Kesehtan

Penting, Edukasi Kesehatan Gigi

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 26 November 2023
Penting, Edukasi Kesehatan Gigi

Maesa Dental Clinic tak hanya tangani keluhan gigi, tapi juga beri edukasi kesehatan gigi.(foto: Merahputih.com/Aqil Baihaqi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KESEHATAN gigi acap diabaikan. Padahal, seperti bagian tubuh lain, kesehatan gigi juga wajib dijaga. Pastilah terasa amat tak nyaman kala kamu mengalami sakit gigi setelah abai merawat kesehatan gigi.

Owner dan founder Maesa Dental Clinic Drg Maesa Uswa Eastyqoma mengatakan kebanyakan orang sekarang lupa dengan kesehatan gigi. "Padahal kesehatan gigi itu sangat penting," ujarnya pada acara Grand Opening Maesa Dental Clinic di Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (26/11).

BACA JUGA:

Atasi Gigi Ngilu dengan Cara Sederhana Ini

Maesa menyebut kebayakan pasien yang datang ke dokter gigi hanya ingin menyembuhkan penyakit mereka dan pulang tanpa tahu apa-apa. "Di Maesa Dental Clinic ini, saya memiliki misi untuk membuat pasien tidak hanya sembuh, tetapi juga teredukasi. Jadi mereka pulang ke rumah tidak dengan tangan kosong. Mereka pulang membawa ilmu," jelasnya.

maesa dental clinic
Maesa Dental Clinic membuka cabang terbaru di Senopati, Jakarta Selatan.(foto: Merahputih.com/Aqil Baihaqi)

Menurutnya, mereka yang tidak teredukasi dengan baik tentang kesehatan gigi secara umum malah lebih memilih untuk menyembuhkan gigi mereka ke bukan ahlinya. Hal itu disebabkan faktor harga yang murah dan cepat. Hal itu juga menjadi hal yang ingin disoroti Maesa Dental Clinic. "Kebanyakan orang yang tidak teredukasi itu biasanya suka pilih yang murah dan cepat. Namun, kita kan belum tahu apakah orang yang menanganinya memiliki pemahaman yang mumpuni, dan apakah alat yang digunakan sudah sesuai standar apa belum," tambahnya

Oleh karena itu, ia menyarankan kamu yang punya masalah gigi untuk memeriksakannya ke dokter gigi terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. "Dalam pengalaman saya, teman saya yang pergi ke tempat yang 'abal-abal' malah giginya makin parah. Setelah saya tanya harganya sama saja dengan ke dokter," imbuhnya.

BACA JUGA:

Noda Ekstrinsik dan Intrinsik, Penyebab Gigi Kuning

Pengalaman serupa diungkap presenter dan news anchor Ratu Nabila. "Dulu pipi aku gede sebelah. Aku mengira ada yang bengkak. Makanya aku dulu pergi ke akupunktur tetapi enggak ada hasil. Setelah aku hibungi Maesa, ternyata itu karena aku makan cuma pakai satu sisi gigi. Bengkak itu disebabkan gigi sebelahnya enggak dipakai, jadi malah banyak karangnya," ucapnya.

Dalam sesi perawatan di Maesa Dental Clinic, ia diberi edukasi tentang pentingnya mengunyah makanan di kedua sisi. Nabill menyarankan untuk melakukan perawatan gigi setidaknya setiap ena mbulan sekali. Hal itu mengingat penyakit gigi dapat mengganggu aktivitas kerja. "Setidaknya periksa gigi enam bulan sekali. Soalnya kalau sakit gigi nanti kita kerja juga enggak enak. Apalagi kalau kita lagi ketemu orang penting, kan jadi enggak percaya diri," jelasnya.

maesa dental clinic
Di Maesa Dental Clinic, pasien juga diedukasi tentang kesehatan gigi.(foto: Merahputih.com/Aqil Baihaqi)

Sebelum melakukan tindakan Maesa Dental Clinic akan memberi edukasi terlebih dahulu agar pasien paham dengan penyakitnya. Hal itu merupakan SOP dari semua cabang Maesa Dental Clinic. "Sebelum melakukan tindakan kepada pasien, semua dokter akan mengedukasi pasiennya biar dia paham dengan penyakitnya dan cara untuk menjaga giginya enggak sakit lagi. Jadi wajar ya kalau dokternya agak sedikit bawel," candanya.

Maesa Dental Clinic sudah memiliki tiga cabang yaitu di Gading Serpong, Pamulang, dan yang terbaru di Senopati. Waktu operasional klinik ini mulai dari pukul 09.00 hingga pukul 21.00 setiap Senin hingga Minggu.(aqb)

BACA JUGA:

Pakar Gigi: Rontgen Gigi Tak Perlu Lagi Baju Pelindung

#Kesehatan #Gigi #Dokter Gigi #Perawatan Gigi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan