Kesehatan

Pentingnya Edukasi Kesehatan Untuk Menekan Kasus COVID-19

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 25 Mei 2022
Pentingnya Edukasi Kesehatan Untuk Menekan Kasus COVID-19

Edukasi kesehatan sangat penting dilakukan untuk terus menekan angka kasus COVID-19 (Foto: Pixabay/voltamax)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI tengah melandainya pandemi COVID-19, edukasi kesehatan pada masyarakat tetap penting dan perlu dilakukan. Ini berguna menekan kasus COVID-19 yang saat ini terus melandai. Bahkan, pemerintah sudah mengizinkan kegiatan (offline), salah satunya Allo Bank Festival.

Pada Allo Bank Festival yang digelar 20 hingga 22 mei 2022 di Istora Senaya, Jakarta, Penghasil produk kesehatan Enesis Group memberikan dukungannya terkait protokol kesehatan. Tak hanya itu, Enesis group pun memberikan edukasi untuk menjaga kesehatan dari COVID-19 dan penyakit lainnya.

Baca Juga:

Dosis Keempat Vaksin COVID-19, Perlukah?

Edukasi kesehatan sangat penting meski pandemi mulai melandai (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

Sementara itu, Chief Sales & Marketing Officer Enesis Group Ryan Tirta Yudhistira menjelaskan, bahwa ini merupakan sesuatu yang cukup berbeda selama pandemi berlangsung.

"Ini baru event terbesar pertama setelah dua tahun dan kita excited banget untuk dukung acara ini. Saya melihat ini ada lebih dari 10 ribu peserta, dari kemarin sudah padat banget orang ngantri dari pagi," ungkap Ryan seperti yang dikutip dari laman Antara.

Pada acara Allo Bank Festival, Enesis Group menghadirkan tujuh booth yang menggelar aktivitas menarik selain selling dan sampling. Yakni terdapat gim dan kuis menarik yang bisa diikuti oleh pengunjung.

"Kita hadirkan produk-produk kesehatan kita di Allo Bank Festival. Seperti produk menjaga kebersihan tangan dari kuman, multivitamin yang menjaga kesehatan dari dalam, kemudian yang mampu ademkan diri dari cuaca panas serta mencegah sakit tenggorokan setelah makan makanan berminyak atau pedas," ungkap Ryan.

Baca Juga:

Astaga, Lansia Ini Diduga Telah Menerima Vaksin COVID-19 90 Kali

Edukasi tentang kesehatan sangat penting untuk menekan kasus COVID-19 (Foto: pixabay/elf-moondance)

Selain itu, Ryan juga menambahkan, terdapat juga produk lainnya yang mampu membebaskan kuman pada baju karea keringat, dan membuat kamu haru msepanjang hari dengan parfum mewah.

Menurut Ryan, Enesis Group telah berperan aktif dari awal pandemi sampai saat ini, untuk terus mengedukasi masyarakat tentang kesehatan dalam rangka penurunan COVID-19.

Selain itu, Enesis Group pun sudah sering berkolaborasi dengan pemerintah, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta pihak swasta dalam beberapa kegiatan. Antara lain sentra vaksinasi, World Super Bike 2021, MotoGP 2022, Posko mudik Lebaran 2022, dan sebagainya, dengan memberikan edukasi serta dukungan produk kesehatan. (Ryn)

Baca Juga:

Lebih Mudah Mendapatkan Vaksin dengan Quicktest

#Kesehatan #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan