Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pilpres 2019

Perhimpunan INTI Gelar Acara Bedah Pilpres 2019

Eddy FloEddy Flo - Senin, 13 Agustus 2018
Perhimpunan INTI Gelar Acara Bedah Pilpres 2019

Ekonom Faisal Basri, saat memberikan paparan dalam acara Bedah Pilpres 2019 yang diselnggarakan Perhimpunan INTI (Foto: Humas INTI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Percaturan politik nasional memasuki babak kontestasi antarcalon untuk memenangkan Pilpres 2019. Warga negara yang memiliki hak pilih dihadapkan pada dua pasangan calon yakni calon petahana Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno.

Dalam situasi seperti ini, pemilih perlu mendapat pencerahan terkait calon pemimpinnya. Untuk itulah, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) merasa terpanggil mewujudkan negara yang dipimpin oleh orang tepat dan benar.

Sebagai wujud nyata dari tanggung jawab tersebut, Perhimpunan INTI menggelar dialog bertajun "Bedah Pilpres 2019" yang bertempat di Sekretariat INTI, Kompleks Mega Glodok Kemayoran Tower 8, Lantai 10, Jalan Angkasa No 1, Jakarta.

Bedah Pilpres 2019 oleh INTI
Jajaran pengurus Perhimpunan INTI, narasumber dan tokoh berfoto bersama (Foto: Humas INTI)

Tampil sebagai nara sumber, ekonom yang juga aggota dewan pakar Perhimpunan INTI Faisal Basri, Muhammad Nadjib, Thung Ju Lan, Esty Ekawati, dan sebagai moderator adalah Budi S Tanuwibowo yang juga wakil ketua Umum Perhimpunan INTI.

Diskusi "Bedah Pilpres 2019" dibuka oleh Ketua Harian yang juga Wakil Ketua Umum Perhimpunan INTI Dr. Indra Wahidin. Dalam sambutannya, Indra Wahidin menyampaikan bahwa Perhimpunan INTI tidak berpolitik, dan dialog digelar untuk memberikan wawasan seluas-luasnya kepada yang hadir, karena proses Pilpres 2019 tinggal menghitung hari.

peserta yang hadir
Indra Wahidin, Christianto Wibisono, Eddy Sadeli, Teddy Sugianto, Harris Chandra, Mikael Widjaja, Akie Setiawan, (Foto: Humas INTI)

Perhimpunan INTI juga menyampaikan bahwa dalam negara demokrasi, suka tidak suka, peduli tidak peduli, proses ini amat sangat menentukan perjalanan bangsa, setidaknya untuk kurun waktu lima tahun mendatang. Bahkan pada kenyataannya, dampaknya bisa lebih panjang dari periodenya.

Salah satu pembicara Ekonom Faisal Basri mengungkapkan dari data yang terpapar saat ini, rupiah merosot ke angka Rp14.000. Paparan itu cukup menarik peserta yang hadir sehingga banyak yang bertanya kepada ekonom Universitas Indonesia tersebut.

Indra Wahidin memberikan cindera mata kepada Thung Ju Lan
Indra Wahidin memberikan cindera mata kepada Thung Ju Lan (Humas INTI)
Waketum Harris Chandra memberikan Cinderamata kepada Muhamad  Najib
Waketum Harris Chandra memberikan Cinderamata kepada Muhamad Najib (Humas INTI)

Teddy Sugianto memberikan Cinderamata pada Faisal Basri
Teddy Sugianto memberikan Cinderamata pada Faisal Basri (Humas INTI)
Pengurus INTI bersama Narsum
Penyerahan cenderamata kepada Esti Ekawati (Foto: Humas INTI)

Baik Esty dan Tung Ju Lan, memang menyampaikan beberapa hal tentang ekonomi dan birokrasi, namun kepiawaian moderator Budi S Tanuwibowo, membuat suasana talkshow menjadi bermakna dan menarik.

"Bedah Pilpres 2019" dihadiri banyak tokoh dan peserta. Semua memberikan apresiasi terhadap acara tersebut sebagai salah satu bentuk pendidik politik publik yang layak untuk diikuti.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Haedar Nashir Serukan Agama Tidak Sekedar Ritual atau Simbolik Semata

#Perhimpunan Indonesia Tionghoa #INTI #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Munas INTI ke-VI 2025 dan menegaskan komitmen membangun Jakarta yang inklusif bagi semua golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan
Indonesia
26 Tahun Kiprah Perhimpunan INTI, Ambil Peran Merajut Kebinekaan Indonesia
Perhimpunan INTI yang didirikan pada 10 April 1999 ini telah aktif berperan dalam merajut kebinekaan Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 10 April 2025
26 Tahun Kiprah Perhimpunan INTI, Ambil Peran Merajut Kebinekaan Indonesia
Indonesia
Di Hadapan Perhimpunan INTI, RK Tegaskan Jakarta Junjung Tinggi Toleransi
INTI tidak akan menyatakan dukungan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur mana pun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 Oktober 2024
Di Hadapan Perhimpunan INTI, RK Tegaskan Jakarta Junjung Tinggi Toleransi
Indonesia
Sekjen Perhimpunan INTI Sebut Gagasan Pramono-Rano Sangat Realistis
Sekjen Perhimpunan INTI Candra Jap mengaku bahagia dapat menghadirkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno di acara Silaturahmi Kebangsaan.
Frengky Aruan - Minggu, 13 Oktober 2024
Sekjen Perhimpunan INTI Sebut Gagasan Pramono-Rano Sangat Realistis
Indonesia
Pramono Dapat Aspirasi saat Hadiri Silaturahmi Kebangsaan Perhimpunan INTI
Pertemuan yang dihadiri hampir 1.000 pengusaha itu, mengingingkan adanya transparansi dan keterbukaan serta anti korupsi.
Frengky Aruan - Minggu, 13 Oktober 2024
Pramono Dapat Aspirasi saat Hadiri Silaturahmi Kebangsaan Perhimpunan INTI
Indonesia
Di Hadapan Perhimpunan INTI, Pramono: Saya Jadi Pemimpin Semua Golongan jika Terpilih
Calon gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung menghadiri acara Silaturahmi Kebangsaan yang diadakan oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).
Frengky Aruan - Minggu, 13 Oktober 2024
Di Hadapan Perhimpunan INTI, Pramono: Saya Jadi Pemimpin Semua Golongan jika Terpilih
Bagikan