Peneliti Wiz Bongkar Database DeepSeek yang Berisi Informasi Sensitif Bisa Diakses, Langsung Lapor ke Pengembang dan Cepat Ditangani

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 30 Januari 2025
Peneliti Wiz Bongkar Database DeepSeek yang Berisi Informasi Sensitif Bisa Diakses, Langsung Lapor ke Pengembang dan Cepat Ditangani

Ilustrasi DeepSeek AI. Foto Doc. Deepseek

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DeepSeek, startup AI (akal imitasi/artificial intelligence) asal China, lagi booming banget berkat model AI mereka yang keren, terutama model penalaran DeepSeek-R1.

Model ini bisa bersaing sama sistem AI top kayak OpenAI, tapi dengan biaya lebih rendah. Keren, kan?

Saking penasarannya, Tim Wiz Research, perusahaan keamanan siber di AS, memutuskan buat mengecek keamanan eksternal DeepSeek.

"Wiz Research berhasil menemukan database ClickHouse dari DeepSeek yang bisa diakses publik. Database ini memberi akses penuh buat mengoperasikan database, termasuk mencari data internal," tulis wiz.io (30/1).

Mereka menemukan database yang bisa diakses publik, enggak ada pengaman sama sekali, alamatnya di oauth2callback.deepseek.com:9000 dan dev.deepseek.com:9000.

Database ini bukan cuma memberi akses penuh ke operasi di dalam DeepSeek, tapi juga memberikan data sensitif, termasuk riwayat chat dan password.

Baca juga:

DeepSeek: Model AI Efisien yang Mengubah Peta Persaingan Teknologi Global

Database ini ternyata menyimpan banyak banget data sensitif! Ada riwayat chat, detail backend, dan informasi penting lainnya yang bisa diakses tanpa autentikasi.

Ini jelas mengkhawatirkan banget, apalagi menyimpan log yang bisa bikin orang jahat mendapat hak akses.

Tim Wiz dengan simple query bisa melihat banyak tabel, dan salah satunya punya log lebih dari 1 juta entri.

Ada kolom yang menunjukkan data penting kayak timestamp, span_name, dan string.values yang isinya log teks, riwayat chat, API keys, dan metadata!

Untungnya, tim Wiz cepat kasih tahu DeepSeek, dan mereka langsung sigap mengamankan semuanya.

Dengan adopsi AI yang super cepat tanpa kepikiran mengamankan infrastruktur, risiko seperti ini rentan terjadi.

Kadang, fokus kita malah pada ancaman futuristik, padahal justru risiko basic kayak kebocoran database yang lebih bahaya! Penting banget buat tim keamanan bekerja bareng insinyur AI biar data tetap aman.

"AI berkembang super cepat dan jadi bagian penting banyak bisnis, tapi kita tak sadar risikonya. Keamanan data harus jadi prioritas utama, setara dengan penyedia cloud publik dan penyedia infrastruktur besar lainnya," lanjut wiz.io.

Jadi, yuk selalu ingat buat mengamankan semua data sensitif, guys! (dru)

Baca juga:

Apa Itu DeepSeek AI? Pesaing Terberat ChatGPT yang Mengubah Dunia Artificial intelligence

#AI #Artificial Intelligence
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Tekno
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
AI memunculkan kekhawatiran terhadap masa depan profesi desainer mobil.
Yusuf Abdillah - Minggu, 18 Oktober 2026
AI Akan Ubah Industri Otomotif, Masa Depan Desainer Mobil Terancam
Tekno
Senjata Rahasia Bikin Konten Viral! YouTube Dorong Kreator Pakai Google AI
YouTube menegaskan AI memberdayakan proses kreatif konten kreator. Simak aturan transparansi dan trik bikin konten viral pakai AI.
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Senjata Rahasia Bikin Konten Viral! YouTube Dorong Kreator Pakai Google AI
Indonesia
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Pemerintah perlu memastikan perkembangan AI tetap berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kreativitas manusia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Karya 100 Persen AI Tidak Dapat Perlindungan dan Hak Cipta
Indonesia
Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
Indonesia relatif lebih sedikit terpapar terhadap lonjakan aktivitas global yang berkaitan dengan AI dibandingkan negara-negara lain di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
 Indonesia Alami Lonjakan Aktivitas AI
Tekno
Waspadalah! Korea Selatan Peringatkan Kemungkinan Penggunaan AI dalam Peretasan Bank
Kecerdasan buatan (AI) diduga digunakan dalam serangkaian peretasan yang menyasar sektor keuangan di Korea Selatan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Waspadalah! Korea Selatan Peringatkan Kemungkinan Penggunaan AI dalam Peretasan Bank
ShowBiz
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
POCO F9 Series dibekali AI Recorder dan AI Transcription yang dapat mengubah percakapan menjadi teks. Simak juga deretan fitur AI lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
POCO F9 Series Andalkan AI Recorder dan Transcription, Bantu Teman Tuli Ikuti Percakapan
Tekno
98 Persen Profesional Indonesia Pakai AI untuk Presentasi, Ini yang Paling Sering Dilakukan
Canva mencatat, 98 persen profesional Indonesia telah memanfaatkan AI dalam berbagai tahapan pembuatan presentasi.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
98 Persen Profesional Indonesia Pakai AI untuk Presentasi, Ini yang Paling Sering Dilakukan
Dunia
Paus Leo XIV Sebut AI Satu Tantangan Terbesar Umat Manusia
Paus telah mengidentifikasi AI sebagai salah satu tantangan terbesar bagi umat manusia hanya dalam kurun waktu beberapa hari setelah terpilih.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Paus Leo XIV Sebut AI Satu Tantangan Terbesar Umat Manusia
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Indonesia
Jangan Kalah Sama yang Lain, Kemendagri Wajibkan ASN Kerja Cerdas Belajar Pakai AI
Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir minta 6,7 juta ASN tinggalkan pola kerja rutin dan mulai manfaatkan AI generatif demi pelayanan publik yang cepat dan transparan.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Jangan Kalah Sama yang Lain, Kemendagri Wajibkan ASN Kerja Cerdas Belajar Pakai AI
Bagikan