Pengamat Beberkan Bukti Demokrat tak Dipedulikan Koalisi Prabowo-Sandiaga

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 08 Juni 2019
Pengamat Beberkan Bukti Demokrat tak Dipedulikan Koalisi Prabowo-Sandiaga

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Partai Demokrat/Facebook

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konstelasi politik nasional semakin panas di tengah rapuhnya Koalisi Adil Makmur yang dimotori oleh partai Gerindra. Demokrat sebagai salah satu anggota memberikan sinyal untuk meninggalkan koalisi tersebut.

Salah satunya bukti adalah serangan Wasekjen Demokrat Andi Arief kepada kubu Prabowo-Sandi. Hal ini tentu pukulan telak bagi Gerindra. Padahal selama ini kader-kader Demokrat selama ini memberikan statement yang selalu mendukung koalisi adil makmur.

Pengamat politik Wempy Hadir
Pengamat politik Wempy Hadir

Pengamat politik Wempy Hadir mengatakan Demokrat tidak mendapatkan dampak ekor jas saat pemilihan legislatif kemarin.

BACA JUGA: Target Jangka Panjang Demokrat, Duetkan AHY-Puan di Pilpres 2024

"Jadi wajar saja jika Demokrat berubah haluan demi kepentingan partainya. Jadi apa yang dilakukan oleh kader Demokrat bisa adalah realitas yang terjadi di kubu koalisi adil makmur," kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Sabtu (8/6).

Direktur Indo Polling Network ini menilai, Demokrat melihat bahwa selama ini Prabowo mendapatkan suntikan pemikiran yang berseberangan dengan apa yang dikehendaki Demokrat.

"Sehingga tidak heran kita melihat bahwa kader Demokrat mulai membuka apa yang sesungguhnya terjadi," terang Wempy.

Kehadiran Demokrat di kubu 02 memang tidak strategis, sebab mereka tidak mendapatkan peran yang strategis. Hal ini bisa dilihat secara elektoral hanya Gerindra dan PKS yang mendapatkan dampak ekor jas dari pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.

Sebenarnya jika Demokrat merasa bahwa mereka tidak diberikan peran di kubu 02, mengapa tidak sedari awal meninggalkan koalisi.

"Padahal kalau mereka menyatakan sikap sedari awal, mungkin bisa saja memberikan dampak yang baik perolehan suara partai Demokrat pada pileg kemarin," sebut Wempy.

Sebenarnya secara etis, tidak bagus untuk mengungkapkan kekurangan atau hal negatif sebab akan berpengaruh terhadap relasi antar parpol.

"Kalau Demokrat mau tinggalkan koalisi ya sebaiknya tinggalkan dengan baik tanpa ada statemen yang merugikan kedua belah pihak," jelas Wempy.

Presiden SBY bersama Ibu Ani Yudhoyono saat bersafari keliling Jawa
Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan tour de java beberapa waktu lalu. Foto: Facebook/SBY

BACA JUGA: Demokrat Ungkap Sikap Prabowo Sesungguhnya Terhadap Hasil KPU

Wempy menduga, sikap kader Demokrat tidak terlepas dari komunikasi politik yang dilakukan oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Jokowi baru-baru ini. Ini menjadi sinyal bahwa AHY bisa bekerjasama dengan pemerintahan Jokowi-Maruf Amin lima tahun ke depan.

"Dan ini merupakan hal yang konkrit bagi Demokrat untuk mendorong AHY masuk dalam pemerintahan. Sehingga AHY mempunyai ruang untuk berinteraksi dengan masyarakat, sebab AHY merupakan kader potensial yang punya potensi untuk memimpin Indonesia kedepan," ungkap Wempy. (Knu)

#Partai Demokrat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Munafri menggantikan Ni'matullah Erbe yang telah memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan selama dua periode.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Usai Pindah Dari Golkar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPD Partai Demokrat
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Bagikan