Penumpang Terakhir Tinggalkan MV Hondius yang Dilanda Hantavirus, 25 Kru dan 2 Tenaga Medis masih Tertahan di Kapal

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Penumpang Terakhir Tinggalkan MV Hondius yang Dilanda Hantavirus, 25 Kru dan 2 Tenaga Medis masih Tertahan di Kapal

MV Hondius. (foto: Oceanwide Expedition)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PENUMPANG terakhir telah meninggalkan kapal pesiar yang dilanda wabah hantavirus, MV Hondius, pada Senin (11/5). MV Hondius berangkat dari Tenerife menuju Belanda pada Senin setelah enam penumpang terakhir, yakni empat warga Australia, satu warga Inggris, dan satu warga Selandia Baru, serta beberapa awak kapal turun dari kapal.

Di saat bersamaan, pihak berwenang mengonfirmasi tiga kasus positif baru yang terkait dengan wabah mematikan tersebut. “Seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Prancis yang sebelumnya telah kembali ke negara masing-masing dinyatakan positif,” kata pihak berwenang, dikutip BBC.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan tujuh kasus hantavirus yang terkait dengan MV Hondius telah dikonfirmasi, sedangkan dua kasus lainnya masih diduga. Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan seorang warga Spanyol yang sedang menjalani karantina di Madrid setelah dievakuasi dari kapal juga menunjukkan hasil positif sementara terhadap hantavirus pada Senin.

Pada Senin, Departemen Kesehatan AS mengatakan seorang warga Amerika kedua dalam penerbangan repatriasi pada Minggu juga menunjukkan gejala ringan. Kedua penumpang dipulangkan menggunakan unit biokontainmen sebagai langkah pencegahan ekstra.

Baca juga:

Hantavirus Mewabah di MV Hondius, WHO: ini bukan Awal Pandemi



Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist mengatakan seorang perempuan sedang menjalani isolasi di Paris dan kondisinya memburuk, dengan 22 kontak erat telah dilacak. Dua warga Inggris dengan kasus terkonfirmasi saat ini dirawat di Belanda dan Afrika Selatan.

Sementara itu, sebanyak 17 awak kapal warga Filipina tiba di Belanda pada Selasa pagi, menurut Kedutaan Besar Filipina. Empat awak kapal lainnya telah tiba lebih dulu pada Minggu malam. Kedutaan menyatakan para awak kapal telah menjalani tes medis dan akan dikarantina di fasilitas lokal. Secara total, terdapat 38 awak kapal warga Filipina yang nantinya perlu dipulangkan ke Filipina.

Hingga Senin malam, operator kapal Oceanwide Expeditions mengatakan masih ada 27 orang di atas kapal, termasuk 25 awak kapal dan dua tenaga medis. Mereka terdiri dari 17 warga Filipina, empat warga Belanda (termasuk dua tenaga medis), empat warga Ukraina, satu warga Rusia, dan satu warga Polandia.

Lebih dari 90 penumpang MV Hondius, yang sempat berlabuh di Kepulauan Canary milik Spanyol, telah dipulangkan dalam beberapa hari terakhir. Dalam pesan video yang dirilis Senin oleh Oceanwide Expeditions, kapten kapal Jan Dobrogowski mengatakan seluruh awak mendoakan mereka yang telah tiada. Ia mengakui beberapa minggu terakhir sangat menantang bagi semua pihak dalam kapal. “Namun, saya berterima kasih dan memuji kesabaran, disiplin, dan kebaikan semua orang di kapal,” imbuhnya.

MV Hondius membawa 147 penumpang dan awak dari 23 negara setelah berangkat dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April.

Hantavirus biasanya dibawa hewan pengerat, tetapi penularan antarmanusia dari strain Andes, yang diyakini WHO tertular oleh sebagian penumpang kapal di Amerika Selatan, memang memungkinkan terjadi.

Gejalanya meliputi demam, kelelahan ekstrem, nyeri otot, sakit perut, muntah, diare, dan sesak napas. Namun, pejabat kesehatan mengatakan risiko wabah besar sangat rendah.(dwi)

Baca juga:

Wabah Hantavirus Tewaskan Penumpang di MV Hondius, WHO Sebut bukan Paling Mematikan tapi Berbahaya

#MV Hondius #Kapal Pesiar #Hantavirus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ] : WHO Anjurkan Konsumsi Ivermectin Tiap Hari untuk Cegah Hantavirus
Pencegahan utama hantavirus dilakukan dengan menghindari kontak dengan tikus, urine, kotoran, dan lingkungan yang terkontaminasi tikus.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA ] : WHO Anjurkan Konsumsi Ivermectin Tiap Hari untuk Cegah Hantavirus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Beredar informasi yang menyebut Hantavirus adalah virus bohongan yang diambil dari bahasa Israel. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hantavirus Adalah Rekayasa dan Bohongan
Indonesia
Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Menurut dia, virus itu berpotensi menjadi pandemi seperti COVID-19 apabila tidak ditangani dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
 Hantavirus masih Menyebar, Legislator Ingatkan Pemprov DKI untuk Waspada
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus
Timwas DPR meminta jemaah untuk menjaga kebersihan, menggunakan masker di tempat umum, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Tim Pengawas Haji Ingatkan Pemerintah Pantau Kesehatan Jemaah Terkait Hantavrus
Indonesia
Ancaman Virus Hanta Mengintai Wilayah Urban, DPR RI Desak Penguatan Edukasi
Meskipun Indonesia sedang gencar membangun infrastruktur seperti jalan tol dan gedung pencakar langit, risiko ancaman virus yang dibawa oleh tikus (rodensia) ini justru semakin tinggi
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Ancaman Virus Hanta Mengintai Wilayah Urban, DPR RI Desak Penguatan Edukasi
Dunia
Wabah Hantavirus di MV Hondius, Argentina akan Kirim Ahli untuk Selidiki Sumber
Pasangan asal Belanda yang diidentifikasi WHO sebagai penumpang pertama kapal pesiar terinfeksi hantavirus diketahui menghabiskan beberapa bulan di Argentina.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Wabah Hantavirus di MV Hondius, Argentina akan Kirim Ahli untuk Selidiki Sumber
Dunia
WHO Sebut Total 11 Kasus Hantavirus Dilaporkan dari MV Hondius
MV Hondius kini berlayar kembali ke Belanda. Di sana, kapal pesiar itu akan dibersihkan dan didisinfeksi.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 WHO Sebut Total 11 Kasus Hantavirus Dilaporkan dari MV Hondius
Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bagikan