Pentingnya Value Proposition untuk Calon Founder Startup

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 08 September 2019
Pentingnya Value Proposition untuk Calon Founder Startup

Pressconfrence BCA Young Community (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEPUTUSAN untuk fokus pada value proposition ialah langkah tempat yang seharusnya dilakukan para pelaku bisnis apa pun, termasuk para pendiri startup jika bisnis ingin tumbuh dan berkembang.

Kalangan muda yang berkeinginan membangun bisnis rintisan sendiri, hendaknya tak terjebak pada bagaimana meningkatkan valuasi brand atau produknya.

Baca Juga:

Pasar idEA Dorong Indonesia Menuju Negara Ekonomi Digital Terbesar 2020



Hal itu disampaikan oleh Vincent Iswara, CEO dan salah satu founder dompet digital, DANA, di hadapan para kalangan muda peserta BCA Young Community, beberapa waktu lalu. "Valuasi sesungguhnya adalah hasil dari langkah-langkah strategis yang telah dilakukan oleh
pelaku usaha. Valuasi yang menguat akan bisa terwujud apabila sebuah brand atau produk
memiliki value proposition yang menjadikan brand tersebut dipilih karena kemampuannya dalam menghadirkan solusi inovatif bagi kebutuhan masyarakat luas," ucap Vincent.

Value Proposition yang kuat ditentukan dengan misi bisnis sebagai fondasi utama (Foto: istimwa)



Lebih lanjut vincent juga memberikan tips bahwa untuk menciptakan value proposition yang kuat, seorang pendiri startup juga harus menentukan misi bisnis sebagai fondasi utama.

Selain menentukan misi dari bisnis yang dijalankan, pendiri startup pun harus memahami dan mengenal target pasarnya. Sementara itu langkah selanjutnya ialah melakukan analisis tentang tantangan dan peluang, sebelum pada akhirnya menyusun dan menerapkan strategi jitu untuk meraih keberhasilan dengan inovasi serta terobosan baru.

Menurut Vincent, langkah-langkah itulah yang diterapkan saat melahirkan dompet digital DANA. Berangkat dari analisis-analisis yang mendalam tentang tantangan, kebutuhan, ekpektasi serta peluang yang ada di pasar. Hal itu dilakukan berdasarkan misis atua tujuan bisnis yang dibangun sebagai fondasi.



Vincent juga menambahkan "Layaknya nama baik perusahaan digital yang dibangun sebagai solusi bagi masalah yang dialami masyarakat, khususnya dalam bertransaksi, DANA akan terus berinovasi
dan berevolusi. Kami terus berupaya mengembangkan DANA sebagai dompet digital yang
mampu mengakselerasi kegiatan ekonomi dan mentranformasi gaya hidup masyarakat Indonesia
dari konvensional menuju digital melalui value proposition yang dimiliki".

Baca Juga:

5 Cara Mengendalikan Amarah di Tempat Kerja



Untuk Value Proposition yang dimiliki DANA antara lain ialah konsepnya yang open platform, dimana memungkinkan setiap pelaku ekonomi baik pengguna maupun pelaku usaha, dapat memanfaatkannya secara mudah dan cepat sebagai infrastruktur transaksi digital.

Pendiri startup harus memahami target pasar (Foto: pixabay/geralt)



Selain itu DANA juga merupakan dompet digital yang dibangun dengan landasan teknologi canggih dan mengutamakan keamanan penggunanya. Selain menawarkan User Experience (UX) yang ramah pengguna dan memiliki fitur untuk memudahkan masyarakat setiap transaksi, DANA juga memberikan jaminan proteksi 100% bagi penggunanya.

Salah satu UX yang unik ialah adanya fitur card-binding yang memungkinkan pengguna menyimpan Kartu Kredit maupun Kartu Debit di dalam aplikasi dompet digital DANA, untuk bisa digunakan bertransaksi secara mudah, cepat, akurat dan aman. Lewat fitur itu jgua pengguna tak perlu repot mengisi saldo dananya.

Dengan adanya beragam value proposition tersebut, dompet digital DANA makin menjadi preferensi masyarakat Indonesia sebagai infrastruktur transaksi digital untuk berbagai kegiatan ekonomi. Hal ini ditunjukan dari jumlah pengguna aktif dompet digital DANA yang terus meningkat. (Ryn)

Baca Juga:

Penelitian Mengungkapkan, Liburan Bisa Membuat Kerja Lebih Produktif

#Pebisnis Muda #Startup #Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Ekonomi Jakarta 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Pramono: Insentif dan Kolaborasi Jaga Daya Beli
BPS mencatat ekonomi Jakarta tumbuh 5,21 persen sepanjang 2025, melampaui rata-rata nasional. Konsumsi rumah tangga, sektor pariwisata, dan insentif pajak menjadi pendorong utama.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Ekonomi Jakarta 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Pramono: Insentif dan Kolaborasi Jaga Daya Beli
Indonesia
Menteri Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi Capai 6 Persen di 2026, Ini Yang Bakal Dilakukan
Purbaya menilai kinerja pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 menunjukkan perbaikan yang cukup jelas dibandingkan periode sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Menteri Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi Capai 6 Persen di 2026, Ini Yang Bakal Dilakukan
Indonesia
BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,39 Persen di Kuartal IV 2025, Konsumsi Rumah Tangga Dominan
BPS mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 5,11 persen pada kuartal IV 2025 dan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,39 Persen di Kuartal IV 2025, Konsumsi Rumah Tangga Dominan
Indonesia
Sepanjang 2025 Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen, Jawa Masih Mendominasi
Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,98 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
Sepanjang 2025 Ekonomi Tumbuh 5,11 Persen, Jawa Masih Mendominasi
Indonesia
Target Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Bakal Sulit Tercapai, Ini Alasanya
Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mewanti-wanti target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen tahun 2026 berisiko tidak tercapai apabila persoalan fiskal tidak segera dibenahi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Target Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Bakal Sulit Tercapai, Ini Alasanya
Indonesia
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 akan menjadi yang tertinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Indonesia
Semikonduktor Jadi Penguat Ekonomi Kawasan, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Naik Jadi 5 Persen
Sementara inflasi diperkirakan tetap terkendali pada level 1,7 persen tahun ini dan naik menjadi 2,5 persen pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Semikonduktor Jadi Penguat Ekonomi Kawasan, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Naik Jadi 5 Persen
Indonesia
Purbaya Jaga Daya Beli Warga, Pertumbuhan Ekonomi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Penguatan aktivitas industri domestik, peningkatan permintaan negara mitra dagang utama, dan kuatnya daya saing produk ekspor Indonesia menjadi faktor pendorong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 November 2025
Purbaya Jaga Daya Beli Warga, Pertumbuhan Ekonomi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Indonesia
Alasan Aktivitas Belanja dan Perjalanan Warga Melambat di Triwulan III 2025
Konsumsi rumah tangga pada kuartal III tetap solid meski mengalami perlambatan tipis dibandingkan kuartal sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
 Alasan Aktivitas Belanja dan Perjalanan Warga Melambat di Triwulan III 2025
Indonesia
Ekonomi Tumbuh 5,04 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong Utama
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Ekonomi Tumbuh 5,04 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong Utama
Bagikan