Peneliti Unpad Bikin Plastik Mudah Terurai dari Limbah Cangkang Udang

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 27 September 2023
Peneliti Unpad Bikin Plastik Mudah Terurai dari Limbah Cangkang Udang

Universitas Padjadjaran membuat plastik pembungkus makanan ramah lingkungan. (Unsplash/Merakist()

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIM peneliti gabungan Universitas Padjadjaran membuat plastik pembungkus makanan ramah lingkungan (bio-packaging) yang terbuat dari limbah cangkang udang dan rumput laut. Plastik ini bersifat biodegradable atau mudah terurai secara alami.

Riset ini dilakukan oleh Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad Dr. Emma Rochima, M.Si. menjelaskan penelitian ini bermula dari kekhawatiran akan menumpuknya sampah plastik yang mayoritas berasal dari sampah pembungkus makanan. Sebagian besar plastik tidak mudah diurai secara hayati.

Baca Juga:

Dampak Besar Air Tercemar

plastik
Peneliti Unpad Emma Rochima menunjukkan plastik dari limbah udang. (Humas Unpad)

“Kita mencari alternatif bioplastik, yaitu plastik yang berbahan dasar dari bahan biologis,” ungkap Emma saat diwawancarai di Laboratorium Finder U-CoE Unpad, Jatinangor Selasa (26/9).

Salah satu penelitian plastik biodegradable yang dibuat, yaitu sebagai pembungkus cokelat batangan. Penelitian ini memperoleh hibah Kedaireka-Matching Fund tahun 2023. Diketuai oleh Emma, tim beranggotakan Prof. Dr. Camellia Panatarani, M.Si (Unpad) dan Prof. Danar Praseptiangga, M.Sc, Ph.D (UNS).

Dalam penelitian tersebut, plastik yang dihasilkan dari limbah cangkang udang yang diekstrasi hingga diperoleh kitosan. Emma menjelaskan, kitosan bersifat polikationik sehingga dapat digunakan sebagai pelindung makanan. Kitosan juga dapat berfungsi sebagai antibakteri yang dapat mencegah makanan mudah rusak oleh bakteri.

Sementara itu, rumput laut Kappaphycus alvarezii diolah untuk memperoleh karaginan. Karaginan berfungsi sebagai matriks penyusun atau polimer.

Selain melindungi cokelat, plastik biodegradable ini diyakini tidak mengubah rasa, bau, dan warna makanan yang dibungkusnya.

Plastik ini juga menggunakan nanoteknologi dengan silica dan zinc untuk meningkatkan kualitas plastik sehingga uap air dan mikroba tidak mudah masuk, serta meningkatkan transparansi plastik.

Dalam aplikasinya, plastik ini berfungsi sebagai pembungkus yang langsung menempel pada cokelat, sebelum kemudian dibungkus lagi menggunakan cardboard box.

Produk ini pun terus dilakukan uji coba untuk meningkatkan kualitas kemasan, termasuk daya tahan dan waktu simpan makanan yang dibungkus. Jika plastik ini dibuang ke tanah, diketahui bahwa plastik ini akan hilang dalam waktu 28 hari.

Baca Juga:

Manfaat Ruang Terbuka Hijau untuk Kesehatan Sekaligus Pencegahan Polusi Udara

rumput
Rumput laut diolah untuk memperoleh karaginan. (Pexels/Lachlan Ross)

“Kita uji selain untuk daya tahan, daya simpan, juga pengaruhnya pada kualitas cokelatnya,” ungkap Emma.

Penelitian ini berawal dari aktivitas riset di Pusat Kolaborasi Riset Biomaterial Kelautan yang menjadi hub peneliti biomaterial kelautan dari berbagai perguruan tinggi dan BRIN dengan industri.

Dalam produksi plastik ini, Emma dan tim menggunakan limbah dari biomaterial laut sebagai upaya untuk mengurangi sampah dari hasil perikanan. Selain itu, penelitian ini juga sebagai upaya memberi nilai tambah dari biomaterial laut.

“Tentu memberi nilai tambah bagi limbah, sekaligus juga meningkatkan potensi lokal,” ujar Emma.

Penelitian mengenai nilai tambah biomaterial laut melalui pemanfaatan kitosan ini pun telah menjadi penghubung berbagai kolaborasi penelitian dengan sejumlah peneliti lain. Baik dari internal Unpad maupun dengan peneliti dari perguruan tinggi lain.

Plastik yang dihasilkan pun disesuaikan dengan permintaan dari stakeholders. Seperti tingkat elastisitas, ukuran, ketebalan, dan sebagainya. Selain plastik ini sebagai biopackaging, penelitian dibuat untuk berbagai produk, salah satunya bionanokompositfilm untuk memperpanjang daya simpan buah-buahan.

Selain cangkang udang dan rumput laut, bahan yang dapat Emma gunakan untuk membuat plastik ini adalah cangkang rajungan (sebagai sumber kitosan), pati singkong, dan limbah kulit ikan.

“Kita punya kolaborasi, kita terus tingkatkan produk. Harapannya tentu meningkatkan nilai tambah bagi produk perikanan juga meningkatkan potensi lokal,” ujar Emma. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Lebih Rentan, Lansia Mudah Alami Berbagai Penyakit Akibat Polusi Udara

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Tekno
HyperOS 4 Dikabarkan Cuma Hadir di HP Xiaomi Android 17, Bagaimana Nasib Android 16?
HyperOS 4 kabarnya tidak hadir di HP Xiaomi dengan Android 16. Jadi, software tersebut hanya bisa update di Android 17.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
HyperOS 4 Dikabarkan Cuma Hadir di HP Xiaomi Android 17, Bagaimana Nasib Android 16?
Tekno
Xiaomi 18 Fold Ungkap Desain 'Mid-Fold', Usung Layar 7,58 Inci dan Kamera Leica
Xiaomi 18 Fold mengungkap desain Mid-Fold. HP ini mengusung layar 7,58 inci dan kamera Leica.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Xiaomi 18 Fold Ungkap Desain 'Mid-Fold', Usung Layar 7,58 Inci dan Kamera Leica
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor, Bawa Desain Lebih Segar dan 3 Kamera 200MP
OPPO Find X10 Pro Max siap mendarat September 2026. HP ini akan membawa tiga kamera 200MP.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor, Bawa Desain Lebih Segar dan 3 Kamera 200MP
Tekno
Samsung Galaxy S27 Kantongi Sertifikasi 3C, Pertanda Meluncur Lebih Awal Januari 2027
Samsung Galaxy S27 sudah mengantongi sertifikasi 3C. HP ini kemungkinan meluncur pada Januari 2027.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Samsung Galaxy S27 Kantongi Sertifikasi 3C, Pertanda Meluncur Lebih Awal Januari 2027
Tekno
Xiaomi 18 Fold dan Pad 9 Pro Max Resmi Meluncur 7 September 2026, Jadi Debut Xring O3 AI
Xiaomi 18 Fold dan Pad 9 Pro Max dipastikan meluncur 7 September 2026. Peluncuran itu menjadi debut Xring O3 AI.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Xiaomi 18 Fold dan Pad 9 Pro Max Resmi Meluncur 7 September 2026, Jadi Debut Xring O3 AI
Tekno
POCO X8 Meluncur dengan Baterai 8.340 mAh dan Snapdragon 6s Gen 4, Berapa Harganya?
POCO X8 resmi debut global. HP ini membawa baterai 8.340 mAh dan Snapdragon 6s Gen 4.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
POCO X8 Meluncur dengan Baterai 8.340 mAh dan Snapdragon 6s Gen 4, Berapa Harganya?
Tekno
POCO F9 Pro Resmi Meluncur Global, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 6.330 mAh
POCO F9 Pro akhirnya meluncur global. HP ini membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan baterai 6.330 mAh.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
POCO F9 Pro Resmi Meluncur Global, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 6.330 mAh
Tekno
Daftar HP yang Rilis September 2026: iPhone 18 Pro, Xiaomi 18 Fold, hingga OPPO Find X10
Daftar HP yang rilis September 2026 akan segera terjadi. Ada iPhone 18 Pro hingga OPPO Find X10.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Daftar HP yang Rilis September 2026: iPhone 18 Pro, Xiaomi 18 Fold, hingga OPPO Find X10
Tekno
HUAWEI Pura 90s Series Punya 4 Fitur AI Canggih, Bisa Bikin Foto Makin Apik!
HUAWEI Pura 90s Series membawa empat fitur AI canggih. Foto kini bisa diedit menjadi lebih rapi dan apik.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
HUAWEI Pura 90s Series Punya 4 Fitur AI Canggih, Bisa Bikin Foto Makin Apik!
Tekno
Xiaomi 18 Fold Muncul di Geekbench, Ketahuan Bawa RAM 16GB dan Chip Xring O3
Xiaomi 18 Fold kini sudah muncul di Geekbench. HP lipat itu dipastikan membawa RAM 16GB dan Xring O3.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Xiaomi 18 Fold Muncul di Geekbench, Ketahuan Bawa RAM 16GB dan Chip Xring O3
Bagikan