Pengamat Sebut Penunjukan Bamsoet atas Restu Jokowi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 16 Januari 2018
Pengamat Sebut Penunjukan Bamsoet atas Restu Jokowi

Calon Ketua DPR Bambang Soesatyo (kiri). (MerahPutih/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bambang Soesatyo (Bamsoet) telah resmi ditunjuk oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketua DPR menggantikan Setya Novanto yang telah mengundurkan diri karena kasus hukum di KPK.

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin berpendapat bahwa penunjukan Bamsoet sebagai ketua DPR oleh Golkar sudah tepat karena sudah cukup berpengalaman dan sudah senior di dunia politik.

"Bamsoet sosok yang tepat untuk menjadi ketua DPR. Bamsoet merupakan kader Golkar yang sudah matang dan malang melintang di dunia politik dan organisasi," kata Ujang dalam siaran pers yang diterima MerahPutih.com, Senin (15/1).

Ujang juga menilai, Bamsoet dekat dengan Presiden Jokowi. Dengan demikian, katanya, komunikasi antarparlemen dengan eksekutif akan lebih mudah dan efektif.

"Untuk menyelesaikan pekerjaan membuat Undang-undang di DPR membutuhkan kerja sama yang baik dan kompak dari legislatif dan eksekutif. Karena Bamsoet jadi Ketua DPR, saya kira ini akan lebih baik ke depannya,” ujar dia.

Dia mengungkapkan, penunjukan Bamsoet ini tidak lepas dari restu Jokowi. Presiden tentu akan melihat siapa sosok yang bisa diajak bersinergi untuk memuluskan semua kebijakan dan dan regulasi yang dikeluarkan untuk memenuhi visi pemerintahan.

Selain itu, menurut Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta ini, Bamsoet adalah sosok yang dekat dengan wartawan dan unsur civil society lainnya.

Tak heran Bamsoet menjadi media darling karena keberaniannya dalam menyuarakan kebenaran. "Karena sikapnya itu, dia disegani kawan dan lawan," tandasnya.

Meski demikian, Ujang mengingatkan, tantangan Bamsoet ke depan sebagai ketua DPR tidaklah mudah. Tugas berat sudah menanti, seperti banyaknya RUU yang belum terselesaikan, dan cukup berat adalah mengangkat citra lembaga legislatif tersebut.

"Bamsoet punya tantangan berat untuk memperbaiki citra DPR yang hancur. Dan juga meningkatkan produktifitas anggota DPR dalam membuat UU yang berkualitas dan bermanfaat bagi rakyat," kata Ujang.

Ia pun berharap, dengan terpilihnya Bamsoet sebagai ketua DPR yang baru, mengakhiri sejarah pimpinan DPR yang terjerat kasus hukum, sehingga hanya fokus bekerja untuk rakyat. (Pon)

Baca berita terkait penunjukan Bamsoet sebagai ketua DPR lainnya: Harapan Novanto untuk Calon Ketua DPR Bambang Soesatyo

#Bambang Soesatyo #Ketua DPR RI #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Puan Maharani Soroti 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online: Sudah Darurat Nasional
Puan Maharani menyebut maraknya anak terpapar judi online sebagai alarm darurat nasional dan ancaman serius bagi masa depan generasi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Puan Maharani Soroti 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online: Sudah Darurat Nasional
Indonesia
Ketua DPR Tekankan APBN 2027 Jangan Hanya Sekadar Angka, Tapi Harus Menyejahterakan Rakyat
Ketua DPR RI menegaskan APBN 2027 harus menjadi instrumen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Ketua DPR Tekankan APBN 2027 Jangan Hanya Sekadar Angka, Tapi Harus Menyejahterakan Rakyat
Indonesia
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo itu bukan lahir dari kemewahan ataupun jalan pintas menuju puncak bisnis
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Indonesia
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Puan Maharani menegaskan tak boleh ada kekerasan seksual di kampus. Ia soroti kasus dugaan pelecehan di FH UI dan minta penanganan adil serta transparan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Indonesia
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Hal terpenting dalam proses revisi undang-undang krusial itu adalah memastikan pemilu berjalan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Ketua DPR Ajak Ketum Partai Politik Bicarakan RUU Pemilu
Indonesia
Puan Maharani Desak PBB Ambil Sikap atas Konflik AS-Israel dan Iran di Timur Tengah
Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PBB segera mengambil sikap terkait eskalasi konflik AS-Israel melawan Iran di Timur Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
Puan Maharani Desak PBB Ambil Sikap atas Konflik AS-Israel dan Iran di Timur Tengah
Indonesia
Fenomena 'No Viral No Justice, saat Keadilan Baru Muncul setelah Viral, Hukum Bekerja hanya demi Popularitas
Fenomena no viral no justice menjadi tanda adanya persoalan mendasar dalam sistem penegakan hukum nasional.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Fenomena 'No Viral No Justice, saat Keadilan Baru Muncul setelah Viral, Hukum Bekerja hanya demi Popularitas
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Bamsoet mengatakan sistem pemilihan kepala daerah oleh DPRD bukan hal baru dalam praktik demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Bamsoet Nilai Pilkada lewat DPRD Berpotensi Kurangi Biaya dan Politik Uang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya kesal rapat DPR bahas bencana alam habiskan anggaran besar. Cek faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Bagikan