Perawat Tidak Hanya Memberi Senyuman

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Maret 2023
Perawat Tidak Hanya Memberi Senyuman

Hari Perawat Nasional diperingati setiap 17 Maret bertepatan dengan HUT PPNI. (Foto: Unsplash/Medicalert UK)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRESIDEN Indonesia Joko Widodo mengucapkan Selamat Hari Perawat Nasional 2023 yang diperingati pada 17 Maret 2023 lewat akun Instagram resminya. Jokowi menyebut dalam keterangan unggahannya bahwa perawat menjadi penyalur semangat untuk membangun harapan.

“Mereka tidak datang sekadar memberi senyuman yang tulus, sikap sadar, atau menularkan semangat. Mereka hadir memberi pelayanan profesional yang membangunkan harapan,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Baca juga:

Pesan dan Harapan personel SORE untuk Pers di Hari Pers Nasional

View this post on Instagram

A post shared by Joko Widodo (@jokowi)

Jokowi juga turut memberikan apresiasi kepada para perawat Indonesia karena telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi setiap orang yang membutuhkan. Jokowi menilai para perawat telah melakukan terbaik untuk menjadi garda depan yang melayani kesehatan masyarakat.

Hari Perawat Nasional 2023 mengusung tema 'Gapai Sejahtera dengan Profesionalisme'. Hadirnya tema tersebut diharapkan para perawat dapat senantiasa menjaga profesionalitas, agar mewujudkan kualitas kesehatan dengan angka harapan hidup yang tinggi. Maka itu, perawat harus mendapatkan apresiasi yang sesuai dengan usaha mereka.

Ilustrasi yang diunggah Jokowi menggambarkan seorang perawat perempuan memakai masker ditambah dengan beberapa adegan perawat yang sedang merawat para pasien yang sakit hingga dalam proses penyembuhan. Terlihat juga perawat yang sedang memberikan pelukan hangat ke pasien cilik.

Selain itu, di sisi sebelah kiri terdapat perawat laki-laki yang sedang mengantarkan kucing berwarna oren yang ikonik di setiap ilustrasi di akun Jokowi kepada seorang pasien untuk memberikan semangat.

Baca juga:

Hari Musik Nasional, Sejarah Penetapan dan Kontroversinya

Perawat Tidak Hanya Memberi Senyuman
Masih ada perawat yang tidak mendapatkan upah yang setimpal dengan usahanya. (Foto: Pexels/Rodnae Productions)

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari @dpp_ppni yang menuliskan, “Terima kasih Kami haturkan kepada bapak presiden atas ucapan dan dukungan untuk Kami perawat Indonesia.” Di samping ucapan terima kasih, beberapa perawat juga menuliskan komentar tentang kesejahteraan profesi perawat.

Salah satu pengguna media sosial turut menceritakan perjuangan perawat yang telah sungguh-sungguh dan sepenuh hati merawat pasien bahkan dihantui rasa takut jika melakukan kesalahan pelayanan. Namun, tidak semua perawat beruntung dan mendapatkan upah yang setimpal.

Hari Perawat Nasional tidak terlepas dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang berdiri pada 17 Maret 1974 silam. Persatuan ini berdiri karena para tenaga keperawatan ini harus berada di bawah organisasi profesi.

Dikutip dari situs resmi PPNI, PPNI terus menjalankan fungsinya dengan membuat program untuk mengembangkan profesionalisme perawat melalui pengembangan kompetensi, penyusunan standarisasi organisasi profesi, sertifikasi keahlian, dan beberapa program lainnya. (vca)

Baca juga:

Alasan Warna Ungu Jadi Warna Hari Perempuan Internasional

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan