Perkuat Digitalisasi Pembayaran, JakOne Mobile Bisa Dipakai di RSUD Tarakan Jakarta

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 15 Maret 2025
Perkuat Digitalisasi Pembayaran, JakOne Mobile Bisa Dipakai di RSUD Tarakan Jakarta

JakOne Mobile kini bisa dipakai di RSUD Tarakan Jakarta. Foto: Dok/Bank DKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bank DKI kini memperkuat digitalisasi pembayaran di sektor layanan kesehatan dengan meluncurkan fitur QRIS Tap NFC di aplikasi JakOne Mobile. Fitur tersebut baru saja diluncurkan oleh Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (12/3).

Melalui fitur tersebut, masyarakat bisa melakukan transaksi pembayaran layanan kesehatan dengan lebih mudah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Jakarta, salah satunya adalah RSUD Tarakan.

Penerapan QRIS Tap NFC tersebut merupakan bagian dari dukungan Bank DKI terhadap program digitalisasi sistem pembayaran yang diinisiasi oleh Bank Indonesia.

Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono mengatakan, kehadiran QRIS Tap NFC di JakOne Mobile merupakan langkah untuk mendukung inklusi keuangan. Kemudian, meningkatkan efisiensi transaksi di sektor kesehatan.

Baca juga:

Dukung Program PMI, Bank DKI Serahkan 1 Unit Mobil Operasional

"Bank DKI terus berupaya menghadirkan solusi pembayaran digital yang inovatif dan inklusif, termasuk di sektor kesehatan. Dengan fitur QRIS di JakOne Mobile, masyarakat bisa bertransaksi dengan mudah," kata Amirul.

Caranya pun cukup mudah, masyarakat hanya perlu menempelkan smartphone ke mesin pembayaran yang mendukung fitur NFC.

Sebelumnya, Bank DKI juga mendukung digitalisasi pembayaran di sejumlah RSUD Jakarta melalui berbagai layanan perbankan digital, termasuk pembayaran QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile hingga Cash Management System bagi pengelolaan keuangan rumah sakit.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menyebutkan, digitalisasi pembayaran di RSUD juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan uang tunai, meningkatkan transparansi keuangan, serta mengurangi risiko penyebaran uang fisik sebagai media transaksi.

Baca juga:

Masjid JakOne Abang Bang DKI Permudah Pengurus Masjid Bertransaksi Perbankan

"Kami berharap implementasi QRIS Tap NFC di aplikasi JakOne Mobile dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pasien dan keluarga yang berkunjung ke RSUD di Jakarta," jelasnya.

Ke depannya, kata Arie, Bank DKI akan memperluas penggunaan teknologi pembayaran digital di RSUD dan RS Swasta, serta berbagai sektor lainnya demi mendukung Jakarta sebagai kota yang makin modern dan digital.

Selain sektor kesehatan, fitur QRIS Tap NFC di aplikasi JakOne Mobile juga bisa digunakan untuk pembayaran lainnya, termasuk transportasi umum seperti MRT Jakarta, TransJakarta, dan LRT Jakarta. (Asp)

#RSUD Tarakan #Rumah Sakit #Layanan Kesehatan #NFC #QRIS
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Siap Resmikan 21 RSUD Mei 2026, Warga Daerah Tak Perlu Lagi Berobat Jauh
Sebanyak 21 RSUD siap diresmikan Mei 2026 oleh Presiden Prabowo. Warga daerah kini bisa akses layanan spesialis tanpa harus ke kota besar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Prabowo Siap Resmikan 21 RSUD Mei 2026, Warga Daerah Tak Perlu Lagi Berobat Jauh
Indonesia
Sakit Saat Mudik, BPJS Kesehatan Bisa Digunakan di Kampung Halaman
Ada tiga layanan 24 jam yang diberikan oleh BPJS Kesehatan selama masa libur Lebaran 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
 Sakit Saat Mudik, BPJS Kesehatan Bisa Digunakan di Kampung Halaman
Indonesia
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
"Yang di PPPK, saya mendapatkan laporan sebenarnya sudah lebih tinggi daripada rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jakarta, kecuali di Rumah Sakit Pondok Indah,"
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
PSI Kritik Gaji Nakes Rendah, Pramono: PPPK Lebih Tinggi Dibandingkan di Rumah Sakit Swasta
Indonesia
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Pemerintah menerbitkan aturan larangan rumah sakit yang menolak pasien BPJS nonaktif. Aturan tersebut sudah ditetapkan sejak Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Pemerintah Terbitkan Aturan Larangan Rumah Sakit Tolak Pasien
Indonesia
Polemik PBI JKN, DPR-Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan
DPR dan pemerintah memastikan layanan kesehatan tetap berjalan selama tiga bulan ke depan dan iuran PBI JKN tetap dibayarkan pemerintah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Polemik PBI JKN, DPR-Pemerintah Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan
Indonesia
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyesalkan adanya penolakan pasien BPJS PBI yang dilakukan rumah sakit.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Harus Utamakan Nyawa
Indonesia
21.024 Warga Solo Dicoret BPJS PBI per 1 Februari, Dampak Kebijakan Baru Pusat
Bagi warga dengan kondisi mendesak atau lansia, silakan mengajukan kembali melalui kelurahan dengan menyertakan surat pernyataan mohon pengaktifan kembali.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
21.024 Warga Solo Dicoret BPJS PBI per 1 Februari, Dampak Kebijakan Baru Pusat
Indonesia
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Kendala utama di Indonesia bukan pada kualitas dokter, melainkan pada ekosistem layanan yang mencakup transparansi biaya dan efisiensi birokrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
DPR Soroti Antrean Panjang RS Lokal, Pasien Lebih Nyaman Berobat ke Penang
Indonesia
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Jakarta pada Tahun 2025 Meroket 47 Persen
Selain faktor digitalisasi, keberhasilan Pemprov DKI menjaga harga pangan juga menjadi kunci
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Jakarta pada Tahun 2025 Meroket 47 Persen
Indonesia
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Kenaikan transaksi digital ini berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang tetap kuat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Bagikan