MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota, Rabu (2/12). Dengan positivity rate 8,6 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.108 jiwa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 15.216 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 12.173 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.108 positif dan 11.065 negatif.
"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.166 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 58 kasus dari 1 laboratorium RS vertikal tanggal 27 - 29 November 2020 yang baru dilaporkan," terang Dwi di Jakarta, Rabu (2/12).
Baca Juga:
Rate test PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 157.233. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 91.285.
"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 84 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 10.212 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ujarnya.
Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 139.085 kasus. Dari 139.085, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 126.163 dengan tingkat kesembuhan 90,7 persen, dan total 2.710 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,9 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,1 persen.
Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,6 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.
Baca Juga:
Masyarakat Diminta Jangan Terkecoh Berita Simpang Siur Terkait COVID-19 Maupun Vaksin
Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya 5 persen.
"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.
Pemprov DKI terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)
Baca Juga:
Cerita Anies Dijemput Tim RSUD Pasar Minggu di Rumahnya Akibat COVID-19