Perempuan Hebat Indonesia, Ini Dia Sosok Kartini di Masa Kini

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 21 April 2022
Perempuan Hebat Indonesia, Ini Dia Sosok Kartini di Masa Kini

Sosok perempuan Indonesia, Kartini di masa kini. (Foto: ANTARA/Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARI Kartini tak hanya sekadar seremoni yang dirayakan dengan berkebaya. Lebih jauh daripada itu, peringatan hari lahir sosok emansipasi wanita ini merupakan momen untuk membuktikan tentang kegigihan dan keuletan para perempuan dalam memajukan Indonesia. Raden Ajeng Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan pahlawan nasional Indonesia yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.

Meneruskan misi dan visi Kartini, perempuan saat ini telah mampu membuktikan dengan kegigihan dan keuletannya yang berperan besar dalam kemajuan Indonesia, baik di bidang pendidikan, kebudayaan, ekonomi, teknologi hingga lingkungan.

Mereka memberdayakan masyarakat sekitar, menyampaikan isu-isu tentang perempuan melalui karya serta langkah nyata, hingga membuktikan bahwa perempuan juga bisa maju. Seperti dilansir ANTARA, Kamis (21/4), berikut beberapa sosok Kartini masa kini.

Baca juga:

Makna Hari Kartini Versi Arawinda Kirana

Maudy Ayunda

View this post on Instagram

A post shared by Maudy Ayunda (@maudyayunda)

Tak hanya berbakat di seni peran dan musik, Maudy juga memiliki kemampuan akademis yang luar biasa. Pencapaiannya dalam bidang pendidikan menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia.

Maudy menyelesaikan program sarjana di Universitas Oxford, Inggris dengan jurusan Politik, Filosofi dan Ekonomi
serta menjadi mahasiswa Indonesia pertama yang mengambil studi tersebut. Sebelumnya, dia sempat kebingungan memilih antara berkuliah di Universitas Colombia, Amerika atau Oxford.

Setelah lulus S1, pelantun Perahu Kertas ini diterima di kampus unggulan dunia yakni Universitas Harvard dan Stanford untuk program pascasarjana. Keduanya sempat membuat Maudy bimbang, namun pilihan akhirnya jatuh pada Universitas Stanford.

Tak tanggung-tanggung, Maudy langsung mengambil dua jurusan sekaligus yakni Administrasi Bisnis dan Pendidikan. Keduanya diselesaikan dalam dua tahun di waktu yang bersamaan.

Dengan prestasi akademis, keterlibatannya yang aktif di dunia musik dan seni peran, Maudy masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2021. Namanya bersanding dengan Bae Suzy, IU, Nam Joo Hyuk, Jackson Wang, Hwasa dan lainnya.

Pemain film Losmen Bu Broto ini juga mendirikan Maudy Ayunda Foundation sebagai bentuk kepeduliannya terhadap anak-anak muda Indonesia. Yayasan ini berfokus pada program beasiswa untuk anak-anak miskin dan mentoring.

Yang terbaru, Maudy ditunjuk oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate sebagai Juru Bicara Presidensi G20 Indonesia karena dianggap bisa memberikan dampak sekaligus dapat menjangkau masyarakat luas melalui prestasinya, terlebih untuk merangkul generasi Z.

Najeela Shihab

Nama putri sulung dari Quraish Shihab ini sudah tidak asing lagi di bidang pendidikan, dia telah menorehkan berbagai prestasi dan juga karya nyata. Najeela telah menuliskan berbagai buku yang berkaitan dengan pendidikan, menginisiasi pendidikan Pra Sekolah dan Sekolah Cikal hingga membuat penerbitan Lentera Hati.

Najeela juga menjadi Dewan Kurikulum Islamedu, pusat studi Alquran yang mengaplikasikan kurikulum alternatif pendidikan Islam. Tak hanya itu, dia mendirikan Inibudi.org, untuk mendistribusikan video pembelajaran.

Dia juga mendirikan Keluarga Kita, yang menyediakan materi pendidikan keluarga di 83 kota/kabupaten di Indonesia. Najeela tak pernah berhenti membuat inovasi bagi dunia pendidikan, dia pun membentuk organisasi pendidikan Semua Murid Semua Guru yang berhasil mempertemukan banyak kolaborasi untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

Najeela juga mendirikan Sekolah.mu yang merupakan sekolah dengan sistem blended learning pertama di Indonesia dengan tujuan melengkapi beragam kebutuhan pendidikan dan karir.

Mesty Ariotedjo

f

Mesty merupakan seorang dokter, model, pemain musik, dan juga pendiri dua perusahaan rintisan di bidang kesehatan.

