MERAHPUTIH.COM — PENUMPANG terakhir telah meninggalkan kapal pesiar yang dilanda wabah hantavirus, MV Hondius, pada Senin (11/5). MV Hondius berangkat dari Tenerife menuju Belanda pada Senin setelah enam penumpang terakhir, yakni empat warga Australia, satu warga Inggris, dan satu warga Selandia Baru, serta beberapa awak kapal turun dari kapal.
Di saat bersamaan, pihak berwenang mengonfirmasi tiga kasus positif baru yang terkait dengan wabah mematikan tersebut. “Seorang warga Amerika Serikat dan seorang warga Prancis yang sebelumnya telah kembali ke negara masing-masing dinyatakan positif,” kata pihak berwenang, dikutip BBC.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan tujuh kasus hantavirus yang terkait dengan MV Hondius telah dikonfirmasi, sedangkan dua kasus lainnya masih diduga. Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan seorang warga Spanyol yang sedang menjalani karantina di Madrid setelah dievakuasi dari kapal juga menunjukkan hasil positif sementara terhadap hantavirus pada Senin.
Pada Senin, Departemen Kesehatan AS mengatakan seorang warga Amerika kedua dalam penerbangan repatriasi pada Minggu juga menunjukkan gejala ringan. Kedua penumpang dipulangkan menggunakan unit biokontainmen sebagai langkah pencegahan ekstra.
Baca juga:
Hantavirus Mewabah di MV Hondius, WHO: ini bukan Awal Pandemi
Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist mengatakan seorang perempuan sedang menjalani isolasi di Paris dan kondisinya memburuk, dengan 22 kontak erat telah dilacak. Dua warga Inggris dengan kasus terkonfirmasi saat ini dirawat di Belanda dan Afrika Selatan.
Sementara itu, sebanyak 17 awak kapal warga Filipina tiba di Belanda pada Selasa pagi, menurut Kedutaan Besar Filipina. Empat awak kapal lainnya telah tiba lebih dulu pada Minggu malam. Kedutaan menyatakan para awak kapal telah menjalani tes medis dan akan dikarantina di fasilitas lokal. Secara total, terdapat 38 awak kapal warga Filipina yang nantinya perlu dipulangkan ke Filipina.
Hingga Senin malam, operator kapal Oceanwide Expeditions mengatakan masih ada 27 orang di atas kapal, termasuk 25 awak kapal dan dua tenaga medis. Mereka terdiri dari 17 warga Filipina, empat warga Belanda (termasuk dua tenaga medis), empat warga Ukraina, satu warga Rusia, dan satu warga Polandia.
Lebih dari 90 penumpang MV Hondius, yang sempat berlabuh di Kepulauan Canary milik Spanyol, telah dipulangkan dalam beberapa hari terakhir. Dalam pesan video yang dirilis Senin oleh Oceanwide Expeditions, kapten kapal Jan Dobrogowski mengatakan seluruh awak mendoakan mereka yang telah tiada. Ia mengakui beberapa minggu terakhir sangat menantang bagi semua pihak dalam kapal. “Namun, saya berterima kasih dan memuji kesabaran, disiplin, dan kebaikan semua orang di kapal,” imbuhnya.
MV Hondius membawa 147 penumpang dan awak dari 23 negara setelah berangkat dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April.
Hantavirus biasanya dibawa hewan pengerat, tetapi penularan antarmanusia dari strain Andes, yang diyakini WHO tertular oleh sebagian penumpang kapal di Amerika Selatan, memang memungkinkan terjadi.
Gejalanya meliputi demam, kelelahan ekstrem, nyeri otot, sakit perut, muntah, diare, dan sesak napas. Namun, pejabat kesehatan mengatakan risiko wabah besar sangat rendah.(dwi)
Baca juga:
Wabah Hantavirus Tewaskan Penumpang di MV Hondius, WHO Sebut bukan Paling Mematikan tapi Berbahaya