Pengamat: SBY Sudah Lama Ingin Bangun Komunikasi dengan Mega

Fredy WansyahFredy Wansyah - Sabtu, 09 Mei 2015
Pengamat: SBY Sudah Lama Ingin Bangun Komunikasi dengan Mega

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu utusan Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, Syarief Hasan, Agus Hermanto di Menteng. (Twitter @SBYudhoyono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Setelah 10 tahun berseteru, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjukkan kemesraan. Hal itu terbukti saat Megawati menerima secara langsung utusan khusus SBY, yaitu Syarief Hasan dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Menurut pengamat politik, Bakir A Ihsan, memang sudah seharusnya antar-pemimpin bisa berjalan bersama untuk kepentingan bangsa. Menurut dia, sebenarnya sudah lama SBY ingin membangun komunikasi dengan Megawati. Namun keinginan tersebut pupus di sebelum terwujud.

"Megawati menjadi faktor dominan dari kegagalan komunikasi itu, bahkan tawaran posisi menteri dari SBY untuk kader PDIP tak pernah diterimanya, walaupun Taufiq Kiemas lebih terbuka," kata Bakir saat dihubungi merahputih.com, di Jakarta, Sabtu (9/5).

Dalam posisi sebagai ketua parpol, Bakir yakin, komunikasi keduanya akan lebih mudah terbangun, karena tidak ada sekat kekuasaan (superioritas) yang selama ini terbangun. Posisi keduanya di partainya sama. "Mereka menjadi sentral kuasa di partainya," sambung Bakir.

Di samping itu, kata Bakir, keduanya mantan presiden, sehingga aspek sinergitasnya bagi kepentingan bangsa seharusnya berkelindan.

Seperti diketahui, utusan khusus SBY, Syarief Hasan dan Edhie Baskoro (Ibas), Jumat (8/5) kemarin menemui Ketua Umum PDI Perjuangan. Dalam pertemuan singkat tersebut, utusan SBY menyampaikan undangan agar Megawati dapat menghadiri kongres Demokrat. (mad)

Baca Juga

Kultwit SBY Soal Melemahnya Ekonomi Indonesia

Kicauan SBY di Hari Buruh

Batal Sambangi Australia, SBY Tuai Pujian Netizen

Imbas Eksekusi Mati Terpidana Narkoba, SBY Batalkan Kunjungan ke Australia

Tak Mau Disebut Pembohong, SBY Kritik Jokowi Soal Utang ke IMF

#SBY #PDIP #Partai Demokrat #Susilo Bambang Yudhoyono #Megawati Soekarnoputri
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Mendorong penerapan teknologi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas demokrasi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Dalam agenda terssebut, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh melalui dialog virtual.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Bagikan