Perbaikan Indonesia Menggeliat di Mata Investor Jepang

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Rabu, 04 November 2015
Perbaikan Indonesia Menggeliat di Mata Investor Jepang

Kepala BKPM Franky Sibarani bersama Mendag dan Menperin saat menghadiri Sosialisasi Desk Khusus Investasi Tekstil dan Sepatu, di kantor BKPM. (ANTARA FOTO/ho/Humas Kemendag)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Beberapa perbaikan yang dilakukan Pemerintah Indonesia nampaknya direspon positif oleh para investor dari Jepang. Hal tersebut terlihat dari minat investasi Jepang yang terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengungkapkan ada lebih dari 100 pengusaha, yang mewakili perusahaan Jepang, hadir dalam kegiatan sosialisasi peraturan investasi, khususnya tentang panduan dan prosedur untuk kontrol dan implementasi investasi.

"Ada lebih dari 100 pengusaha yang mewakili perusahaan Jepang hadir dalam kegiatan tersebut," tutur Franky berdasarkan keterangan pers yang diterima merahputih.com di Jakarta, Selasa (3/11).

Franky menjelaskan, BKPM telah melakukan berbagai inisiatif untuk menghadirkan negara dalam proses investasi, baik melalui program penyederhanaan perizinan, memfasilitasi investasi yang terhambat dan peningkatan investasi.

"Pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan kompetensi nasional, di antaranya dengan mendorong agar pertumbuhan ekonomi dan investasi sebagai main core dari aktivitas perekonomian nasional," jelasnya.

Selain itu, kebijakan dalam bidang pelayanan investasi juga dilakukan, di antaranya dengan peluncuran layanan izin investasi tiga jam serta persiapan untuk meluncurkan izin investasi dan izin konstruksi yang memungkinkan investor untuk langsung konstruksi setelah mendapatkan izin investasi.

Untuk itu, dengan digelarnya kegiatan sosialisasi peraturan mengenai investasi tersebut, investor Jepang yang hadir dapat menjelaskan kebijakan baru Pemerintah Indonesia kepada mitra bisnisnya.

"Harapannya tentu sosialisasi yang dilakukan dapat membantu investor-investor Jepang tersebut untuk menjelaskan kepada partner bisnisnya sehingga mereka dapat melakukan langkah-langkah konkret untuk menanamkan modalnya di Indonesia," katanya

Hal senada pun diungkapkan oleh Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Lestari Indah.

Kata Lesatari, dengan adanya layanan investasi tiga jam, maka investor akan mendapatkan tiga produk hukum, yakni izin investasi, akta pengesahan, NPWP ditambah land blocking.

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, investor-investor Jepang yang memenuhi syarat dapat memanfaatkan layanan investasi tiga jam tersebut," tutup Lestari. (rfd)

 

BACA JUGA:

  1. Menkeu: Target Penerimaan Pajak Turun Rp19,1 Triliun
  2. Pemerintah Akan Berikan Tax Holiday hingga 25 Tahun
  3. Pendapatan APBN 2016 Mengalami Penurunan
  4. 3 Sektor Usaha Paket Kebijakan Ekonomi Tahap VI
  5. Menkeu: APBN 2016 Belum Sempurna
#Investor #Investasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Fashion
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset
Emas kini dinilai sebagai pilihan aman untuk melindungi aset. Milenial dan Gen Z mulai menjadikan emas sebagai instrumen investasi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Investasi Emas Dinilai Jadi Pilihan Aman untuk Lindungi Aset
Lainnya
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Pengguna dengan kemenangan beruntun dapat melanjutkan ke babak berikutnya tanpa mengurangi kredit game
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
BTC Price Game Kini Hadir di Pintu, Fitur Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Indonesia
Presiden Prabowo Tegaskan Pengusaha jangan Diperas dan Dipersulit Terus
Menurut Presiden, pemerintah tidak boleh justru membebani dunia usaha melalui proses yang lambat, birokratis, atau membuka ruang bagi pungutan liar.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Pengusaha jangan Diperas dan Dipersulit Terus
Indonesia
Prabowo Bakal Kesulitan Kejar Pertumbuhan 6,5 persen di 2027 Tanpa Dukungan Swasta
Mendukung berbagai program prioritas dan program vital, belanja negara dalam APBN 2027 direncanakan berada pada kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Prabowo Bakal Kesulitan Kejar Pertumbuhan 6,5 persen di 2027 Tanpa Dukungan Swasta
Indonesia
Buka Pintu Investasi, Pemprov DKI bakal Terbitkan Obligasi Daerah Tahun Depan
Skema ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memiliki tabungan atau dana investasi untuk ikut berinvestasi dalam pembangunan Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Buka Pintu Investasi, Pemprov DKI bakal Terbitkan Obligasi Daerah Tahun Depan
Indonesia
Dasco Kunjungi BEI di Tengah Tekanan IHSG, Investor Diminta Tetap Optimistis
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia yakin bahwa pasar modal Indonesia tetap kuat.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Dasco Kunjungi BEI di Tengah Tekanan IHSG, Investor Diminta Tetap Optimistis
Indonesia
Kompleksitas Aturan dan Birokrasi Hambat Investasi di Indonesia
deregulasi juga harus tetap menjaga kualitas pengawasan, perlindungan lingkungan, dan kepastian hukum agar tidak berubah menjadi liberalisasi tanpa kontrol.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Kompleksitas Aturan dan Birokrasi Hambat Investasi di Indonesia
Lifestyle
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Integrasi teknologi blockchain kini membuka sekat pembatas investasi lintas negara melalui kehadiran 48 aset baru
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Pintu Rilis 48 Token Aset Kripto Saham Global
Indonesia
Prabowo Perintahkan Pembentukan Satgas Deregulasi untuk Pangkas Perizinan Usaha
Presiden Prabowo Subianto meminta pembentukan satgas deregulasi guna menyederhanakan perizinan usaha dan mempercepat investasi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Prabowo Perintahkan Pembentukan Satgas Deregulasi untuk Pangkas Perizinan Usaha
Berita
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang naik 5,61 persen.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Bagikan