Pengunjung Keluhkan Parkir 'Ngepruk' di Taman Balekambang

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 30 Juli 2024
Pengunjung Keluhkan Parkir 'Ngepruk' di Taman Balekambang

Taman Balekambang Solo. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TAMAN Balekambang resmi dibuka Wapres Ma’ruf Amin, Kamis (25/7). Sayangnya, setelah taman dibuka untuk umum, pengunjung ramai-ramai mengeluhkan tarif parkir yang ngepruk atau tak sesuai aturan.

Pemkot Solo mencatat jumlah pengunjung Taman Balekambang mencapai 33.090 orang pada Kamis-Minggu (25-28/7). Namun, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo menerapkan sistem drop-off karena fasilitas parkir belum difungsikan. Para pengunjung mencari fasilitas parkir di kawasan sekitar Taman Balekambang.

Terdapat empat aduan melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS) yang masuk selama empat hari pembukaan taman. Warga mengadu kepada Pemkot Solo maupun Wali Kota Solo mengenai tarif parkir ngepruk.

“Tarif parkir mobil diterapkan Rp 10.000 dan Rp 5.000 untuk sepeda motor. Padahal, menurutnya, tarif parkir insidentil mobil Rp 5.000 dan sepeda motor Rp 3.000,” ujar
Agus belum lama ini.

Baca juga:

Taman Balekambang Dibuka Gratis Sehari, Warga Nikmati Kawasan Hijau



Pengunjung lain, Soffiyah Selena, meminta Pemkot Solo mengusut kasus pungli juru parkir yang menerapkan tarif parkir sepeda motor Rp 5.000, padahal tarof yang tertera di karcis Rp3.000.

“Lebih baik Taman Balekambang diberikan fasilitas parkir motor atau mobil secara resmi yang dikelola seperti yang berada di mal dengan pembayaran yang wajar supaya tidak merugikan pengunjung,” papar dia.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo,Taufiq Muhammad tak menampik banyaknya keluhan soal parkir di Taman Balekambang. Taufiq menjelaskan seharusnya fasilitas parkir Taman Balekambang dibuka. “Dishub Solo banjir aduan mengenai tarif parkir di Taman Balekambang. Pasar Jongke juga ada keluhan masuk soal parkir,” katanya.

Untuk aduan parkir di Pasar Jongke, kata dia, berupa kendaraan parkir di jalur pedestrian. Warga antusias datang, sedangkan fasilitas parkir terbatas. “Butuh solusi lebih lanjut antara Dishub Solo, Dinas Perdagangan Kota Solo, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo,” papar dia

Sekda Solo Budi Murtono menjelaskan telah meminta Dishub Solo menertibkan parkir di sekitar Taman Balekambang, akhir pekan lalu. Pemkot Solo sedang mengkaji kantong parkir yang bisa mendukung Taman Balekambang.

“Sedang kami kaji soal lahan parkir untuk pengunjung supaya tidak ada lagi aduan,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Taman Balekambang Solo Bakal Jadi Pusat Edukasi Hingga Seni Kebudayaan Lokal

#Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Bagikan