WEC 2022

Pentingnya Kesehatan Mental dan Nutrisi untuk Recharge Diri bagi Atlet Esports

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Desember 2022
Pentingnya Kesehatan Mental dan Nutrisi untuk Recharge Diri bagi Atlet Esports

Sesi Media Talk di Water Stage IESF 14th World Esports Championships 2022. (Foto: KamiBijak/Evan Andraws)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIHAI bermain game saja belum cukup bagi para pro player esports. Mereka tetap harus memperhatikan kesehatan fisik hingga nutrisi yang dikonsumsi demi recharge performa dan kualitas hidup, meski nantinya sudah tidak menggeluti dunia esports.

Gelaran IESF 14th World Esports Championships 2022 kembali menggelar sesi Media Talk yang membahas peran nutrisi dan kesehatan mental para atlet esports. Dalam diskusi ini hadir pula Nutritionist Akademi Garudaku, David Gunawan dan Mental Coach Akademi Garudaku, Andromeda Manuputty.

“Kesehatan mental itu kan juga berbicara soal cara berpikir. Jadi, kita tanya sendiri jawabnya juga sendiri. Kayak misalnya ‘Kenapa saya bisa kalah ya? Sepertinya karena terlalu menganggap sepele musuh’. Nah mindset-nya diubah ke depan untuk tidak menganggap sepele musuh. Siapa tahu jadi menang,” kata Andro.

Baca juga

Berkembang Pesat, Esports Jadi Sektor Pasar Baru

kesehatan mental atlet esports
Nutritionist Akademi Garudaku, David Gunawan (kiri) dan Mental Coach Akademi Garudaku, Andromeda Manuputty (kanan). (Foto: Merahputih.com/Andreas Pranatalta)

Menurut Andro, kesehatan mental para atlet esports tidak bisa disamakan dengan orang pada umumnya. Sebab, para atlet memiliki jam latihan yang cukup lama seperti 6-8 jam. Untuk mengatasi hal ini, lanjut Andro, Akademi Garudaku punya tanggung jawab agar mereka tetap merasa ‘waras’ setelah berjam-jam bermain game dan melihat gawai.

“Metode saya adalah tiga dimensi, yakni fisik, mental, juga spiritualitas juga tetap harus dijaga,” kata Andro.

Sebelum para atlet esports bertanding, ada beberapa hal yang harus mereka persiapkan selain strategi permainan, yakni mindset. Andro mengatakan mindset punya kekuatan yang cukup besar dan penting agar para pemain lebih bersemangat kala bertanding.

Mindset-nya harus diubah dulu. Kalau mereka istirahatnya saja kurang, itu jadi masalah. Istirahat bukan hanya soal fisik tapi juga pikiran. Kalau waktunya tidur, ya tidur. Jangan HP jangan ada di kasur. Intinya istirahat itu sangat penting,” ungkapnya.

Menurut Andro, mental health dan mental performance adalah dua hal yang berbeda.

Mental health itu sehat mungkin tanpa ada rasa sakit. Artinya secara mental dia sehat, dia waras. Tapi mental performance adalah untuk mencapai goal tertentu. Begitu juara itu tidak dapat, meaning-nya yang diubah. Kekalahan ini adalah kemenangan untuk selanjutnya,” kata Andro.

Baca juga:

Pentingnya Regulasi Lindungi Hak dan Kewajiban Ekosistem Esports

Kesehatan Mental Atlet Esports
Pro player tidak hanya jago dalam bermain game, tetapi juga perlu memperhatikan kesehatan mental dan nutrisi. (Foto: KamiBijak/Evan Andraws)

“Jadi kalau pemain bertanding terus kalau, coba istirahat, me time, refreshing ke Bali misalnya. Jauh dari lingkungannya sebelumnya,” sambungnya.

Berbicara soal nutrisi, David mengatakan bahwa punya badan ideal saja tidak cukup. Banyak pasiennya yang memiliki badan sixpack kerap mengalami gagal ginjal.

“Jadi badan kayak biola belum tentu menjamin dia sehat. Dan menurut saya, orang Asia itu kurang cocok kalau diajarin menakar nutrisi seperti protein, karbohidrat, atau kalori. Jadi saya sarankan untuk enjoy makanan, tapi dengan catatan jangan berlebihan dan tetap sehat,” kata David.

“Biasanya atlet kalau menjelang pertandingan suka stres. Jadi harus jaga emosinya, kalau tidak bisa berpengaruh ke kesehatan, seperti diare,” lanjutnya.

David pun memberikan kiat-kiat untuk kita bisa memulai hidup sehat. Pertama, harus mengatur jam makan dan jangan sampai telat. Jika memang sudah waktunya makan siang atau malam, jangan ditunda-tunda. Selanjutnya adalah minum air putih yang cukup. Bukan teh, kopi, atau minuman manis lainnya yang justru tinggi gula.

“Terakhir adalah menghindari camilan-camilan sintetis. Kita sering banget kan tergoda sama makanan-makanan lucu yang ada di Instagram,” ungkap David.

Buat kamu yang ingin menjadi pro player, David mengingatkan untuk tidak hanya jago dalam skill tetapi juga tingkah laku hingga ketepatan waktu.

“Jangan kebiasaan merokok, jangan kebiasaan makan makanan yang kurang sehat karena kayak gitu bisa adiksi. Otomatis kalau mau jadi pro player kesehatan harus kuat, supaya tetap produktif ke depannya,” tutup David. (and)

Baca juga:

Akademi Garudaku Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Pendidikan dalam Dunia Esports

#Lipsus Desember Kesehatan Mental #Desember Charger Warga +62 #Esports
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Khusus di GBK, 8 Acara Besar Digelar Bersamaan di Akhir Pekan 6-7 Juni 2026
Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan khusus di kawasan GBK selama akhir pekan. 8 acara besar digelar bersamaan, mulai dari konser hingga turnamen internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Polda Metro Jaya Siagakan Pengamanan Khusus di GBK, 8 Acara Besar Digelar Bersamaan di Akhir Pekan 6-7 Juni 2026
ShowBiz
‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z
Film ini didedikasikan untuk setiap anak muda yang sedang bertaruh nyawa demi masa depannya.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
‘Nobody Loves Kay’ Tayang Hari ini, Mengaduk Emosi dengan Kisah Perjuangan Gen Z
ShowBiz
Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu
'Nobody Loves Kay' terinspirasi dari perjalanan hidup pro player Mobile Legends asal Filipina, ONIC Kairi.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Gala Premiere 'Nobody Loves Kay' Penuh Suka Cita, Kisah Perjuangan ONIC Kairi Bikin Penonton Terharu
ShowBiz
Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB
Sinopsis film Nobody Loves Kay. Kisah emosional tentang pro player ONIC, persahabatan, ambisi, dan perjuangan menuju final dunia esports.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Film 'Nobody Loves Kay' Angkat Sisi Gelap Dunia Esports dan Ambisi Pro Player MLBB
Olahraga
Daftar Roster Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 Aichi Nagoya
Indonesia mengirimkan perwakilan untuk sembilan nomor pertandingan dari total 11 nomor yang tersedia di Asian Games 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Daftar Roster Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 Aichi Nagoya
Olahraga
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Timnas esports Indonesia meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu di SEA ENC 2026. Merah Putih resmi jadi juara umum, mengalahkan Vietnam dan Thailand.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Indonesia Raja Esport Asia Tenggara, Juara Umum SEA ENC 2026
Lifestyle
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
AXIS Cup 2026 akan digelar di 88 kota di Indonesia. Event ini menyiapkan hadiah senilai Rp 100 juta.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
Olahraga
Jadwal MPL ID S17 Week 2: RRQ Hoshi dan Alter Ego Wajib Bangkit, Lawan Berat Menanti
Jadwal MPL ID Season 17 Week 2 lengkap. RRQ Hoshi dan Alter Ego wajib bangkit setelah start buruk. Simak laga panas termasuk RRQ vs TLID dan AE vs EVOS.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Jadwal MPL ID S17 Week 2: RRQ Hoshi dan Alter Ego Wajib Bangkit, Lawan Berat Menanti
Lifestyle
Roster EVOS untuk MPL Season 17 Bocor, Ada Pemain Titipan?
Kejutan muncul saat sosok Kenley "Vell" Zefanya terlihat kembali ke pangkuan tim asal Indonesia ini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
Roster EVOS untuk MPL Season 17 Bocor, Ada Pemain Titipan?
Lifestyle
Analisis Replay Sampai Akar, Timnas Free Fire Indonesia Ogah Kasih Nafas Lawan di Grand Final SEA Games Thailand 2025
Hingga saat ini, Timnas Free Fire Indonesia 1 menunjukkan performa gemilang dengan menduduki posisi kedua klasemen sementara lewat raihan 106 poin dan dua kali Booyah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Analisis Replay Sampai Akar, Timnas Free Fire Indonesia Ogah Kasih Nafas Lawan di Grand Final SEA Games Thailand 2025
Bagikan