Pemilih nama asli Dwi Lestari Pramesti Ariotedjo tak hanya menggunakan kelebihan yang dimiliki untuk kemajuan diri sendiri tapi juga membuat orang-orang di sekitarnya ikut berdaya.

Mesty mendirikan WeCare.id, sebuah wadah penggalangan dana dengan sistem crowdfunding yang fokus pada warga Indonesia kurang mampu dan dalam keadaan sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan optimal.

Perusahaan rintisan tersebut juga memperhitungkan biaya transfer pasien ke pelayanan kesehatan, rujukan, makanan, akomodasi hingga obat. Dari sini, dia berhasil masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia.

Dia juga mendirikan aplikasi Tentang Anak yang memberikan berbagai informasi tentang kesehatan, psikologis, sekolah, tumbuh kembang, makanan dan lainnya.

Mesty sendiri merupakan dokter lulusan Universitas Indonesia. Tak hanya pintar, dia juga memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang musik dengan bermain piano, gamelan, flute hingga harpa.

Melalui harpa, Mesty mengantongi gelar Merritt dari Associated Board of The Royal Schools of Music. Kecintaannya pada musik klasik membuat Mesty mendirikan sekolah musik gratis untuk anak-anak kurang mampu bernama Children in Harmony.

Melia Winata

View this post on Instagram

A post shared by Melia Winata (@meliawinata)

Melia merupakan pendiri dari Du Anyam, sebuah perusahaan sosial yang memberdayakan perempuan guna memproduksi dan mendistribusikan anyaman rotan. Dengan Du Anyam, Melia ingin mempopulerkan sekaligus melestarikan anyaman rotan sebagai kerajinan asli Indonesia.

Lewat perusahaannya ini, Melia telah memberdayakan lebih dari 1.100 pekerja perempuan yang tersebar di 50 desa Indonesia. Du Anyam juga pernah ditunjuk sebagai merchandise resmi dari ajang Asian Games di Indonesia.

Melia sendiri masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia pada tahun 2020 dan berhasil meraih CECT Sustainability Award untuk Best Social Enterprise in Creative Industry.

Baca juga:

Memeringati Hari Kartini Sembari Melepas Kerinduan Aneka Lomba di Sekolah

Cinta Laura

Perempuan kelahiran 17 Agustus 1993 ini merupakan satu di antara deretan publik figur yang visi misi hidupnya menjadi inspirasi bagi anak muda. Selain memiliki prestasi akademis, Cinta juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama khususnya pada anak-anak dan dunia pendidikan.

Cinta mendapatkan dua gelar sarjana dari Universitas Columbia untuk program studi Psikologi dan Sastra Jerman. Dia juga berhasil lulus dengan predikat cumlaude dalam waktu tiga tahun dan mendapat nilai IPK 3,9 pada tahun 2014.

Pada tahun 2019, Cinta ditunjuk sebagai duta anti kekerasan terhadap perempuan dan anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Dia dipercaya mampu mendorong anak muda untuk menjadi agen pelopor dan pelapor terhadap lingkungan yang bebas dari kekerasan dan responsif gender.

Bersama keluarganya, Cinta mengelola Soekarseno Peduli Foundation miliknya. Yayasan ini telah membangun lebih dari belasan sekolah untuk membantu anak-anak kurang mampu agar dapat bersekolah. Cinta juga cukup aktif dalam mengajar anak-anak.

Kamila Andini

View this post on Instagram

A post shared by Kamila Andini (@kamilandini)

Lewat film-filmnya, Kamila menyuarakan isu-isu tentang masalah yang dialami oleh perempuan. YUNI adalah salah satu karya Kamila yang mengangkat soal isu pernikahan dini dengan berbagai faktor penyebab seperti mencegah hamil di luar nikah hingga masalah ekonomi.

Dalam film ini, daerah yang ditampilkan adalah Serang, meski demikian masalah pernikahan dini banyak ditemukan di daerah lain Indonesia.

Ada juga Sendiri Diana Sendiri, sebuah film pendek tentang perempuan bernama Diana yang melepaskan diri dari kesedihan dan berusaha tegar setelah menghadapi kenyataan bahwa suaminya menikah lagi. Film ini tampil di Festival Film Internasional Toronto 2015.

Karya-karya Kamila bisa dibilang langganan hadir dalam festival film internasional yang bergengsi. Terakhir adalah Before, Now & Then (Nana) yang tayang perdana dan berkompetisi di Festival Film Internasional Berlin pada Februari 2022. Film ini juga mengangkat seputar isu dan kehidupan perempuan di Indonesia.

