MerahPutih.com - Tim nasional esports Indonesia menegaskan dominasinya di Asia Tenggara dengan keluar sebagai juara umum SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 di Ho Chi Minh, Vietnam, Sabtu malam (9/5). Tim Merah Putih meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu, mengungguli tuan rumah Vietnam serta negara-negara lain di kawasan.
Prestasi Gemilang Timnas Esports
Medali emas pertama datang dari nomor PUBG Mobile Solo, lewat Alan Raynold Kumaseh yang tampil luar biasa. Rekannya, Fazriel Haikal Aditya, turut menyumbang medali perak di nomor yang sama. Keduanya juga berpasangan di nomor PUBG Mobile Duo dan berhasil membawa pulang medali perunggu.
Baca juga:
Menekraf Bocorkan Potensi Esports Indonesia: Bukan Cuma Main Game, Tapi Bisa Jadi Ladang Cuan
Sementara itu, Stefanus Aditya Witjaksono menjadi pahlawan di nomor Teamfight Tactics (TFT) dengan strategi matang. “Game 2 bersabar di early game menunggu power spike, close game banget tapi akhirnya bisa menang. Game 3 opener sangat bagus, menjaga momentum hingga bisa secure juara 1,” ungkap Adit, dikutip Antara, Senin (11/5)
Timnas Indonesia juga berjaya di nomor Crossfire: Legends, setelah mengalahkan Vietnam dalam final dramatis. Skuad yang diperkuat Gede Bagus Panji Narajaya dan kawan-kawan sukses menyumbang medali emas ketiga bagi Indonesia.
Baca juga:
Klasemen Medali SEA ENC 2026
Pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, menegaskan pencapaian ini sebagai bukti kekuatan Merah Putih.
Indonesia pun kini resmi dinobatkan sebagai raja esports Asia Tenggara dengan pencapaian bersejarah ini. “Dengan tiga medali emas, Indonesia mutlak menjadi juara umum ENC 2026,” tandasnya.
Hasil akhir klasemen medali:
- Indonesia: 3 emas, 1 perak, 1 perunggu
- Vietnam: 1 emas, 3 perak, 1 perunggu
- Thailand: 1 emas, 1 perak
- Singapura: 1 emas
- Malaysia: 3 perunggu
- Posisi 6–10: Filipina, Kamboja, Timor-Leste, Brunei, Laos
- Myanmar: posisi terakhir
(*)