Korban Tewas Bencana Sumatra Tembus 1.157 Jiwa Per 1 Januari 2026, Presiden Prabowo Siapkan Operasi Besar-Besaran Pendalaman Sungai Sepanjang Aceh hingga Sumbar

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Korban Tewas Bencana Sumatra Tembus 1.157 Jiwa Per 1 Januari 2026, Presiden Prabowo Siapkan Operasi Besar-Besaran Pendalaman Sungai Sepanjang Aceh hingga Sumbar

Foto : Bencana Sumatra/ dok BNPB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - JUMLAH korban bencana Sumatra terus bertambah. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan jumlah korban yang ditemukan bertambah tiga orang menjadi 1.157 jiwa.

"Hasil dari operasi pencarian dan pertolongan yang masih dilakukan di tiga provinsi, pada hari ini ada tiga jasad yang ditemukan di Aceh Utara sehingga ini menambah jumlah total rekapitulasi korban jiwa meninggal dunia, dari 1.154 jiwa per kemarin, menjadi hari ini 1.157 jiwa," kata Abdul Muhari dalam keterangan pers, Kamis (1/1).

Ia menyebut masih ada 380.360 jiwa warga yang mengungsi akibat bencana ini.



Berikut rincian data korban 1 Januari 2026:


Aceh


Meninggal dunia: 530
Hilang: 31
Mengungsi: 356.655


Sumatra Utara


Meninggal dunia: 365
Hilang: 60
Mengungsi: 13.770


Sumatra Barat


Meninggal dunia: 262
Hilang: 74
Mengungsi: 9.935
Total korban hilang: 165 jiwa

Baca juga:

Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi


Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memulai operasi besar pendalaman sungai dan kuala di wilayah Aceh hingga Sumatra. Prabowo berharap akses sungai dapat dimanfaatkan kapal-kapal dalam operasi pemulihan setelah bencana.

Usul tersebut awalnya disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dalam rapat koordinasi di Aceh Tamiang bersama Presiden Prabowo Subianto. Menurut Sjafrie, diperlukan terobosan besar untuk menangani kondisi pascabencana di Sumatra.

Sjafrie mengaku telah berkomunikasi dengan Wakil Panglima dan Angkatan Darat terkait dengan operasi skala besar tersebut. Ia menyebut operasi ini tidak hanya dilakukan di Tamiang, tetapi juga di Bireuen, bahkan hingga Sibolga.

"Dengan pendalaman dari laut, kapal bisa langsung masuk ke sungai sehingga tidak perlu lagi membawa alat berat melalui jalur darat, melainkan langsung ke titik terdekat lokasi pekerjaan. Ini menjadi salah satu usulan dari kami," kata Sjafrie.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan sepakat dengan usul tersebut. Prabowo juga mengaku telah mendengar usulan serupa dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Prabowo meminta Menhan Sjafrie berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk gubernur dan para ahli untuk pelaksanaan operasi tersebut.(knu)

Baca juga:

Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia



#Bencana Alam #Sumatra #Bantuan Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Bagikan