Penting, Fakta Tentang Kandungan Hidrokuinon pada Skincare
Perhatikan setiap kandungan yang ada di dalam skincare. (Foto: Pixabay/AdoreBeautyNZ)
MEMBELI skincare tidak boleh sembarangan, karena setiap tipe kulit membutuhkan perawatan yang berbeda. Kamu juga tidak bisa asal mengikuti saran dari teman atau pun dari beauty enthusiast, mereka juga pasti telah melalui proses seleksi panjang sebelum akhirnya menemukan skincare yang paling tepat untuk tipe kulitnya sendiri.
Selain mencari skincare yang sesuai dengan tipe kulit, kamu juga perlu memerhatikan kandungan yang ada di dalamnya. Karena ada begitu banyak produk skincare yang memiliki kandungan berbahaya dan berpotensi merusak kulit secara permanen.
Menurut medicalnewstoday, hidrokuinon merupakan salah satu zat berbahaya yang dapat merusak kulit secara permanen. Meskipun hidrokuinon tetap boleh digunakan dalam pengawasan dokter, banyak 'oknum nakal' yang menjual skincare mengandung hidrokuinon secara bebas.
Baca juga:
1. Hasil instan berdampak negatif
Skincare yang mengandung hidrokuion cukup populer di kalangan perempuan karena hasilnya yang instan. Perlu diketahui, penggunaan skincare berbahan dasar alami yang tidak berbahaya membutuhkan waktu cukup lama sampai hasilnya bisa terlihat.
Skincare dengan bahan alami biasanya membuat kulit harus melalui proses purging terlebih dahulu. Seringkali tahapan ini membuat penggunanya merasa tidak cocok.
Berbeda dengan kandungan hidrokuinon yang hasilnya sangat cepat dan membuat kulit terasa sangat halus seperti tanpa pori-pori.
Sayangnya jika digunakan dalam jangka panjang, hidrokuinon justru dapat menimbulkan bercak hitam pada permukaan kulit. Selain itu, kandungan hidrokuinon juga dapat memicu pertumbuhan sel-sel radikal penyebab kanker.
Baca juga:
2. Reaksi alergi
Efek yang paling sering terjadi ketika menggunakan skincare mengandung hidrokuinon adalah reaksi alergi berupa kemerahan. Kandungan hidrokuinon termasuk ke dalam obat keras sehingga tidak cocok untuk kulit yang sensitif. Kamu akan merasakan sensasi kulit terbakar jika menggunakan hidrokuinon tanpa pengawasan dokter.
3. Pengawasan dokter
Meskipun termasuk ke golongan obat keras, kamu tetap boleh menggunakan hidrokuinon di bawah pengawasan dokter kulit dan dosis aman. Tetapi dokter kulit pun tidak akan memberikan resep skincare mengandung hidrokuinon begitu saja.
Kamu bisa menggunakan kandungan tersebut hanya jika memiliki masalah kulit seperti flek membandel, melasma, dan hiperpigmentasi. (Mar)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Tampil di ‘House on Wheels’, Jang Na-ra Bagi-Bagi Rahasia Awet Muda
Kecemasan dan Stres Perburuk Kondisi Kulit dan Rambut
Aging Gracefully ala Maia Estianty, Cara Menua dengan Bahagia
Penggunaan Steroid Bentuk Dioles Maupun Diminum Sebabkan Ketergantungan, Bisa Akibatkan Masalah Kulit
Blackmores Hadirkan Ultimate Vibrant Skin untuk Kulit Cerah dan Sehat dari Dalam
Produk Kecantikan Rambut Indonesia Tembus Pasar Italia, Surplus Dagang Diharapkan Terus Naik
Tangan Nikita Mirzani Diborgol, Massa Bentangkan Poster Dukungan
Kamu Juga Bisa Nih, Pakai Perawatan Kulit Harian ala Jennifer Coppen
Dukung Generasi Muda, Jenama Kecantikan Lokal Ini Hadirkan Brightening Serum Bersama Hearts2Hearts
Terobosan Formula Skincare Maju Pesat, Sayang Packaging tak Inklusif