Kesehatan

Perindah Kulit Wajah dengan Kunyit

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 18 Juli 2022
Perindah Kulit Wajah dengan Kunyit

Kunyit memperindah kulit wajah. (Foto: Pexels/Marta Branco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KUNYIT tidak hanya berfungsi sebagai penyedap makanan. Remapah-rempah yang kerap ditemukan di hidangan khas Asia ini memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh.

Dilansir Greatist, kunyit mengandung vitamin C, beta carotene, kalsium, zat antioksidan, dan nutrisi lainnya. Tak hanya baik bagi kesehatan tubuh, kandungan-kandungan tersebut membuat kunyit mampu memperindah kulit wajah.

Baca Juga:

Jaga Kesehatan Kulit Kepala dengan Serum Rambut

Kunyit dapat mencerahkan kulit wajah berkat kandungan antioksidan dan kurkumin. Ini membuat kulit wajah lebih cerah, meratakan warna yang gelap, dan meremajakan kulit wajah kusam. Selain itu, kandungan ini juga berguna untuk mengurangi bintik hitam atau blemish serta melembapkan kulit.

Kunyit bisa mencerahkan kulit wajah. (Foto: Pexels/Vitória Santos)

Di samping itu, kandungan antiinflamasi pada kunyit membantu memulihkan kondisi kulit yang rusak. Kandungan kunyit yang ditemukan dalam skincare juga memiliki kemampuan tambahan sebagai tabir surya serta mengurangi risiko munculnya spot-spot gelap akibat terkena sinar UV.

Selanjutnya, kunyit bisa digunakan sebagai pelembap, exfoliator, dan masker di rumah. Caranya adalah dengan mencampur satu sendok teh kunyit dengan bahan-bahan lain sesuai dengan kebutuhan. Jika ingin menggunakannya sebagai pelembap, campur kunyit dengan essential oil atau krim pelembap, lalu aplikasikan sebagai moisturizer untuk penggunaan harian. Hal ini membantu agar kulit wajahmu lebih lembap.

Baca Juga:

Jangan Tidur Kalau Rambut Masih Basah!

Jika ingin menggunakannya sebagai exfoliator, campur masing-masing satu sendok teh kunyit, susu, dan tepung buncis. Kemudian oleskan dengan lembut ke wajah selama semenit lalu bilas. Dengan demikian, campuran ini akan menyingkirkan kulit mati serta mencerahkan kulit wajah.

Jadikan kunyit sebagai masker wajah. (Foto: Pexels/John Tekeridis)

Terakhir, jika ingin menggunakannya sebagai masker, kombinasikan satu sendok teh kunyit, dua sendok teh susu, dan setengah sendok teh kunyit. Aplikasikan tipis-tipis ke muka dan bilas menggunakan air hangat. Hal ini bisa membantu agar kulit wajah lebih lembut.

Namun, perlu diingat bahwa kandungan kunyit dapat membuat kulit menguning atau skin tanning. Untuk itu, akan lebih baik untuk mengaplikasikan kunyit ke wajah dalam waktu singkat saja dan segera bilas.

Jika membiarkan kunyit terlalu lama menempel di kulit wajah, hal ini bisa mengubah warna kulit menjadi kekuningan. Untungnya, warna kuning pada kulit dapat menghilang dan luntur seiring berjalannya waktu terutama jika sering melakukan exfoliating. (mcl)

Baca Juga:

Mau Rambut Tebal, Lebat dan Hitam, Yuk Intip Tipsnya!

#Kesehatan #Kecantikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan