Peringatan Tsunami Sudah Dicabut, Rusia Dihantam Gempa Susulan M 6,7
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Dok/BMKG
MerahPutih.com - Hari ini terjadi gempa susulan bermagnitudo 6,7 menyusul gempa bumi dahsyat yang mengguncang Kamchatka, Rusia pada Rabu kemarin
"Kedalaman gempa (km): 58,4 [36,3 mil]. Magnitudo: 6,7," demikian pernyataan Layanan Geofisika Terpadu Akademi Sains Rusia Cabang Kamchatka, dikutip Kamis (31/7)
Rabu kemarin, gempa bumi dengan magnitudo 8,8 melanda lepas pantai Kamchatka, menjadikannya gempa terkuat di wilayah tersebut sejak 1952.
Baca juga:
Tsunami Pasca Gempa Rusia Mereda, Jepang dan Kamchatka Cabut Peringatan!
Gempa kemarin itu memicu peringatan tsunami di sejumlah negara, termasuk Jepang hingga Indonesia dengan tinggi gelombang diperkirakan maksimal 1,5 meter.
Di Kamchatka, Rusia, sendiri peringatan tsunami juga telah dicabut. Menteri Situasi Darurat setempat, Sergey Lebedev, mengonfirmasi pencabutan peringatan tersebut.
Inspeksi awal juga menunjukkan tidak ada kerusakan signifikan pada bangunan di Kamchatka. Namun, potensi gempa susulan masih ada.
Baca juga:
Peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan kini telah mereda di Jepang. Badan Meteorologi dan Geofisika Jepang (JMA) telah menurunkan status peringatan tsunami di seluruh wilayah Jepang ke level terendah.
Begitu pula peringatan dini tsunami untuk Indonesia telah dicabut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu (30/7) malam. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Personel Polres Aceh Tengah Terobos Medan Ekstrem demi Salurkan Logistik ke Kampung Serule yang Terisolasi Berhari-Hari akibat Bencana
Azan Kembali Menggema di Aceh, Masjid Pulih Pascabanjir Berkat Gotong Royong bersama Relawan PLN
Korban Tewas Bencana Sumatra Tembus 1.157 Jiwa Per 1 Januari 2026, Presiden Prabowo Siapkan Operasi Besar-Besaran Pendalaman Sungai Sepanjang Aceh hingga Sumbar
RM Salero Awak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Aceh Tamiang Setelah Sebulan Lumpuh Total
Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
Presiden Prabowo Bolehkan Diaspora Kasih Sumbangan untuk Korban Bencana Sumatra, Syaratnya Ikhlas dan Minta Izin
Tolak Tetapkan Bencana Nasional di Sumatra, Prabowo: Kami masih Mampu, Seluruh Menteri Bekerja di Sini
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Prabowo Minta Masyarakat Hadapi Musibah dengan Ikhlas, Janji Tak Pernah Lari dari Rakyat