Penjaga Pantai China Memasuki Samudra Arktik, Patroli Bareng Rusia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 04 Oktober 2024
Penjaga Pantai China Memasuki Samudra Arktik, Patroli Bareng Rusia

Ilustrasi samudra arkrik. (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penjaga Pantai China (CCG) mengklaim telah memasuki perairan Samudra Arktik untuk pertama kalinya sebagai bagian dari patroli gabungan dengan Rusia.

Pernyataan itu muncul sehari setelah Penjaga Pantai AS mengatakan pihaknya melihat empat kapal dari Penjaga Perbatasan Rusia dan Penjaga Pantai China di Laut Bering.

"Patroli gabungan tersebut secara efektif memperluas cakupan navigasi samudra penjaga pantai dan menguji kemampuan mereka untuk melaksanakan misi di perairan yang tidak dikenal," kata CCG dalam sebuah postingan di akun media sosial resminya pada Rabu pekan ini.

CCG tidak merilis lokasi pasti patroli tersebut. Sementara itu, pemerintah Rusia belum secara resmi mengakui patroli tersebut, yang menurut lembaga penyiaran pemerintah China CCTV terjadi beberapa hari lalu. Media pemerintah Rusia TASS menerbitkan laporan tentang patroli tersebut, mengutip pernyataan CCG.

Baca juga:

Peneliti Temukan Spesies Baru Ikan Siprinid di China Selatan

Penjaga Pantai Amerika Serikat (USCG) pada hari Senin pekan ini mengatakan pihaknya melihat empat kapal dari Penjaga Perbatasan Rusia dan Penjaga Pantai Tiongkok melintasi dalam formasi ke arah timur laut di Laut Bering, sekitar lima mil di dalam Zona Ekonomi Eksklusif Rusia.

Laut Bering membentang antara Rusia dan Alaska dan merupakan bagian dari Samudra Pasifik Utara. Laut ini terhubung ke Samudra Arktik melalui Selat Bering, jalur sempit yang memisahkan Asia dan Amerika Utara.

"Aktivitas baru-baru ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap Arktik oleh para pesaing strategis kita," kata Laksamana Muda Megan Dean, komandan Distrik Penjaga Pantai ke-17, dalam pernyataan USCG.

AS telah mengemukakan kekhawatirannya mengenai meningkatnya peran dan koordinasi China dengan Rusia di kawasan Arktik yang strategis dan sensitif terhadap lingkungan, seiring kedua negara mempererat hubungan keamanan dan ekonomi mereka secara lebih luas.

Baca juga:

Bahas Serangan Israel ke Lebanon, Liga Arab Gelar Pertemuan Darurat

Pasukan AS dan Kanada pada bulan Juli mencegat pesawat pengebom Rusia dan China yang terbang bersama di dekat Alaska untuk pertama kalinya, sementara kedua angkatan laut mereka beroperasi bersama di perairan internasional di lepas pantai Alaska pada tahun 2022 dan 2023, menurut militer AS. (ikh)

#China #Rusia
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Menlu Sugiono menjelaskan upaya menggandeng China ini karena ada 5 warga negeri tirai bambu itu yang juga menjadi korban penculikan bajak laut.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Indonesia
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Implementasi protokol karantina ekspor durian beku yang disepakati secara resmi antara otoritas Indonesia dan China melalui konsultasi teknis dan kerja sama bilateral.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Lifestyle
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Merek peralatan minum inovatif dan premium asal China tersebut resmi menunjuk (USS) sebagai distributor tunggal TYESO di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Indonesia
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Akibat amuk massa tersebut, kendaraan operasional perusahaan mengalami kerusakan parah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Dunia
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
PM Takaichi menyatakan Jepang dapat merespons secara militer jika China menyerang Taiwan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
Indonesia
Bincang Ringan Presiden Prabowo dengan Ketua MPR China, Bahas Guci dan Bayi Panda
Prabowo menunjukkan foto panda yang baru melahirkan bayi beberapa waktu yang lalu. Prabowo mengatakan sang induk panda telah berada di Indonesia selama satu dekade.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Desember 2025
Bincang Ringan Presiden Prabowo dengan Ketua MPR China, Bahas Guci dan Bayi Panda
Dunia
Takut Bobol, Kepolisian Kanada Cuma Pakai Drone China untuk Operasi Nonsensitif
Pembatasan drone buatan China mencerminkan tren global yang semakin waspada potensi risiko keamanan siber dan intelijen.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
Takut Bobol, Kepolisian Kanada Cuma Pakai Drone China untuk Operasi Nonsensitif
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Dunia
Kebakaran Hong Kong, Pemerintah Lakukan Penyelidikan di tegah Tekanan China
Beijing malah memperingatkan akan menggunakan undang-undang keamanan nasional untuk menindak setiap protes anti-China yang muncul setelah tragedi tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 01 Desember 2025
 Kebakaran Hong Kong, Pemerintah Lakukan Penyelidikan di tegah Tekanan China
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tenggelamkan 31 Kapal Asal China di Natuna, Masuk secara Ilegal
Indonesia dikabarkan menenggelamkan 31 kapal asal China. Kapal itu masuk ke perairan Indonesia secara ilegal.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Tenggelamkan 31 Kapal Asal China di Natuna, Masuk secara Ilegal
Bagikan