Perempuan Rentan Sakit Jantung, Kenali 5 Gejalanya
Ilustasi perempuan sakit jantung. (Foto: Pexel/Andrea Piacquadio)
MerahPutih.com - Perempuan lebih rentan terkena serangan jantung dibandingkan pria. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada 2018, berdasarkan jenis kelamin, prevalensi penderita jantung koroner lebih tinggi pada perempuan, yakni 1,6 persen, sementara pria hanya 1,3 persen.
Ketua Heartology Cardiovascular Hospital Dafsah Arifa Juzar menjelaskan bahwa perempuan menjadi kelompok masyarakat yang sangat kurang aktif melakukan pengecekan kesehatan jantung. Tak hanya itu, kalau sudah ada gejala-gejala sakit di jantung, perempuan cenderung mengabaikannya.
"Sering kali perempuan punya tendensi menahan sakit," kata Dafsah saat temu media di Jakarta beberapa waktu lalu.
Setidaknya ada lima gejala pada perempuan memiliki penyakit jantung. Berikut gejala-gejala tersebut seperti dikutip dari laman WebMD:
Baca juga:
Orang Berusia 20-an Tahun Mengalami Sakit Jantung, ini Salah Satu Penyebabnya
1. Nyeri atau tidak nyaman di dada
Nyeri dada adalah gejala serangan jantung yang paling umum. Rasanya seperti diremas dan ada sensasi penuh di dalam dada. Rasa nyeri tersebut juga bisa berpindah tempat, tak hanya di sisi kiri saja.
"Biasanya terasa sangat tidak nyaman (di dada) saat terjadi serangan jantung," kata ahli jantung Rita Redberg, MD, direktur Layanan Kardiovaskular perempuan di Universitas California, San Francisco.
2. Nyeri di lengan, punggung, leher, atau rahang
Berbeda dengan pria, perempuan sakit jantung kerap merasakan gejala nyeri di lengan, leher, punggung, atau rahang. Rasa sakitnya bisa bertahap atau tiba-tiba, dan mungkin bertambah dan berkurang sebelum menjadi lebih kuat.
Ahli Jantung C. Noel Bairey Merz, MD mengatakan kondisinya nyeri ini tidak biasa. Contohnya, saat tertidur rasa nyeri tersebut bisa membuat pasien terbangun.
Baca juga:
3. Sakit perut
Ahli jantung Nieca Goldberg, MD mengatakan bahwa gejala penderita jantung yang dialami perempuan dapat membuat sakit perut. Rasanya seperti ada tekanan yang dipusatkan di perut.
4. Berkeringat
Keluarnya keringat dingin seperti saat merasa gugup adalah hal biasa terjadi pada perempuan yang mengalami serangan jantung. Munculnya keringat saat sakit jantung berbeda dengan saat seperti olahraga. Keringat akan keluar seperti saat sedang stres, yang mengalir perlahan.
5. Kelelahan
Beberapa perempuan yang mengalami serangan jantung akan merasa sangat lelah, meskipun mereka telah duduk diam selama beberapa waktu atau tidak banyak bergerak. Rasa lelah tersebut juga begitu kuat terasa di dada. (tka)
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta