Personel Polres Aceh Tengah Terobos Medan Ekstrem demi Salurkan Logistik ke Kampung Serule yang Terisolasi Berhari-Hari akibat Bencana

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 41 menit lalu
Personel Polres Aceh Tengah Terobos Medan Ekstrem demi Salurkan Logistik ke Kampung Serule yang Terisolasi Berhari-Hari akibat Bencana

Anggota Polres Aceh Tengah Terobos medan ekstrem di lokasi bencana.(foto: humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BANYAK kisah heroik, kepedulian, perjuangan, serta pengorbanan yang ditunjukkan anggota Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Aceh. Salah satunya ditunjukkan personel Polres Aceh Tengah yang menjadi pihak pertama menembus Kampung Serule untuk menyalurkan bantuan logistik setelah banjir bandang dan tanah longsor.

Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan Bripka Hendri Faisal bersama dua rekannya. Pada 31 Desember 2025, mereka menerobos jalur ekstrem menuju Desa Serule, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Desa tersebut terisolasi akibat akses jalan terputus total karena banjir bandang dan longsor.

Ketiga personel Polres Aceh Tengah itu berangkat ke lokasi sekitar pukul 12.00 WIB dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail. Mereka membawa bantuan logistik dari Kapolres Aceh Tengah untuk masyarakat yang terisolasi dan belum tersentuh bantuan akibat kondisi medan yang sulit.

Meski jarak Desa Serule dari Kota Takengon hanya sekitar 46 kilometer, perjalanan kali ini harus ditempuh hingga 11 jam. Dalam kondisi normal, jarak tersebut biasanya dapat ditempuh sekitar 1 jam. Rombongan baru tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB.

Sepanjang perjalanan, sejumlah titik jalan tertutup material tanah dan lumpur. Beberapa akses jalan antardesa bahkan dilaporkan putus total.

Baca juga:

Azan Kembali Menggema di Aceh, Masjid Pulih Pascabanjir Berkat Gotong Royong bersama Relawan PLN



Kondisi tersebut membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sedangkan kendaraan roda dua harus berjibaku melewati medan yang berat dan berbahaya. Curah hujan yang masih tinggi semakin memperparah kondisi jalur yang dilalui. Dalam situasi tersebut, personel Polres Aceh Tengah bahu-membahu mendorong dan menuntun kendaraan melewati jalan berlumpur dan terjal.

Meski tubuh basah kuyup oleh hujan dan lumpur, semangat mereka tidak surut demi memastikan bantuan kemanusiaan sampai kepada warga yang membutuhkan. Kedatangan personel Polres Aceh Tengah pada malam hari disambut haru oleh warga Desa Serule. Masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Kapolres Aceh Tengah beserta jajaran yang menjadi pihak pertama hadir membawa bantuan di tengah keterbatasan akses dan beratnya kondisi alam.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Erdi A Chaniago menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan keberanian personel di lapangan.

“Mereka rela menembus medan ekstrem dan mempertaruhkan keselamatan demi memastikan bantuan logistik sampai kepada warga yang terisolasi akibat bencana,” ujar Erdi dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta dikutip Jumat (2/1).

Ia menegaskan Polri akan terus hadir dan bergerak cepat dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Polri berkomitmen untuk selalu berada di garda terdepan dalam misi kemanusiaan.

"Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan dedikasi seperti ini menjadi cerminan semangat pengabdian Polri kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.(knu)

Baca juga:

Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia









#Aceh #Bencana Alam #Polri
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Personel Polres Aceh Tengah Terobos Medan Ekstrem demi Salurkan Logistik ke Kampung Serule yang Terisolasi Berhari-Hari akibat Bencana
Meski jarak Desa Serule dari Kota Takengon hanya sekitar 46 kilometer, perjalanan kali ini harus ditempuh hingga 11 jam.
Dwi Astarini - 2 jam, 41 menit lalu
Personel Polres Aceh Tengah Terobos Medan Ekstrem demi Salurkan Logistik ke Kampung Serule yang Terisolasi Berhari-Hari akibat Bencana
Indonesia
Azan Kembali Menggema di Aceh, Masjid Pulih Pascabanjir Berkat Gotong Royong bersama Relawan PLN
Setelah banjir bandang dan longsor, masjid-masjid di Aceh kembali pulih. PLN menerjunkan 140 relawan, azan kembali menggema dan salat Jumat kembali digelar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Azan Kembali Menggema di Aceh, Masjid Pulih Pascabanjir Berkat Gotong Royong bersama Relawan PLN
Indonesia
Polri dan Kejagung Resmi Terapkan KUHP dan KUHAP Baru Mulai Hari Ini
Polri dan Kejagung resmi menerapkan KUHP dan KUHAP baru mulai 2 Januari. Pedoman penyidikan disiapkan, seluruh jajaran penegak hukum siap.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Polri dan Kejagung Resmi Terapkan KUHP dan KUHAP Baru Mulai Hari Ini
Indonesia
Korban Tewas Bencana Sumatra Tembus 1.157 Jiwa Per 1 Januari 2026, Presiden Prabowo Siapkan Operasi Besar-Besaran Pendalaman Sungai Sepanjang Aceh hingga Sumbar
. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan jumlah korban yang ditemukan bertambah tiga orang menjadi 1.157 jiwa.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Korban Tewas Bencana Sumatra Tembus 1.157 Jiwa Per 1 Januari 2026, Presiden Prabowo Siapkan Operasi Besar-Besaran Pendalaman Sungai Sepanjang Aceh hingga Sumbar
Indonesia
RM Salero Awak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Aceh Tamiang Setelah Sebulan Lumpuh Total
Berkat bantuan tenaga dari petugas Pekerjaan Umum (PU) serta para relawan, RM Salero Awak kini mulai melayani pelanggan kembali dalam enam hari terakhir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
RM Salero Awak Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Aceh Tamiang Setelah Sebulan Lumpuh Total
Indonesia
Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia
Polri menurunkan 1.105 personel ke lokasi bencana Sumatra. Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses identifikasi korban meninggal dunia.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia
Indonesia
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
Duka menyelimuti awal 2026. Sebanyak 380 ribu korban bencana Sumatera masih berstatus sebagai pengungsi.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
Indonesia
Presiden Prabowo Bolehkan Diaspora Kasih Sumbangan untuk Korban Bencana Sumatra, Syaratnya Ikhlas dan Minta Izin
Presiden juga membuka ruang bagi diaspora dan komunitas daerah untuk berpartisipasi dalam membantu pemulihan pascabencana.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Presiden Prabowo Bolehkan Diaspora Kasih Sumbangan untuk Korban Bencana Sumatra, Syaratnya Ikhlas dan Minta Izin
Indonesia
Tolak Tetapkan Bencana Nasional di Sumatra, Prabowo: Kami masih Mampu, Seluruh Menteri Bekerja di Sini
Prabowo menekankan pemerintah telah menyiapkan anggaran yang cukup besar serta mengerahkan seluruh unsur kabinet untuk bekerja langsung di lapangan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Tolak Tetapkan Bencana Nasional di Sumatra, Prabowo: Kami masih Mampu, Seluruh Menteri Bekerja di Sini
Indonesia
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Personel TNI yang bertugas menangani bencana di Sumatra mendapatkan uang makan dan uang lelah
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Bagikan