Turun Tahta dengan Sejarah Panjang, Jepang Kini Punya Kaisar Baru

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Mei 2019
Turun Tahta dengan Sejarah Panjang, Jepang Kini Punya Kaisar Baru

Masako dan Naruhito, Permaisuri dan Kaisar baru Jepang. (Foto: Fox News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TEPAT memasuki hari pertama di bulan Mei, Jepang, sebagai negara monarki konstitusional, memiliki Kaisar baru setelah 30 tahun terakhir. Perpindahan kepemimpian ini terjadi sebagaimana Kaisar sebelumnya, Akihito, mengundurkan diri dan menyerahkan Kekaisaran Jepang kepada anaknya, Naruhito.

Rencana mundurnya Akihito dari kekaisaran telah disampaikan beberapa tahun lalu, ia merasa tugas Kaisar Jepang sudah berat untuk dilakukannya dalam kondisi kesehatan dan usianya saat ini. Mundurnya Akihito juga menjadi pertanda penutup untuk era Heisei Jepang, sekaligus jadi pertamakalinya dalam 200 tahun Kaisar yang masih hidup turun tahta. Mari kita simak lebih jauh bagaimana prosesi turun tahta dan pengangkatan Kaisar baru Jepang.

1. Upacara Pengunduran Diri Kaisar Akihito

Penurunan Tahta Bersejarah untuk Negara, Jepang Kini Punya Kaisar Baru
Kaisar Akihito turun Tahta dan melanjutkan Kekaisaran ke anaknya Naruhito (Foto: Japan Times)

Upacara sakral ini dilakukan di ruangan paling prestis di istana Kekaisaran Jepang, Matsu no ma. Akihito membawa pedang, permata, dan cermin sebagai simbol dari kekaisaran Jepang. Ketiga unsur tersebut dikatakan tradisi dari mitologi Jepang kuno.

Nantinya tiga pusaka tersebut akan diserahkan oleh Kaisar yang turun tahta dalam upacara. Pedang, yang disimpan di sebuah kuil di Jepang tengah, Batu permata yang disimpan kekasiaran dalam kotak tertutup, sedangkan cermin disimpan di Kuil Ise, situs Shinto paling suci di Jepang.

Kemudian Perdana Menteri yang menjabat, saat ini Shinzo Abe, akan mengumumkan pengunduran diri tersebut disusul dengan pidato terakhir Akihito sebagai Kaisar Jepang.

2. Pidato Pertama Kaisar Baru

Penurunan Tahta Bersejarah Negeri Matahari Terbit, Jepang Kini Punya Kaisar Baru
Pidato pertama Kaisar Naruhito (Foto: AP News)

Ini adalah saat pertamakalinya penerus tahta, Naruhito, berbicara sebagai Kaisar Jepang. Mantan kaisar, yang juga ayah kandung dari Naruhito, akan menempatkan ketiga pusaka yang telah disebutkan sebelumnya ke hadapan Kaisar baru sebagai bukti penyerahan kekuasaan.

Saat ayahnya diangkat sebagai Kaisar pada 1989 silam, ia berjanji untuk melindungi konsitusi Jepang dan memenuhi tugasnya saat pidato perdana.

Bergantinya Kaisar berarti berganti pula Permaisurinya. Istri dari Kaisar Naruhitho, Masako dan anggota keluarga Kekaisaran lainnya akan diperkenalkan, bersama perwakilan dari tiga cabang pemerintah dan pasangan mereka.

3. Kaisar dan Permaisuri Baru Bertemu dengan Publik

Penurunan Tahta Bersejarah Negeri Matahari Terbit, Jepang Kini Punya Kaisar Baru
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako (Foto: The Star)

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako akan tampil untuk publik pertamakalinya, keduanya akan menyapa para simpatisan yang berkumpul di Istana Kekaisaran. Acara ini akan diselenggarakan Kekaisaran Jepang pada 4 Mei 2019.

Sebagaimana proses perpindahan kekuasaan kaisar ini menjadi libur panjang, 10 hari, nampaknya akan banyak orang yang hadir. Saat Kaisar sebelumnya melakukan serupa 30 tahun silam, lebih dari 100.000 orang datang untuk melihat Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko.

4. Upacara Penobatan

Penurunan Tahta Bersejarah Negeri Matahari Terbit, Jepang Kini Punya Kaisar Baru
Penobatan Kaisar Akihito (Foto: Imperial Household Agency)

Kaisar baru, Naruhito, akan memproklamirkan penobatannya dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh pejabat tinggi dari ratusan negara. Mengikuti tradisi, Kaisar baru akan mengenakan pakaian lengkap dengan topi tradisional khas.

Kaisar Naruhito akan naik keatas Takamikura, seperti pendopo tinggi, dan duduk di kursi empuk yang terbuat dari jerami khas untuk tatami. Naruhito kemudian akan berdiri saat tirai terbuka dan menyatakan penobatannya ke dunia. Upacara penobatan ini akan dilakukan pada 22 Oktober 2019. (ADP)

#Kaisar Jepang #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Sebanyak 33 negara, termasuk Inggris, AS, dan Jepang, resmi mengimbau warganya untuk stok makanan dan obat selama 72 jam. Simak alasan lengkap dan daftar negaranya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Jakarta siap menyambut delegasi dari lebih dari 50 kota di dunia yang akan menghadiri forum tahun depan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Fun
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Pemutusan hubungan itu terjadi setelah kontroversi yang memicu kecaman luas di China.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Indonesia
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi beberkan 3 alasan utama memburuknya krisis keamanan di Asia Tenggara pada ADMM Cebu. Simak penjelasannya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Berita Foto
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih medali perak di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Berita Foto
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi saat finish pada final di Jepang, Rabu (30/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 30 September 2026
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Bagikan