Pengunjung Gua Kalisuci Gunung Kidul Dibatasi 100 Orang, Ini Aturannya

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 15 Juni 2020
Pengunjung Gua Kalisuci Gunung Kidul Dibatasi 100 Orang, Ini Aturannya

Dispar Gunung Kidul melakukan simulasi protokol kesehatan di objek wisata Kalisuci. ANTARA/Sutarm

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengelola objek wisata Gua Kalisuci di Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan pembatasan kuota pengunjung 100 orang per hari pada uji coba pembukaan Gua Kalisuci menuju normal baru pada 22 Juni 2020.

Anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kalisuci, Muslam Winarto menuturkan untuk mencegah penyebaran COVID-19, pengelola Gua Kalisuci memperketat protokol kesehatan bagi pengunjung.

Baca Juga

KAI Cirebon Kembali Operasikan Dua KA Tujuan Jakarta

"Sebelum ada COVID-19, jumlah pengunjung sebanyak 250 orang per hari. Pada masa pandemi COVID-19 ini, kami mengurangi menjadi 100 orang per hari. Untuk tiket masuk masih tetap seharga Rp120.000 per orang belum ada rencana kenaikan," ucap Muslam di Gunung Kidul, Minggu (14/6)

Ia mengatakan pembatasan ini dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran COVID-19 di sektor pariwisata yang akan dilakukan uji coba pembukaan pada 22 Juni 2020.

Sebelum pandemi terjadi kawasan Kalisuci sudah menerapkan protokol kesehatan ketat bagi pengunjung. Untuk menikmati cave tubing dalam gua selama sekitar 1,5 jam diperlukan fisik yang kuat, dan tidak memiliki riwayat penyakit berbahaya seperti jantung. Bagi pengunjung yang tidak lolos cek kesehatan diperkenankan menunggu atau diarahkan ke rumah sakit terdekat, untuk memeriksakan diri.

Gua Kalisuci
Wisata Gua Kalisuci

Setelah adanya pandemi, pengunjung di kawasan Kalisuci semakin diperketat pemeriksaan kesehatannya. Mulai memeriksa suhu tubuh, hingga harus cuci tangan sebelum masuk. Setelah masuk, harus registrasi pembayaran pun sudah menggunakan non tunai. Helem pelindung diberikan pelindung wajah atau face shield, sehingga pengunjung tidak perlu menggunakan masker karena berbahaya saat susur gua.

Selain itu, alat yang telah selesai digunakan pengunjung, peralatan dilakukan dekontaminasi. Sehingga peralatan sehari hanya digunakan satukali. Setiap hari di sekitar sekretariat disemprot desinfektan. Pihak pengelola membatasi jumlah pengunjung yang semula 250 orang, menjadi 100 orang pengunjung setiap harinya. Untuk tiket belum ada rencana kenaikan saat ini Rp120.000 per orang untuk wisatawan lokal, dan Rp200.000 untuk mancanegara.

"Kalisuci menerapan protokol kesehatan mungkin paling ketat sejak lama dibandingkan objek wisata kainnya," tegasnya dilansir Antara

Baca Juga

KA Bengawan Relasi Purwosari - Pasar Senen Beroperasi Hari Ini

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul Asti Wijayanti mengatakan uji coba juga wisatawan diperbolehkan masuk ke objek wisata, namun dalam jumlah terbatas. Selain itu petugas harus memeriksa kesehatan sesuai dengan protokol yang berlaku, seperti pemeriksaan suhu dan juga menyiapkan lokasi cuci tangan.

"Pengelola wajib menyiapkan sarana pendukung sebelum dibuka. Selain itu, kami berpesan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," pungkasnya. (*)

#Wisata #Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Bagikan