Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Karier

5 Cara Mengendalikan Amarah di Tempat Kerja

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 31 Agustus 2019
5 Cara Mengendalikan Amarah di Tempat Kerja

Kendalikan amarah saat ditempat kerja dengan tips berikut ini (Foto: pixabay/jeshoots-com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP manusia tentu pernah merasa marah, bahkan beberapa orang pada satu titik pernah emosi. Hal itu biasanya disebabkan karena danya stres, konflik atau politik di tempat kerja.

Beberapa pemicu itu bisa menyebabkan kamu kehilangan 'kepala dingin'. Jika sudah demikian maka akan mudah bereaksi berlebihan saat situasi memanas, hingga eemosi pun dapat meledak-ledak lantaran tak berpikir jernih.

Baca Juga:

Ingin Lebih Bahagia di Kantor? Lakukan Deretan Langkah Jitu Ini

Nah untuk menghindari peristiwa tak menyenangkan dan bisa merusak kredibiltias profesional kamu, seperti rilis yang diterima dari JobStreet, berikut ini beberapa langkah sederhana untuk memperbaiki situasi dan kembali tenang.

1. Carilah Udara Segar

Mencari udara segar bisa membuat pikiranmu lebih tenang (foto: pixabay/comfreak)

Saat kesabaran kamu mulai habis, saat itu godaan untuk menyerang dengan kata-kata kasar ataupun memuluk seseorang sangatlah besar. Sebelum terjadi hal yang tak diinginkan, bangkitlah berjalan dan cari udara segar, jangan berhenti hingga kamu sudah tenang kembali.

2. Curhat Pada Kolega yang Bisa Dipercaya

Curhat dengan kolega yang bisa dipercaya akan membuatmu lebih tenang (Foto: pixabay/free-photos)

Cara kedua untuk mengendalikan amarah ditempat kerja ialah menceritakan masalahmu pada kolega yang dapat dipercaya. Karena hal itu akan membantu kamu untuk mendapat sudut pandang berbeda, serta objektif dari seseorang yang tak terpengaruh secara pribadi oleh masalah tersebut.

Baca Juga:

Kerap Dapati Kritikan Pedas di Kantor? Begini Cara Menghadapinya

3. Tarik Nafas

Mengambil nafas merupakan cara sederhana untuk meredakan emosi (Foto: pixabay/alfcermed)

Meski terdengar sederhana, tapi mengambil nafas ialah salah satu cara efektif untuk memperlambat detak jantung dan memberi kesempatan pada diri kamu untuk meredakan emosi serta kembali berpikir dengan jernih.

4. Berhitung Sampai Angka 10

Berhitung dari angka 1 sampai 10 bisa meredakan emosi (Foto: pixabay/_alicja_)

Sama halnya dengan mengambil nafas, menghitung dari angka 1 hingga 10 juga bisa memeuat kamu untuk diam sejenak, menenangkan diri dan kembali fokus. Intinya ialah keluar dari situasi yang membuatmu stres sehingga tak terpancing untuk bereaksi secara emosional.

5. Coba Untuk Mengalah

Mengalah bisa membuat situasi lebih baik (Foto: pixabay/rawpixel)

Jika kamu tengah berurusan dengan kolega yang menyulitkan, mungkin perasaan kamu akan kesal atau jengkel. Namun menanggapi mereka tak akan menyelesaikan masalah, jadi cobalah untuk mengalah dan menjadi pihak yang lebih bijak.

Mengendalikan rasa marah bukan hal yang mudah, apalagi saat bagian tubuh kamu serasa murka dan uap rasanya keluar dari kedua telinga kamu. Namun kemampuan untuk tetap tenang dan berkepala dingin dalam situasi penuh tekanan, merupakan ciri kepemimpinan yang kuat. Jika kamu bercita-cita untuk meniti karir pada bidang manajemen di masa depan, kemampuan mengendalikan marah wajib untuk diasah. (Ryn)

Baca Juga:

Enggak Sempat ke Gym? Olahraga Saja di Kantor

#Tips & Trik #Dunia Kerja #Pekerjaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Bagikan