Penyelundupan Narkoba di Perbatasan RI-Malaysia Kini Gunakan Drone

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 September 2024
Penyelundupan Narkoba di Perbatasan RI-Malaysia Kini Gunakan Drone

Danrem 121/ABW Brigjen TNI Luqman Arief (ANTARA/Ho-ABW)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penggagalan penyelundupan Narkoba oleh satgas TNI AD di wilayah perbatasan RI - Malaysia Kalimantan Barat, dalam setahun terakhir telah menyita t sekitar 200.

Teranyar, Satgas Pamtas TNI AD di Kalimantan Barat kembali menggagalkan paket narkoba masuk ke wilayah Perbatasan RI - Malaysia yang diduga diselundupkan menggunakan drone.

Satgas Pamtas Yon Zipur 5/ABW menggagalkan penyelundupan narkoba di wilayah Sei Tekam, Sekayam Kabupaten Sanggau.

"Diduga barang haram tersebut diselundupkan ke wilayah Indonesia dengan drone," ungkap Danrem 121/ABW Brigjen TNI Luqman Arief di Pontianak, Jumat (20/9).

Baca juga:

Bareskrim Bongkar Aset yang Dikelola Bandar Narkoba dari Lapas

Ia menjelaskan dengan pola yang ada memperlihatkan perubahan metode yang terus coba dilakukan oleh sindikat penyelundup untuk bisa masuk ke wilayah Indonesia.

Untuk kronologis, menurutnya, terjadi pada saat Satgas Yon Zipur 5/ABW mendapatkan laporan dari masyarakat binaan Radar Embrio Anti Narkoba di wilayah Pos Sei Beruang, ada pergerakan mencurigakan di salah satu jalan tikus di sekitar Desa Sei Tekam.

"Hal tersebut segera direspons oleh Wadansatgas Pamtas Kapt. CZI Joko Mahendro dengan membentuk tim untuk segera melakukan operasi ambush di wilayah tersebut," jelas dia.

Tepat pada 14 September Pukul 22.00 tim ambush mengintai pergerakan drone yang secara pelan - pelan bermanuver di titik lokasi yang ditargetkan di sekitar Dusun Sei Beruang, Desa Sei Tekam.

Pergerakan drone tersebut di pantau Tim Ambush, sampai dengan drone tersebut berhenti di salah satu titik yang kemudian diduga menjatuhkan barang mencurigakan.

Baca juga:

Yoo Ah-in Dihukum Penjara 1 Tahun untuk Kasus Narkoba

Setelah dilakukan pengamatan situasi, Tim Ambush segera melakukan pembersihan lokasi, dan menemukan bungkusan yang setelah dicek berisi barang yang diduga sabu seberat sekitar 2 kilogram dan 700 butir ekstasi jenis happy five.

"Dari operasi penggagalan kali ini, bisa disimpulkan bahwa sindikat penyelundup narkoba ini terus berusaha masuk ke wilayah Indonesia dengan berbagai modus," katanya.

Selain perubahan lokasi, para penyelundup juga melakukan perubahan metode dari awal melakukan penyelundupan secara konvensional melalui darat dan kurir.

"Sekarang, diduga mengubah metode dengan menggunakan drone dan menjatuhkannya di wilayah Indonesia," jelasnya. (*)

#TNI #Perbatasan #Narkoba
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Positif Tes Narkoba di Bandara Soetta, 10 WNI Pulang dari Thailand Wajib Ikut Rehab di BNN
BNN RI menindak 10 WNI positif narkoba usai tiba dari Bangkok. Mereka dikategorikan sebagai penyalah guna ringan dan diwajibkan rehabilitasi serta wajib lapor.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Positif Tes Narkoba di Bandara Soetta, 10 WNI Pulang dari Thailand Wajib Ikut Rehab di BNN
Indonesia
BNN Tangkap 2 Turis Rusia di Bali, Selundupkan 7,8 Kilogram Hashish dari Thailand
BNN menangkap dua turis Rusia di Bali terkait penyelundupan hashish seberat 7,8 kilogram dari Thailand. Terungkap melalui operasi controlled delivery bersama Bea Cukai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
BNN Tangkap 2 Turis Rusia di Bali, Selundupkan 7,8 Kilogram Hashish dari Thailand
Indonesia
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Pembangunan Batalyon Komcad itu dilakukan agar personel TNI di daerah mudah mendapatkan bantuan tambahan personel dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Indonesia
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Donny membuka kemungkinan tempat pelatihan Komcad ASN gelombang II akan berbeda dari gelombang I.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Indonesia
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Bripka Dedy Wiratama yang bertugas sebagai Bintara Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim terbukti melanggar Kode Etik Profesi Polri berupa penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Pakai Narkoba Sabu, Anggota Brimob Polda Kaltim Dipecat Kesatuannya
Indonesia
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Oditur militer menuntut empat prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Tindakan para terdakwa disebut dilakukan secara terencana.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Indonesia
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Empat personel TNI terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dituntut 2,5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Indonesia
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda
Wamenkes Benjamin Paulus mengaku terkejut setelah mendapat laporan BNN soal penyalahgunaan vape untuk narkoba. Usai temuan 298 liquid vape mengandung narkotika.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda
Indonesia
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, eks Menteri Pertahanan RI, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto pada 31 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Pukul 14.03 WIB, Bakal Disemayamkan di Cikeas
Olahraga
Raheem Sterling Berurusan dengan Polisi Usai Tabrak Pembatas Jalan Tol Pakai Lamborghini
Polisi melepaskan Sterling dengan status jaminan setelah menjalani pemeriksaan awal guna menunggu proses penyelidikan lanjutan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Raheem Sterling Berurusan dengan Polisi Usai Tabrak Pembatas Jalan Tol Pakai Lamborghini
Bagikan