Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pergantian Ketum Golkar Dinilai Pengaruhi Penentuan Paslon di Pilkada Jabar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Agustus 2024
Pergantian Ketum Golkar Dinilai Pengaruhi Penentuan Paslon di Pilkada Jabar

Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/11/2023). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan, angkat bicara mengenai pengaruh mundurnya Airlangga Hartarto dari kursi Ketua Umum Golkar. Ia mengamati peta politik Pilkada 2024 berpotensi berubah pasca mundurnya Airlangga.

Golkar sebelumnya sudah memberi sinyal kuat bagi kader Gerindra, Dedi Mulyadi untuk maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Barat (Jabar). Adapun Jusuf Hamka atau Babah Alun berpeluang besar mendampingi Dedi.

Baca juga:

Keluar dari Golkar, Jusuf Hamka Sebut Politik Kasar dan Keras

Tapi Hasyibuloh menilai sikap Golkar di Pilkada 2024 bisa saja berubah. Hal ini tergantung siapa yang akhirnya duduk di kursi Ketum Golkar. Terlebih Babah Alun juga telah mengundurkan diri dari Golkar dan pencalonan di Pilkada Jabar.

"Kalau sosok yang akan dimunculkan di Pilkada Jabar pasca mundurnya Airlangga saya rasa ini masih dinamis dan tergantung nantinya dari ketum Golkar yang baru," ujarnya kepada MerahPutih.com, Selasa (13/8).

Baca juga:

Surya Paloh Ogah Komentari Mundurnya Airlangga Hartarto dari Ketum Golkar

Oleh karena itu, pria yang karib disapa Iwan ini memandang publik masih harus mencermati dinamika Golkar. Sebab dinamika ini juga akan mempengaruhi konstelasi politik di Pilkada 2024.

Jebolan Magister Ilmu Politik Universitas Nasional ini juga menduga nantinya Ketum baru Golkar pasti punya strategi sendiri terkait pemenangan Pilkada 2024.

"Sehingga kita harus menunggu ketum baru untuk merumuskan strategi di Jabar dan kandidat yang dirasa pantas memenangkan Kontestasi Pilkada di Jawa Barat," ujarnya.

Baca juga:

Pengamat Ungkap Sejumlah Cara Agar ‘Prahara’ Partai Golkar Tak Menimpa Partai Politik Lain

Diketahui, DPP Partai Golkar akan menggelar rapat pleno untuk memilih pelaksana tugas (Plt) ketua umum pengganti Airlangga Hartarto, pada hari ini.

Selain memilih Plt ketum, rapat pleno DPP Golkar juga akan menentukan jadwal musyawarah nasional (munas) atau musyawarah nasional luar biasa (munaslub). (Pon)

#Politik #Pilkada 2024 #Airlangga Hartarto #Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Advokat Prabu Sutisna mengimbau tokoh publik lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan agar tidak memicu polemik di masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Advokat Prabu Sutisna Imbau Tokoh Publik Jaga Persatuan, Sampaikan Pengaduan ke Bareskrim Polri
Indonesia
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
kementerian koordinator yang ia pimpin menjalankan koordinasi secara berkala bersama pejabat fiskal dan moneter.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Pemerintah Belum Tetapkan Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo
Berita
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Wang Wentao.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Menko Airlangga Temui Mendag China, Indonesia Dorong Investasi Berkualitas dan Perdagangan Seimbang
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Olahraga
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Hukuman masa lalu tersebut jatuh setelah sejumlah pemain berpose menggunakan spanduk politik serupa menjelang laga persahabatan melawan Slovenia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Timnas Argentina Terancam Sanksi FIFA Akibat Bentangkan Spanduk Politik Kontroversial Usai Kalahkan Inggris
Indonesia
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Badan Pusat Statistik mencatat, pada Juni 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,34 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,89.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Cermati Inflasi Pangan, Pemerintah Tekan Kenaikan Harga Bahan Baku
Indonesia
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi Rp 26,34 triliun pada semester II 2026. Program mencakup diskon transportasi hingga bantuan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun, Fokus Transportasi hingga Bantuan Pangan
Indonesia
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Bagikan