Moorissa Tjokro

Sosok perempuan yang satu ini adalah salah satu insinyur di balik mobil Tesla. Pada 2021, perusahaan milik Elon Musk ini meluncurkan fitur kecerdasan buatan swakemudi penuh atau full self driving versi beta.

Dalam pengerjaannya, Tesla memiliki enam Autopilot Software Engineer, lima di antaranya adalah laki-laki dan Moorissa merupakan satu-satunya perempuan dalam tim tersebut. Moorissa menjadi seorang Data Scientist dan juga berperan dalam mengurusi perangkat lunak mobil. (*)

Baca juga:

Inspirasi Perempuan di Dunia Olahraga dalam Webinar 'The Bright Future Awaits'

#Kartini Masa Kini #Kartini #Inspirasi Kartini #Hari Ibu Kartini #Perempuan Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
TelkomGroup Targetkan 27 Persen Karyawan Perempuan Masuk Manajerial di 2030
TelkomGroup mencatat pada 2025 proporsi perempuan mencapai 31,7 persen dari total karyawan, dengan 21 persen di antaranya menempati posisi manajerial.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
TelkomGroup Targetkan 27 Persen Karyawan Perempuan Masuk Manajerial di 2030
Berita Foto
Momen Hari Kartini, DPR Sahkan RUU PPRT Jadi UU, Lindungi Pekerja Rumah Tangga
Sejumlah aktivis, LSM dan perwakilan PRT bergembira usai Rapat paripurna DPR mengesahkan RUU PPRT menjadi Undang-undang di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 21 April 2026
Momen Hari Kartini, DPR Sahkan RUU PPRT Jadi UU, Lindungi Pekerja Rumah Tangga
Indonesia
Hari Kartini 2026, PAM Jaya Bagikan 100 Toren Air Gratis untuk Ibu-Ibu di Jakarta Utara
PAM Jaya bagikan 100 toren air gratis di Hari Kartini untuk ibu-ibu di Jakarta Utara. Program ini bantu akses air bersih lebih stabil.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Hari Kartini 2026, PAM Jaya Bagikan 100 Toren Air Gratis untuk Ibu-Ibu di Jakarta Utara
Indonesia
Indonesia Gelar Pameran Surat Kartini di Kantor Pusat UNESCO
Setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati hari Kartini, sebagai simbol perjuangan perempuan terutama terkait kesetaraan gender.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
 Indonesia Gelar Pameran Surat Kartini di Kantor Pusat UNESCO
Lifestyle
Meracik Kopi, Melawan Stigma, Kisah Kartini di Roemah Koffie
Di Roemah Koffie, peran perempuan justru menjadi bagian penting dari ekosistem kopi. Tidak hanya sebagai barista, mereka juga jadi pengajar di Roemah Koffie Academy.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Meracik Kopi, Melawan Stigma, Kisah Kartini di Roemah Koffie
Indonesia
Peselancar Tuli di Hari Kartini: Taklukkan Ombak Kuta Pakai Kebaya
Kehadiran para peselancar difabel ini mendapat apresiasi besar dari peserta lain, termasuk Salini Rengganis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Peselancar Tuli di Hari Kartini: Taklukkan Ombak Kuta Pakai Kebaya
Indonesiaku
10 Ucapan Peringati Hari Kartini 2026: Inspirasi Perempuan Mandiri dan Berkarya
Kumpulan 10 ucapan Hari Kartini 2026 penuh makna. Cocok untuk caption, status, dan inspirasi perempuan mandiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
10 Ucapan Peringati Hari Kartini 2026: Inspirasi Perempuan Mandiri dan Berkarya
Fashion
5 Inspirasi Berkain di Hari Kartini 2026: Tampil Anggun, Modern, dan Berkarakter
Inspirasi berkain modern untuk Hari Kartini. Tampil anggun dan berkarakter dengan batik, ulos, hingga songket.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
5 Inspirasi Berkain di Hari Kartini 2026: Tampil Anggun, Modern, dan Berkarakter
Lifestyle
21 Ucapan Hari Kartini 2026 yang Menyentuh, Lengkap dengan 10 Prompt Poster AI Viral
Kumpulan 21 ucapan Hari Kartini 2026 inspiratif untuk media sosial, lengkap dengan 10 prompt AI poster keren. Cocok untuk Instagram, WA, dan konten viral.
ImanK - Senin, 20 April 2026
21 Ucapan Hari Kartini 2026 yang Menyentuh, Lengkap dengan 10 Prompt Poster AI Viral
Kuliner
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Promo ini berlangsung mulai dari 20 sampai 23 April 2026.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ladies, Nikmati Promo Spesial untuk Rayakan Semangat Kartini
Bagikan