hijriah yang dicanangkan oleh BI.

Departemen Pengelolaan Uang BI juga bersama Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta melepas keberangkatan kapal kas keliling Bahtera Seva 1 Teras Bank Rakyat Indonesia (BRI) menuju Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin.

Total Rp 3,2 miliar uang kartal berkualitas baik dalam pecahan Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 20.000 dibawa dengan kapal yang akan mengarungi empat pulau di Kepulauan Seribu, yakni Pulau Tidung, Pulau Harapan, Pulau Kelapa dan Pulau Pramuka.

Permintaan penukaran uang baru diperkirakan akan meningkat pada H-7 sebelum lebaran. Sasaran program ini adalah masyarakat yang terkendala akses ke bank untuk memperoleh uang kartal.

Selain itu, juga bertujuan untuk melakukan kegiatan "clean money policy" karena dengan memberikan uang baru, Bank Indonesia dapat menarik uang yang sudah lusuh.

"Uang-uang yang kami keluarkan adalah uang-uang baru yang kami cetak uang hasil cetak sempurna (HCS)," kata Ameriza.

Baca Juga:

Dokter Rayendra Berbagi Tips Rawat Kesehatan Kulit Selama Ramadan

#Lebaran #Idul Fitri #Bank Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
BI telah membeli SBN senilai Rp 156,5 triliun, setelah sepanjang 2025 merealisasikan pembelian sebesar Rp 332,14 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
Indonesia
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Pemerintah bersama bank sentral mengantongi modal kuat guna merealisasikan target pertumbuhan tinggi dengan tiga faktor utama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Indonesia
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Evaluasi pasca-RDG Bulanan tanggal 19-20 Mei 2026 menunjukkan pergerakan nilai tukar rupiah bergejolak melebihi perkiraan awal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Indonesia
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 bps Untuk Stabilkan Rupiah
Stabilisasi nilai tukar rupiah dimaksud juga, ditempuh agar ketahanan eksternal ekonomi Indonesia tetap terjaga dan sasaran inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap tercapai.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 bps Untuk Stabilkan Rupiah
Indonesia
Rupiah Melemah, Cadangan Devisa Makin Tergerus Tinggal Buat 5,5 Bulan Impor
Posisi cadangan devisa pada akhir Mei 2026, setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Rupiah Melemah, Cadangan Devisa Makin Tergerus Tinggal Buat 5,5 Bulan Impor
Indonesia
DPR Gelar Rapat dengan BI dan Pemerintah, Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
DPR RI menggelar rapat bersama BI dan Pemerintah. Pertemuan itu membahas perkembangan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Gelar Rapat dengan BI dan Pemerintah, Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp 18.043 per dolar AS. Faktor geopolitik Timur Tengah, arus modal keluar, hingga kebutuhan domestik menjadi pemicunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Indonesia
BI Tidak Ingin Dolar Dominasi Devisa Hasil Ekspor, Ingin Yuan Bertambah
Pengembangan kebijakan DHE SDA itu dilakukan seiring perluasan instrumen penempatan dana agar memberikan fleksibilitas lebih besar bagi eksportir dalam mengelola devisa hasil ekspor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
BI Tidak Ingin Dolar Dominasi Devisa Hasil Ekspor, Ingin Yuan Bertambah
Indonesia
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni
Bank Indonesia (BI) kembali memperketat aturan pembelian dolar AS tanpa underlying (dokumen pendukung) menjadi maksimal US$ 25 ribu per pelaku per bulan mulai Juni 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni
Bagikan