Pengamat: Penetapan KPK Terhadap BG Tidak Lazim

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Jumat, 23 Januari 2015
Pengamat: Penetapan KPK Terhadap BG Tidak Lazim

Foto: Antarafoto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Karyono Wibowo selaku pengamat politik Indonensia Public Institute (IPI) mengatakan alasan KPK menetapkan Budi Gunawan (BG) sebagai tersangka karena KPK beranggapan sudah memiliki dua alat bukti.

BG diduga melakukan tindak pidana kasus korupsi atas sejumlah kasus transaksi keuangan tidak wajar yang diduga ada unsur suap, yang kedua  memiliki rekening gendut BG saat menjabat sebagai kepala biro pembinaan karir.

Tentu saja sikap KPK ini telah mengundang sejumlah pertanyaan besar. mengapa baru sekarang KPK mengungkap BG sebagai tersangka.

Ada yang tidak biasa yang dilakukan KPK terhadap penetapan tersangka BG, yaitu tidak melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu sebelum BG ditetapkan menjadi tersangka, hal itu bisa dikatakan hal yang tidak lazim dari kebiasaan KPK menetapkan tersangka, dalam hal ini KPK sebelum menetapkan tersangka selalu melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu.

"Pertanyannya kemudian adalah bila yang disangkakan kepada BG adalah tentang dugaan rekening gendut, mengapa KPK tidak memburu para petinggi polri atau mantan petinggi polri lainnya, yang juga pernah disebut-sebut oleh ICW dan sejumlah elemen masyarakat." Ujar Karyono Wibowo, dalam siran persnya, Warung Komando, Jum'at (23/1).

Tentu hal ini menimbulkan kejanggalan dan menyisakan pertanyaan tersendiri. maka wajar bila ada kesan politis yang sulit ditepis di balik penetapan BG sebagai tersangka. Dan wajar juga bila muncul dugaan publik tentang adanya kepentingan kelompok tertentu yang bermain di balik peristiwa ini. Tambahnya. (Fik)

 

Berita Lainnya:

Microsoft Band: Gelang Dengan Fitur Slick, Terhubung dengan 3 Sistem Operasi Berbeda

Microsoft Universal Mobile Keyboard: Fungsional Tapi Masih Terlalu Kecil

Microsoft Menghadapi Pesaing di Kelas Low-End

#Polri #Budi Gunawan Tersangka #Komjen Budi Gunawan #Budi Gunawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Aksi Heroik Polri Selamatkan Anak Beruang Madu dari Kepungan Karhutla Kalteng, Bertaruh Nyawa di Tengah Asap
Baharkam Polri dan warga berhasil mengevakuasi anak beruang madu yang terpisah dari induknya akibat karhutla di Kalimantan Tengah. Simak aksi heroiknya di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 24 Oktober 2026
Aksi Heroik Polri Selamatkan Anak Beruang Madu dari Kepungan Karhutla Kalteng, Bertaruh Nyawa di Tengah Asap
Berita
Profil Irjen Agus Wijayanto, Kapolda Bangka Belitung Baru yang ‘Ditakuti’ Polisi Bermasalah
Irjen Agus Wijayanto hadir menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing, yang kini mendapatkan amanah baru sebagai Staf Ahli Sosial Budaya (Sahlisosbud) Kapolri.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Profil Irjen Agus Wijayanto, Kapolda Bangka Belitung Baru yang ‘Ditakuti’ Polisi Bermasalah
Indonesia
Sosok Brigjen Andi Syahriful Taufik, Pakar SDM Polri yang kini Jabat Kapolda Kaltara
Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini ditunjuk mengisi pucuk pimpinan Polda Kaltara guna menggantikan Irjen Agus Wijayanto.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Sosok Brigjen Andi Syahriful Taufik, Pakar SDM Polri yang kini Jabat Kapolda Kaltara
Indonesia
Kapolri Rombak Jabatan, Brigjen Anom Setyadji Kini Pegang Posisi Wakabaintelkam
Brigjen Anom Setyadji ditunjuk menjadi Wakabaintelkam Polri melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 10 Oktober 2026. Simak rekam jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Kapolri Rombak Jabatan, Brigjen Anom Setyadji Kini Pegang Posisi Wakabaintelkam
Indonesia
Brigjen Aries Syahbudin Ditunjuk Jadi Kakorlantas Polri, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Brigen Aries Syahbudin baru saja ditunjuk jadi Kakorlantas Polri. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Brigjen Aries Syahbudin Ditunjuk Jadi Kakorlantas Polri, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Masuk Babak Baru, 3 Bos Perusahaan Ditetapkan Tersangka
Polri menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus kecelakaan KM Virgo Transport 8. Ketiganya kini sudah ditahan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 Masuk Babak Baru, 3 Bos Perusahaan Ditetapkan Tersangka
Indonesia
Wakapolri Tegaskan Pengusaha tak Perlu Takut Preman, Polri Jamin Kepastian Hukum
Polri memastikan akan memberikan perlindungan dan kepastian hukum agar kegiatan usaha tetap berjalan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wakapolri Tegaskan Pengusaha tak Perlu Takut Preman, Polri Jamin Kepastian Hukum
Indonesia
Kapolri Suyudi Dihadapkan pada Pekerjaan Rumah Lama Polri, SETARA Institute Ungkap Masalahnya
SETARA Institute mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memutus rantai persoalan lama dan memastikan reformasi Polri menyentuh akar masalah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Dihadapkan pada Pekerjaan Rumah Lama Polri, SETARA Institute Ungkap Masalahnya
Indonesia
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Pertukaran ini dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sehari setelah resmi menjabat pada 2 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Bagikan