Penembak Marinir AS Sempat Kirim Pesan Perang

Fadhli Fadhli - Senin, 20 Juli 2015
Penembak Marinir AS Sempat Kirim Pesan Perang

Mohammad Youssuf Abdulazeez ketika ditangkap pada bulan April karena mengemudi di bawah pengaruh alcohol. (Foto: Police Departement)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Amerika - Jumat (17/7) dikabarkan bahwa seorang pria bersenjata menewaskan empat orang marinir setelah melakukan serangan bersenjata di dua bangunan Angkatan Laut AS. Pria yang diketahui bernama Mohammad Youssuf Adulazeez (24) sempat mengirim sebuah pesan perang pada Angkatan Laut AS.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan Reuters, pesan teks bernada perang itu dikirimkan Abdulazeez pada malam sebelum dirinya melancarakn serangan. Pesan dalam teks itu berhubungan dengan ayat mengenai “pernyataan perang”.

Selain pernyataan perang, Abdulazeez juga berbicara mengenai penentangannya terhadap konflik Timur Tengah. Selain bukti yang terungkap ini, polisi mengatakan masih menyelidiki motif aksi penembakan brutal Abdulazeez.

Keluarga Abdulazeez berdalih bahwa pria yang ditembak mati atas serangannya ini mengalami depresi. Dalma sebuah pernyataan keluarganya berucap, “orang yang melakukan kejahatan mengerikan ini bukan lah anak yang kita tahu dan cintai.”

New York Times mengatakan bahwa mereka telah melihat teks yang dikirimkan Abdulazeez. Pria keturunan Kuwait ini mengaitkan tindakannya pada Hadis 38.

 

Baca juga:

Seorang Pria Bersenjata Tewaskan 4 Marinir AS

Amerika Serikat Baru Saja Diguncang Gempa

Gedung Putih Mengutuk Serangan ISIS di Pasar Irak

Obama: Kesepakatan Nuklir dengan Iran Buat Dunia Lebih Aman

Badai Salju Terjang Hawai di Tengah Musim Panas

#Teroris #Marinir
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
TNI AL bersama tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, dan Polri terus berupaya memacu waktu untuk menemukan 19 prajurit yang masih hilang
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Yusril menyebut pemerintah tidak menetapkan target waktu penyelesaian, karena hal ini tidak termasuk prioritas yang harus segera dirampungkan.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Oktober 2025
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Indonesia
Bentrokan Pecah Lagi di Mako Brimob Kwitang, Pasukan Marinir Diterjunkan Lobi Massa Pengepung
Petugas Brimob berupaya memukul mundur peserta aksi yang terus melempari mereka.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Agustus 2025
Bentrokan Pecah Lagi di Mako Brimob Kwitang, Pasukan Marinir Diterjunkan Lobi Massa Pengepung
Indonesia
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Pada tahun 2025, jumlah korban yang masih aktif dalam layanan LPSK tercatat sebanyak 30 terlindung per Agustus,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Agustus 2025
785 Korban Terorisme Telah Terima Kompensasi Dari Negara, Tertinggi Rp 250 Juta
Indonesia
Komentari Eks Marinir Jadi Tentara Bayaran, Dubes Rusia Sebut Pihaknya tak Lakukan Rekrutmen
Pihaknya tidak punya tanggung jawab apa pun atas semua konsekuensi yang akan dihadapi Satria di Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Agustus 2025
Komentari Eks Marinir Jadi Tentara Bayaran, Dubes Rusia Sebut Pihaknya tak Lakukan Rekrutmen
Bagikan