Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pengamat Ungkap PDIP Diuntungkan dengan Merapatnya Perindo

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 12 Juni 2023
Pengamat Ungkap PDIP Diuntungkan dengan Merapatnya Perindo

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meneken nota kesepahaman (MoU) bersama Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo di markas PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDI Perjuangan sangat diuntungkan dari dukungan politik Partai Persatuan Indonesia (Perindo) untuk bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo. Pasalnya Perindo mempunyai kelebihan dari segi media soal pemberitaan.

Sebab, sama-sama diketahui, Ketua Umum (Ketum) Perindo, Hary Tanoesoedibjo merupakan pendiri salah satu media terbesar di Indonesia yakni MNC Group.

Baca Juga:

Sekjen Demokrat dan PDIP Berbicara Bahas Wacana Pertemuan Puan-AHY

"Ini sebuah keuntungan bagi PDIP dan Ganjar. Perindo bukan hanya sebagai partai tapi juga partai yang didukung dengan kekuatan media yang besar," kata pengamat politik Ujang Komarudin, Senin (12/6).

Ilmuan politik ini menyebut, kerja sama politik PDI Perjuangan dengan Perindo punya tujuan yang sama memenangkan Pemilu 2024. Dengan begitu keduanya diyakini saling membantu.

"Tentu ya kerja samanya saling menguntungkan. Saling mendukung kelihatannya dan tidak saling sikut-sikutan," imbuhnya.

Ujang menganggap kerja sama terjalin karena Perindo dan PDIP memiliki kepentingan yang sama di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Di tambah Perindo juga secara resmi mendukung Ganjar Pranowo sebagai bacapres.

"Saya melihat itu hak politik PDIP dan Perindo bekerjsama saling menguntungkan satu sama lain. Artinya Perindo dan PDIP ketemu kepentingannya sama, jadi sama-sama mengusung Ganjar," tuturnya.

Baca Juga:

Puan Ajak Kaesang Masuk PDIP

Seperti diketahui, Partai Perindo menjalin kerja sama dengan PDI Perjuangan dengan mendukung bacapres PDIP Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Dukungan itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama politik atau memorandum of understanding (MoU) dengan PDIP. Penandatanganan MoU dilakukan di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (9/6) lalu.

MoU itu diteken langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.

"Demikian, telah dikukuhkan kerjasama politik PDIP dan Perindo dalam kerangka sistem presidential, maka kerja sama itu akan terus mendorong percepatan sampai akar rumput," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Asp)

Baca Juga:

Golkar Belum Dapat Undangan dari PDIP Bahas Dukungan Ganjar Pranowo

#Persatuan Indonesia (Perindo) #PDIP #Pengamat Politik #Pilpres #Pilpres 2024 #Pemilu 2024 #Ganjar Pranowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - 39 menit lalu
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Menyebut sejarah mungkin tidak pernah berulang secara persis, tapi polanya sering kali memiliki irama yang senada (rhyme).
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
PDIP Tagih Jawaban BGN soal Data Kader Diduga Ikut Proyek MBG
PDIP kirim surat setelah adanya pernyataan dari petinggi BGN yang menyebut hampir seluruh partai politik terlibat dalam pengadaan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
PDIP Tagih Jawaban BGN soal Data Kader Diduga Ikut Proyek MBG
Indonesia
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Pengamat Politik, Fernando Emas, mencurigai ada oknum lain di Kejagung dalam kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Indonesia
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Gugatan tersebut diajukan setelah pihaknya terlebih dahulu menempuh mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui Dewan Pers.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Indonesia
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai tak Berdiri Sendiri, Pengamat: Bongkar Semua yang Terlibat
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, meminta semua nama yang terlibat dalam kasus Febrie Adriansyah dibongkar.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai tak Berdiri Sendiri, Pengamat: Bongkar Semua yang Terlibat
Indonesia
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tersangka, PDIP: kalau OTT, ya Langsung Dipecat
Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus mengatakan partainya memiliki aturan yang jelas terhadap kader yang tertangkap melalui OTT.
Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tersangka, PDIP: kalau OTT, ya Langsung Dipecat
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Bagikan