Penipuan Jual-Beli Kendaraan Murah, Rugikan Korban Miliaran Rupiah

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 14 November 2024
Penipuan Jual-Beli Kendaraan Murah, Rugikan Korban Miliaran Rupiah

Sri Anisa Nur Hayati menunjukan bukti kasus penipuan jual beli mobil kerugian miliaran rupiah di PN Solo, Rabu (13/11). (Foto: Merahputih.com/Ismail).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SRI Anisa Nur Hayati menangis saat memberikan keterangan di depan majelis hakim PN Surakarta. Ia menjadi korban penipuan jual beli kendaraan murah yang dilakukan terdakwa Febti Ari Rahmawati.

Air matanya menetes di persidangan, mengingat kerugian yang ia merugi derita mencapai miliaran rupiah. Beberapa kali Anisa menangis sangat memberikan keterangan saksi di depan majelis hakim yang dipimpin Makmurim Kusumastuti dengan hakim anggota Dzulkarnain dan Subagyo.

Sri menangis karena, akibat perbuatan pelaku, harta bendanya habis, bahkan untuk menyekolahkan anak, ia sampai harus berhutang. “Harta saya miliaran rupiah habis ditipu. Sekarang untuk menyekolahkan anak sampai harus berutang,” kata Sri, Rabu (13/11).

Dia menjelaskan pertama kali berkenalan dengan terdakwa pada 2020. Saat itu, Febti sering membeli produk vitamin hasil usahanya. Pada 2021, terdakwa menawarkan kendaraan hingga barang elektronik dengan harga murah.

“Saya tertarik karena terdakwa sering mengunggah barang-barang tersebut di status WA-nya. Dia (Febti) bilang ini barang reward dari toko. Karena programnya selesai, terus tidak ada ada yang menang, akhirnya dijual murah," katanya.

Baca juga:

Cegah Penipuan, Meta Bikin Pengenalan Wajah



Dia mencontohkan mobil Brio RS, biasanya dihargai Rp 250 juta, tapi dijual Rp 150 juta sampai Rp 170 juta. Ada pula motor Honda PCX yang di luar seharga Rp 35 jutaan, tapi dijual Rp 20 juta. “Saya tertarik. Kemudian saya ajak teman-teman saya. Beli 25 unit mobil sama 10 motor. Itu belum dengan barang-barang elektroniknya, seperti ponsel, kemudian tablet, dan lain-lain," ucap dia.

Ia menyebut, secara total, ada 10 orang lain yang memesan kendaraan tersebut kepada dirinya. Setelah itu uang langsung ditransfer ke rekening milik terdakwa. Dari 10 motor, hanya 7 yang dikirim. “Itu pun dua di antaranya tidak dilengkapi BPKB. Sedangkan untuk 25 unit mobil sama sekali tidak pernah dihantar. Akhirnya minta uang dikembalikan,” kata dia.

Karena terus didesak 10 orang temannya tersebut, Sri berinisiatif mengembalikan terlebih dahulu uang teman-temannya dengan cara menjual seluruh aset yang dia milik. Jumlah total aset itu sebesar Rp 3,91 miliar. “Dengan harapan, terdakwa segera melakukan pembayaran. Tetapi terdakwa tidak mengembalikan uang saya dan melapor polisi,” kata dia.

Kuasa hukum korban, Ma'aruf Al Zagadi mengatakan, dalam kasus ini, ternyata diketahui bahwa terdakwa tidak hanya dikasuskan di Solo, tetapi juga di Boyolali, Magelang, serta Sukoharjo.

"Jadi korbannya ini banyak, dan tidak hanya di Solo. Jadi setelah proses disini selesai, akan ada proses di wilayah lain," kata Ma'aruf. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

KPK Bagikan Kiat Cara Cek Surat Panggilan Asli atau Aksi Penipuan




#Solo #Kasus Penipuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Bagikan