Tak Jelas Tupoksinya, Satgas Lawan COVID-19 Bentukan DPR Banjir Kritik

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 14 April 2020
Tak Jelas Tupoksinya, Satgas Lawan COVID-19 Bentukan DPR Banjir Kritik

Direktur LIMa Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi publik di Jakarta (MP/Gomes R)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik Ray Rangkuti mengkritik adanya Satgas Lawan COVID-19 yang dibentuk DPR. Menurut Ray, satgas tersebut terkesan tak jelas fungsi dan tugasnya.

"Jelas ini bukan bagian dari fungsi dan tugas anggota DPR. Tugas dan fungsi DPR sudah ditetaokan dengan tegas. Berkutat pada tiga hal yakni pengawasan, pembahasan APBN dan legislasi. Memasukan satgas ini ke dalam status kerja DPR tentu perlu penjelasan," kata Ray kepada MerahPutih.com di Jakarta, Selasa (14/4).

Baca Juga

Teken Permenhub Nomor 18, Pakar: Luhut Membajak Kewenangan Menkes

Ray melanjutkan jika melibatkan publik akan bisa menimbulkan pertanyaan lanjutan. Yakni apakah atas nama DPR dimungkinkan mengkordinir bantuan masyarakat lalu menyampaikan bantuan ke masyarakat.

"Lalu siapa yang mengawasi aktifitas ini? Saat yang sama, dibutuhkan pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas dan kerja pemerintah dalam menangani wabah COVID-19 ini. Khususnya berkenaan dengan penggunaan keuangan negara," terang Ray.

Pengamat politik Ray Rangkuti
Ray Rangkuti (MP/Gomes)

Ray melihat, susunan satgas DPR ini tidak mencerminkan isi DPR sendiri. Dua fraksi tidak dilibatkan dalam struktur kepengurusan satgas yakni PKS dan Demokrat.

"Nama satgasnya memakai DPR, tapi kepengurusannya tidak mewakili seluruh fraksi DPR," terang Ray.

Ray menyebut, DPR harusnya melaksanakan apa yang jadi keresahan publik. Ini jauh lebih baik. Yakni menunda pembahasan RUU Minibus Law, RUU KUHP, dan lainnya yang menjadi perhatian dan kontroversi di tengah masyarakat.

"Urusan mengkordinir dan menyalurkan bantuan biarlah hal itu dilakukan oleh eksekutif dan partai sendiri," jelas Direktur Lingkar Madani ini.

Dalam kondisi seperti ini juga, alangkah eloknya jika anggota DPR memperlihatkan sikap empati pada masalah yang dihadapi bangsa. Misalnya dengan serentak menyatakan bahwa gaji dan tunjangan mereka dipotong lalu dialihkan untuk keperluan pencegahan wabah ini.

"Ini sumbangan yang cukup berarti. Tanpa harus terlibat lagi dengan kerja-kerja yang menyita perhatian mereka dari tugas utama mereka," tutup Ray.

Satgas Lawan COVID-19 yang dibentuk DPR sendiri akan menyerahkan bantuan berupa obat-obatan herbal kepada pasien Corona pada hari ini, Selasa, 14 April 2020. Bantuan akan diberikan khusus untuk 542 pasien yang kini dirawat di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca Juga

Istana Terima Usulan Bintang Jasa Pahlawan Medis Wafat Lawan COVID-19, Setuju?

Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bantuan ini diserahkan setelah Satgas DPR berkoordinasi dengan Menteri BUMN dan Menteri Kesehatan.

Berdasarkan informasi yang satgas terima, Dasco mengatakan 368 pasien yang ada di Wisma Atlet positif. Sementara, 127 adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 47 adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP). (Knu)

#Ray Rangkuti #DPR #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Komisi VI DPR Sidak Pembangunan Apartemen LRT City Ciracas
Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade dan Dirut Adhi Karya Moeharmein Zein Chaniago saat sidak apartemen LRT City Ciracas, Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 06 November 2026
Komisi VI DPR Sidak Pembangunan Apartemen LRT City Ciracas
Berita Foto
DPR dan Pemerintah Sepakat Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Jadi ASN
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers usai pertemuan di Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 06 November 2026
DPR dan Pemerintah Sepakat Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Jadi ASN
Indonesia
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Klausul itu, menjadi kunci utama agar hakim memiliki landasan hukum yang tegas dan imperatif untuk mendahulukan pemulihan hak korban di atas kepentingan kas negara.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
RUU Perampasan Aset Sasar Investasi Bodong Untuk Pulihkan Kerugian Korban
Indonesia
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Sejauh ini sudah ada sebanyak 86 narasumber yang hadir menyampaikan masukan untuk RUU itu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
DPR Belum Susun Draf RUU Perampasan Aset, Subtansi Baru Akan Dibahas Awal November
Berita Foto
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman (kanan) dan Anggota Komisi III DPR Soedeson Tandra memimpin RDPU di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 27 Oktober 2026
RDPU Komisi III dengan Mahasiswa dan Advokat Bahas RUU Perampasan Aset
Berita Foto
Dua Tahun Prabowo-Gibran Kebijakan Ekonomi dan Kemandirian Nasional Jadi Sorotan DPR
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade dalam diskusi Dialektika Demokrasi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 22 Oktober 2026
Dua Tahun Prabowo-Gibran Kebijakan Ekonomi dan Kemandirian Nasional Jadi Sorotan DPR
Indonesia
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
lemahnya mitigasi sebelum kebakaran turut memperparah situasi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Mitigasi Pemerintah Sebelum Kebakaran Lemah Dinilai Lemah
Indonesia
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Penegakan hukum menyasar pihak yang bertanggung jawab agar praktik pembakaran hutan tidak terus berulang.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Indonesia
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Gubernur, bupati, kepolisian daerah, dan jajaran TNI di wilayah terdampak untuk meningkatkan sinergi dalam upaya pemadaman.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
DPR Sentil Pejabat Daerah Lalai Tangani Karhutla
Berita Foto
AKSI Meminta DPR Bentuk Hak Angket Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Perwakilan Fraksi Partai Golkar DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung menerima penyataan sikap di Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
AKSI Meminta DPR Bentuk Hak Angket Ijazah Gibran Rakabuming Raka
Bagikan