MerahPutih.com - Momentum Hari Kartini dimaknai dengan aksi nyata oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PAM Jaya dan TP PKK DKI Jakarta dengan membagikan 100 toren air gratis kepada para ibu di wilayah Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Senin (20/4).
Tempat penampungan air berkapasitas besar ini diharapkan dapat membantu para ibu memiliki cadangan air yang lebih aman, nyaman, dan stabil untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam distribusi kali ini, sebanyak 100 toren disalurkan ke dua wilayah, yakni 51 unit untuk Koja dan 49 unit untuk Kelapa Gading.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan bahwa Kartini masa kini adalah para ibu—simbol ketangguhan sekaligus harapan dalam keluarga. Karena itu, PAM Jaya memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan mereka, terutama dalam hal akses air bersih.
"Perjuangan seorang ibu itu luar biasa. Kita semua bisa sehat dan tercukupi kebutuhannya di rumah karena sosok ibu. Kami ingin para ibu merasa bahagia bisa mendapatkan akses air bersih yang mencukupi. Karena itu, kami membagi-bagikan toren air secara gratis sebagai bentuk penghargaan kami kepada mereka," ujar Arief, Selasa (21/4).
Baca juga:
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas akses layanan air bersih di Jakarta. Ia menekankan bahwa kualitas hidup masyarakat harus dirasakan merata di seluruh wilayah.
"Akses air tidak hanya tentang jaringan perpipaan, tetapi juga tentang bagaimana air itu bisa tersimpan di dalam tempat penyimpanan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya di setiap rumah. Toren merupakan solusi jangka pendek bagi warga di wilayah dengan tekanan air rendah," jelasnya.
Program pembagian toren air gratis ini telah berjalan secara bertahap sepanjang 2026. Pada tahap awal, sebanyak 100 toren dibagikan kepada warga Padamulya, Angke, Jakarta Barat pada Januari. Kemudian pada Februari, sebanyak 150 toren disalurkan di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres. Sementara pada pertengahan April, 270 toren didistribusikan di wilayah Angke, Jakarta Utara.
Program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara TP PKK DKI Jakarta dan Daya Wanita PAM Jaya terkait bantuan sosial kemasyarakatan. Sepanjang 2026, PAM Jaya menargetkan distribusi 2.000 unit toren air berkapasitas 300 liter secara bertahap di seluruh Jakarta.
Baca juga:
Peringatan Hari Kartini 2026, Kapolri Tegaskan Perempuan Harus Beri Kontribusi bagi Negara
Adapun program ini menyasar rumah tangga sederhana, khususnya pelanggan kategori 2A1 dan 2A2 dengan luas bangunan kurang dari 70 meter persegi.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Lilis, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.
"Adanya toren ini sangat membantu kami. Saya terharu. Sekarang saya bisa merasa tenang dan aman karena kami bisa menyimpan air sehingga kebutuhan sehari-hari lebih terjamin,” tuturnya.
Ke depan, PAM Jaya bersama TP PKK DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, sekaligus mempercepat pengembangan jaringan air perpipaan di seluruh wilayah ibu kota. (Asp)