Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Penyebab Berat Badan Tidak Turun Meski Sudah Olahraga

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 17 Juli 2023
Penyebab Berat Badan Tidak Turun Meski Sudah Olahraga

Olahraga bisa membuatmu lebih sehat. (Foto: Pexels/Burst)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH tidak, kamu sudah mengatur pola makan dan rajin berolahraga tapi berat badan masih saja belum turun? Pasti bingung dan muncul rasa kesal karena menilai usaha selama ini sia-sia.

Sebenarnya, mengatur pola makan dan sering berolahraga adalah pernyataan yang relatif, tapi sekaligus juga umum. Jika kita yakin dengan diri kita sendiri, kita semua mampu berusaha lebih keras di dua kegiatan tersebut.

Dilansir laman Health, simak lima alasan mengapa berat badan kamu belum saja turun meski sudah berolahraga.

Baca juga:

Mengenal Peran Diet dan Olahraga dalam Menurunkan Berat Badan

1. Tidak Menemukan Keseimbangan yang Tepat

Sudah Olahraga Tapi Berat Badan Enggak Turun? Ini Penyebabnya
Konsumsi oat untuk mendapatkan karbohidrat yang lebih sehat. (Foto: Unsplash/Jannis Brandt)

Kebanyakan orang yang ingin diet ialah menghindari karbohidrat karena takut gemuk. Sebaiknya kamu harus berpikir dua kali terkait pernyataan tersebut. Menghilangkan seluruh makronutrien dari diet harian dapat membuatmu merasa kekurangan dan menggoda untuk makan berlebihan.

Justru sebaliknya, konsumsi karbohidrat kompleks yang sehat seperti ubi, beras merah, kinoa, oat, kacang polong, kacang-kacangan, dan roti gandum. Jauhi kebiasaan mengonsumsi manis-manisan seperti soda dan permen.

2. Makan Terlalu Banyak

Penyebab yang kedua adalah mungkin kamu makan terlalu banyak. Untuk menurunkan berat badan, kamu perlu menjalani defisit kalori, yang artinya harus membakar lebih banyak daripada yang dikonsumsi.

Hidup adalah tentang keseimbangan. Jangan terlalu sibuk dengan menghitung kalori atau menimbang diri setiap hari. Makanlah kapan pun kamu lapar dan nikmati makanan tersebut secara perlahan agar kamu kenyang. Tidak perlu dalam porsi banyak, yang penting cukup.

3. Terlalu Banyak Latihan Kardio

Ya, kardio adalah bagian penting dari rutinitas latihanmu. Latihan ini dapat membuat jantung lebih sehat, meningkatkan metabolisme, dan memberimu lebih banyak keringat. Namun, hanya melakukan atau terlalu banyak melakukan kardio sebenarnya dapat menambah masalah.

Contohnya saja seperti berada di elips selama 90 menit atau berlari sejauh 16 kilometer secara teratur. Ini dapat menggerogoti massa otot yang penting untuk meningkatkan metabolisme.

Ini menyebabkan tubuh menjadi lebih fokus pada ketahanan. Belum lagi, ini bisa meningkatkan nafsu makanmu yang membuatmu lebih rentan untuk ngemil.

Baca juga:

5 Menu yang Bisa Dicoba untuk Menjalani Diet Mediterania

4. Kurang Istirahat

Ketika seharian sudah berolahraga, malam hari merupakan waktu yang tepat untuk mengisi daya tubuh dan memulihkan otot-otot. Sebaiknya, jika kamu hari ini meluangkan waktu untuk berolahraga, keesokan harinya luangkan waktu kosong untuk peregangan atau istirahat total.

Pemulihan dan istirahat seringkali lebih penting daripada latihan itu sendiri. Selama periode itulah tubuhmu melakukan sebagian besar pembakaran lemak yang sebenarnya.

5. Tubuh Terlalu Stres

Sudah Olahraga Tapi Berat Badan Enggak Turun? Ini Penyebabnya
Pekerjaan juga bisa menjadi penyebab stres. (Foto: Unsplash/Tim Gouw)

Olahraga adalah pemicu stres bagi tubuhmu. Ketika kamu memiliki keseimbangan yang bagus antara stres saat olahraga dan waktu pemulihan, tubuhmu bisa kehilangan lebih banyak lemak.

Namun, tidak memberikan jeda atau istirahat bagi tubuh juga bisa berdampak negatif. Kamu akan memproduksi kortisol dalam jumlah berlebihan yang menyebabkan hormon stres muncul.

Olahraga bukanlah satu-satunya penyebab stres yang dapat menghasilkan kortisol berlebihan. Kehidupan pribadi atau pekerjaan yang penuh tekanan juga membuat tubuhmu memproduksi banyak hormon stres. (and)

Baca juga:

Tanda Fisik Ini Menunjukkan Kamu Sedang Mengalami Stres Level Tinggi!

#Olahraga #Penurunan Berat Badan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Olahraga
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Pertimbangan tersebut menjadi salah satu dasar penundaan kongres yang memuat agenda pemilihan kepengurusan hingga Maret 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Olahraga
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Ajang kompetisi berbagai cabang olahraga ini digelar untuk merayakan kemeriahan peringatan ulang tahun ke-80 Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Olahraga
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Bagikan