Kesehatan

Penting, Jaga Bentuk Payudara Tetap Bagus setelah Breast Reduction

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 29 Juni 2024
Penting, Jaga Bentuk Payudara Tetap Bagus setelah Breast Reduction

Lakukan olahraga yang memperkuat otot dada setelah breast reduction. (freepik/serhii bobyk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BREAST reduction menjadi pilihan bagi perempuan yang mengalami persoalan bentuk payudara. Namun, tindakan ini juga butuh perawatan lanjutan dapat bertahan dalam waktu lama.

Bagi perempuan payudara punya keindahan dalam kodratnya menyusui. Meski begitu, tak sedikit kaum hawa yang menghadapi persoalan ketidakpercayaan diri karena perubahan bentuk payudara seiring bertambahnya usia. Secara umum, payudara mulai berubah dari bentuknya yang mengendur atau ukuran yang berbeda.

Beberapa perempuan menempuh tindakan medis breast reduction untuk mengatasi persoalan tersebut. Kendati telah menempuh breast reduction, payudara tetap harus dirawat. Dokter spesialis bedah plastik rekontruksi dan estetik Qori Haly mengatakan ada tiga hal yang perlu dilakukan setelah tindakan breast reduction.

Pertama, kata Qori, jangan lalai melakukan olahraga yang merangsang perkembangan otot dada. "Kita menguatkan otot dada, karena payudara menempel di otot dada, otot itu harus dilatih. Perlu digerakkan sehingga kondisi payudara tidak kendur lagi," katanya saat mengisi diskusi Body Contouring untuk Tingkatkan Kualitas Hidup di Klinik dr Indrajana, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).

Baca juga:

Risiko Breast Reduction, Memperbaiki Tampilan Payudara dengan Operasi

Tak hanya aktivitas olahraga, menurut Qori, menjaga bentuk payudara tampak baik juga dilakukan dengan memperhatikan jenis bra yang digunakan. "Itu mengurangi risiko penurunan payudara, adanya efek gravitas. Kita enggak bisa memnungkiri kita hidup di bumi yang ada efek gravitasi pasti akan kendur kembali," katanya.

Qori menyebut hal yang paling penting dalam menjaga bentuk payudara ialah menjaga kestabilan berat badan. Menurutnya, perempuan dengan riwayat tindakan breast reduction tidak boleh mengalami perubahan berat badan yang signifikan. "Berat badannya seperti yoyo, kadang naik kadang kurus kadang gemuk. Itulah yang membuat kondisinya akan semakin kendur ke depan," katanya.

Ia mengingatkan sebetulnya tidak perlu terlalu khawatir akan risiko perubahan payudara asal tiga langkah itu dilakukan dengan konsisten. "Tindakan breast reduction sebenarnya bisa dapat bertahan selama 15 tahun," tutup Qori.(ayu)

Baca juga:

4 Tips Mengencangkan Payudara Tanpa Operasi

#Kesehatan #Payudara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Bagikan