Headline

Pengacara KMSSAJ Puji Langkah Anies Ambil Alih Pengolahan Air Bersih dari Pihak Swasta

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 12 Februari 2019
 Pengacara KMSSAJ Puji Langkah Anies Ambil Alih Pengolahan Air Bersih dari Pihak Swasta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengacara publik Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMSSAJ), Tommy Albert memuji langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang telah mengambil alih pengelolaan air bersih di Jakarta yang sebelumnya dipegang PT. Aetra Air Jakarta dan PT Palyja.

Tak hanya mengambil alih pengelolaan airnya saja namun Guberbur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengambil alih perdata (hukum) yang mengatur pengelolaan air di Ibu Kota.

Saat ini pengelolaan air bersih untuk masyarakat Jakarta dipegang oleh PAM Jaya.

"Pertama sih kami ketika membaca sikap dari gubernur karena kami tidak hadir di tempat pada saat pembacaan, bahwa gubernur akan mengambil alih sepenuhnya proses pengelolaan air dari swasta. Kami mengapresiasi dari apa yang telah gubernur buat," ujar Tommy saat di konfirmasi Selasa (12/2).

Air bersih adalah hak semua orang
Mendapatkan Air bersih adalah hak setuap orang. (Foto: Pexels/Pixabay)

Tommy menegaskan sesudah pengelolaan air ini benar-benar dikembalikan ke Pemprov DKI, kedepanya Pemprov juga mesti tegas melakukan pengawasan.

Menurutnya pengambilan alih pengelolaan air ini Pemprov DKI berpotensi mengantongi laba yang tak sedikit. Dalam setahun saja, Tommy berkata, Pemprov DKI bisa meraup untung mencapai RP800 Miliar dari hasil pengelolaan air tersebut.

"Kelanjutan pengawasan yang pertama, Kita ingin memastikan air kembali ke negara jadi seluruhnya dikembalikan ke negara. Bukan hanya sebagian. maka karena di dalam air itu ada hak warga ada konstitusi, juga ada keuntungan dan potensi pendapatan yang besar di situ," jelasnya.

Ia pun berharap kedepan pemimpin Jakarta juga tak menutup diri. Anies pun mesti berani membuka konsultasi publik. Lanjut dia, Konsultasi publik yang dimaksud yakni musyawarah dengan wargabuntuk mempertimbangkan masukan-masukan dari berbagai pihak mengenai pengelolaan air bersih ini.

"Kedua, kita pengen gubernur membuka konsultasi publik. ya lewat media bagus itu sebagai sosialisasi. Tapi kita mau ada konsultasi yang sejati dengan warga antara Pemprov DKI Jakarta untuk pertimbangkan setiap rekomendasi," jelasnya.

Menurut Tommy, dengan membuka konsiltasi publik ini Pemprov DKI secara tidak langsung telah melibatkan warga soal pengelolaan air bersih di Jakarta.

"(Konsultasi publik) juga untuk menyusun langkah atau rencana ke depan bagaimana air dikelola. jadi ada partisipasi warga yang besar di situ, Gubernur juga bisa menentukan air yang dimiliki publik itu sebaiknya sperti apa. keuntungan apa yang didapat oleh negara, keuntungan apa yang didapat oleh warga," pungkasnya.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Wapres Jusuf Kalla Benarkan Ada Kebocoran APBN 2018 Tapi Tak Sebesar Tudingan Kubu Sebelah

#Stok Air Bersih Jakarta #Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #PT Aerta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pemeliharaan Kelistrikan PLN, Layanan Air PAM Jaya di 45 Kelurahan Berpotensi Terganggu
PAM Jaya mengumumkan potensi gangguan pasokan air pada 5-6 Juni 2026 akibat pemeliharaan kelistrikan PLN di IPA Pejompongan I.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Pemeliharaan Kelistrikan PLN, Layanan Air PAM Jaya di 45 Kelurahan Berpotensi Terganggu
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Bagikan