Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Penelitian Efek Rasa Sabun pada Ketumbar Berasal dari Gen

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 03 Maret 2021
Penelitian Efek Rasa Sabun pada Ketumbar Berasal dari Gen

Ketumbar yang tidak disukai karena ada rasa sabun. (Foto: Pixabay/6689062)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETUMBAR dan daunnya bagi masyarakat Asia menjadi rempah yang membuat masakan menjadi lebih sedap. Namun berbeda dengan masyarakat di barat. Tak semua orang menyukai rempah yang disebut coriander di Eropa dan cilantro di Amerika.

Umumnya yang tak menyukai rempah ketumbar ini menganggap rasanya seperti sabun. Akibatnya masakan yang dibuat tak bisa mereka makan.

Baca Juga:

Mitos atau Fakta Makanan Peningkat Gairah Seksual

rempah
Ketumbar, rempah yang umumnya dipakai di kawasan Asia. (Foto: Pixabay/PDPics)

Ternyata rasa 'sabun' ini memancing ilmuwan untuk mengkajinya lebih jauh. Mereka melihat bahwa ketumbar yang merupakan rempah ini memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Namun tak semua orang dapat menerima rasa ketumbar.

Di tahun 2012, Nicholas Eriksson, ahli genetika, bersama timnya menemukan adanya hubungan antara genetika dengan rasa ketumbar. Mereka menemukan bahwa ketidaksukaan pada ketumbar ini ada dalam varian genetika seputaran indera penciuman.

Riset yang kemudian dipublikasikan di Universitas Cornell ini membuka tabir genetika yang mendorong orang tak menyukai ketumbar. Mereka menyebutnya sebagai kluster OR6A2. Ini yang membuat orang kemudian seolah-olah merasakan sabun bila mengonsumsi ketumbar.

Melihat hasil riset itu, perusahaan testing DNA, 23andMe, mereka ingin menguji kembali bahwa ketidaksukaan pada ketumbar merupakan sifat atau ciri dari genetika.

Dengan sekitar 50 ribu klien, mereka mengumpulkan semua datanya. Perusahaan ini tidak memisahkan klien yang suka atau tidak menyukai ketumbar. Mereka melakukan perbandingan DNA antara orang yang menyukai dan tidak menyukai ketumbar. Tentunya yang berhubungan dengan rasa 'sabun' itu.

Baca Juga:

Micin Bikin Bodoh, Benarkah?

rempah
Daun ketumbar jadi penghias makanan. (Foto: Unsplash/Sharon Chen)

Hasil penelitain perusahaan yang dipublikasi melalui blog itu, mengungkapkan bahwa ketumbar memiliki senyawa yang dinamakan aldehydes. Senyawa ini untuk sebagian orang memberikan rasa fruity dan hijau (sayuran). Sementara yang tidak menyukai merasakan 'sabun' dan pedas.

Dilansir dari Mirror, satu dari delapan gen pada SNP memiliki kode OR6A2 yang mampu mendeteksi senyawa aldehydes yang ada pada ketumbar. Namun variasi genetika yang ada pada indera penciuman yang membuat sebagian orang mampu menerima ketumbar dengan baik.

Menurut Telegraph, sekitar 10 persen populasi terdampak varian gen OR6A2. Umumnya ada pada perempuan dengan garis keturunan dari Eropa.

Temuan dari perusahaan itu, kemudian diperkuat pula penelitian yang dilakukan oleh Profesor Russel Keast dari Deakin University’s School of Exercise and Nutrition Sciences. Penelitiannya itu dipublikasikan pada website resmi universitas itu, bahwa hidung memiliki penerima kecil yang bertanggungjawab untuk mengidentifikasikan berbagai senyawa di udara termasuk yang ada pada makanan. Keast menyebutkan bahwa penerimaan penciuman antara satu orang dan lainnya berbeda-beda. (psr)

Baca Juga:

Naniura, Sajian Ikan Berempah Favorit Raja Batak di Negeri Aing

#Rempah-Rempah #Sains #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Bagikan