Penembak Marinir AS Sempat Kirim Pesan Perang
Mohammad Youssuf Abdulazeez ketika ditangkap pada bulan April karena mengemudi di bawah pengaruh alcohol. (Foto: Police Departement)
MerahPutih Amerika - Jumat (17/7) dikabarkan bahwa seorang pria bersenjata menewaskan empat orang marinir setelah melakukan serangan bersenjata di dua bangunan Angkatan Laut AS. Pria yang diketahui bernama Mohammad Youssuf Adulazeez (24) sempat mengirim sebuah pesan perang pada Angkatan Laut AS.
Dalam sebuah laporan yang diterbitkan Reuters, pesan teks bernada perang itu dikirimkan Abdulazeez pada malam sebelum dirinya melancarakn serangan. Pesan dalam teks itu berhubungan dengan ayat mengenai “pernyataan perang”.
Selain pernyataan perang, Abdulazeez juga berbicara mengenai penentangannya terhadap konflik Timur Tengah. Selain bukti yang terungkap ini, polisi mengatakan masih menyelidiki motif aksi penembakan brutal Abdulazeez.
Keluarga Abdulazeez berdalih bahwa pria yang ditembak mati atas serangannya ini mengalami depresi. Dalma sebuah pernyataan keluarganya berucap, “orang yang melakukan kejahatan mengerikan ini bukan lah anak yang kita tahu dan cintai.”
New York Times mengatakan bahwa mereka telah melihat teks yang dikirimkan Abdulazeez. Pria keturunan Kuwait ini mengaitkan tindakannya pada Hadis 38.
Baca juga:
Seorang Pria Bersenjata Tewaskan 4 Marinir AS
Amerika Serikat Baru Saja Diguncang Gempa
Gedung Putih Mengutuk Serangan ISIS di Pasar Irak
Bagikan
Berita Terkait
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Bentrokan Pecah Lagi di Mako Brimob Kwitang, Pasukan Marinir Diterjunkan Lobi Massa Pengepung
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Komentari Eks Marinir Jadi Tentara Bayaran, Dubes Rusia Sebut Pihaknya tak Lakukan Rekrutmen