Perangi COVID-19, New Balance Rilis Masker Face Mask V3

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 10 Juni 2020
Perangi COVID-19, New Balance Rilis Masker Face Mask V3

Terdiri dari tiga lapis bahan. (Foto: Hypebeast)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BRAND peralatan olahraga New Balance (NB) ikut tergerak lawan COVID-19. Baru-baru ini NB memproduksi masker wajah dengan sebutan NB Face Mask V3.

Kabarnya, NB memproduksi lebih dari satu juta masker yang akan dijual ke masyarakat luas. Ini merupakan langkah NB untuk memerangi pandemi COVID-19 yang mewabah sejak Maret silam.

Baca juga:

Google Maps Hadirkan Fitur Bepergian Aman saat Pandemi COVID-19

Melansir laman Hypebeast, NB Face Mask V3 telah dikembangkan oleh lembaga medis dan Research and Development setempat di Inggris. Namun, masker ini belum mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA). Sebelumnya, NB pernah membuat prototipe masker dalam waktu 12 hari pada awal April lalu oleh tim insinyur dan desainer industri.

Hanya dijual dalam jumlah terbatas. (Foto: Sneakernews)

NB Face Mask V3 juga terdiri dari tiga lapis bahan yang dapat mencegah masuknya virus ke dalam hidung. Lapisan tersebut terdiri dari kombinasi poliester, kain poliester suede, dan busa filtrasi poliuretan dan triko nilon. Makser ini juga dilengkapi tali yang dapat diregangkan saat digunakan di telinga.

Produk NB ini diproduksi di Lawrence, Massachusetts, AS, tempat pabrik New Balance. Masker berwarna abu-abu ini didesain modern, ringan, namun tidak sesak ketika bernapas. Pihak NB kini sedang berusaha untuk mengembangkan masker yang akan tersedia dan dijual dalam jumlah terbatas pada Juli 2020.

Baca juga:

Selandia Baru Sukses Bersih dari Virus Corona

"Masker ini dibutuhkan oleh pihak medis dan juga masyarakat umum," kata Dave Wheeler, Chief Operating Officer New Balance.

Berminat membelinya? Masker ini hanya tersedia dalam warna abu-abu dan dibanderol dengan harga USD25 atau sekitar Rp346 ribu di laman NewBalance.com. Ke depannya, NB akan memproduksi lebih banyak masker lagi dan dijual dalam jumlah terbatas.

WHO menyarankan usia di atas 60 tahun untuk mengenakan masker. (Foto: WBUR)

Terlepas dari itu, baru-baru ini WHO telah memperbarui panduan pencegahan virus Corona. Salah satu pembaruan mengatakan bahwa WHO menyarankan mengenakan masker yang terdiri dari tiga lapis bahan ketika ingin bepergian.

WHO juga menyarankan bagi mereka yang sudah berumur lebih dari 60 tahun atau menujukkan gejala COVID-19 harus mengenakan masker medis. Menjaga jarak dengan lingkungan sekitar juga menjadi pedoman penting untuk dipatuhi. (and)

Baca juga:

WHO Perbarui Panduan Pemakaian Masker

#Masker #COVID-19 #Virus Corona #New Balance
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
warga juga diminta memantau kualitas udara melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, atau Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Dirasakan di Jakarta, Pemprov Minta Warga Pakai Masker N95 atau KN95
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Fashion
Daniel Mananta Ingatkan Bahaya Salah Pilih Sepatu Olahraga
Sepatu bukan hanya satu item biasa untuk fashion statement.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Daniel Mananta Ingatkan Bahaya Salah Pilih Sepatu Olahraga
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Bagikan