Pengusaha Tiongkok Mengeluhkan Izin Usaha Ruwet kepada Presiden Jokowi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 03 September 2016
Pengusaha Tiongkok Mengeluhkan Izin Usaha Ruwet kepada Presiden Jokowi

Presiden Jokowi bertemu dengan masyarakat Indonesia di Shanghai Mart, Tiongkok, Sabtu (3/9). (Foto: FB/Setkab RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Tiongkok, salah satunya untuk peningkatan kerja sama bidang ekonomi. Presiden Jokowi juga bertemu dengan para pengusaha Tiongkok dan mengajak agar investasi ke Indonesia bisa bertambah.

Pertemuan dengan pengusaha tersebut salah satunya memunculkan fakta bahwa para pengusaha Tiongkok mengeluh terkait keruwetan mengurus izin usaha di tanah air. Namun demikian, Presiden Jokowi tak menampik dan terus berusaha untuk memperbaikinya.

“Kita tidak menutup mata, masih ada hal-hal seperti itu, ngurus izin masih ruwet, itu akan terus kita perbaiki,” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan dalam perjalanan ke Hangzhou usai menghadiri forum bisnis dan bertemu diaspora Indonesia di Shanghai, RRT, seperti dilansir Kantor Sekretariat Kabinet, Sabtu (3/9).

Keluhan para pengusaha disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi dalam forum bisnis Indonesia di Sangri-La Jing'an. Presiden mengatakan, keruwetan itu ada di kementerian, dan ia akan memperbaiki itu.

“Kalau tidak, sampai kapan pun akan kita kejar di titik-titik mana itu kita harus memperbaiki, harus terus kita cari,” tegas Presiden Jokowi.

BACA JUGA:

  1. Presiden Jokowi dan Jack Ma Dorong Peningkatan UMKM
  2. Alibaba Akuisisi Lazada Senilai US1 Miliar
  3. Alibaba Kembangkan Layanan GPS
  4. Alibaba Mulai Berinvestasi Pada Smartphone
  5. Perangi Barang Palsu, Alibaba Habiskan Miliaran Dolar
#Investasi #Tiongkok #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Prabowo mengumumkan lokasi awal Indonesia Financial Center atau PFII di Jakarta dan Bali. PFII akan menjadi pusat keuangan dan investasi berstandar dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Indonesia
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Pemprov DKI terus memperluas skema creative financing, kerja sama pemanfaatan aset, serta pemenuhan kewajiban pengembang untuk membiayai infrastruktur dan fasilitas publik.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Pemprov DKI Tawarkan 40 Aset dengan Potensi Investasi Rp 22,37 Triliun
Olahraga
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Pemilik Amazon, Jeff Bezos, siap memberikan suntikan dana Rp 36 triliun untuk Liverpool.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Jeff Bezos Siapkan Investasi Rp 36 Triliun untuk Liverpool, Bakal Dongkrak Belanja Pemain?
Indonesia
Terima Haji Isam, Seskab Teddy Dorong Investasi Sehat Dunia Usaha
Seskab Teddy Indra Wijaya menerima Haji Isam bahas investasi dan kolaborasi dunia usaha.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Terima Haji Isam, Seskab Teddy Dorong Investasi Sehat Dunia Usaha
Indonesia
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam Bahas Investasi Diberbagai Sektor
Seskab Teddy dan Haji Isam membahas perkembangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Seskab Teddy Bertemu Haji Isam Bahas Investasi Diberbagai Sektor
Indonesia
Realisasi Investasi di Jakarta Semester 1 2026 Capai Rp 173 Triliun
Capian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Realisasi Investasi di Jakarta Semester 1 2026 Capai Rp 173 Triliun
Indonesia
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis di bawah Presiden yang mendapat mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Indonesia
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
BKPM tawarkan peluang investasi data center Indonesia ke investor China. Nilai pasar diproyeksikan Rp 29,8 triliun pada 2026 dan tumbuh hingga Rp 56,7 triliun pada 2031.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
Indonesia
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar 1,44 miliar dolar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,83 miliar dolar AS pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Olahraga
Konsorsium Amit Bhatia Eks Bos QPR Siap Kuras Brankas Demi Saham Minoritas Liverpool
Proses negosiasi antara kedua belah pihak saat ini masih berada pada tahap awal tanpa ada kesepakatan final
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Konsorsium Amit Bhatia Eks Bos QPR Siap Kuras Brankas Demi Saham Minoritas Liverpool
Bagikan