Pemulihan Dini Pascabanjir dan Longsor Lima Puluh Kota Berjalan Cepat

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 11 Maret 2017
Pemulihan Dini Pascabanjir dan Longsor Lima Puluh Kota Berjalan Cepat

Evakuasi korban banjir di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. (FOTO/Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Penanganan tanggap darurat di bawah Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor menunjukkan kemajuan cepat. Pemulihan dini dilakukan pemerintah daerah dan stakeholders di beberapa sektor. Perkembangan hingga Kamis (9/3), air bersih melalui jaringan pipa PDAM telah mengaliri hingga Kecamatan Pangkalan, Lima Puluh Kota.

"Pemulihan lain berlangsung di sektor listrik, fasilitas umum, infrastruktur jalan, dan jaringan komunikasi. Sebanyak 99 persen pelanggan PLN telah mengakses listrik, dan 1 persen atau sekitar 169 pelanggan masih terus diupayakan penyelesaian perbaikan jaringan. Di sektor fasilitas umum, sebanyak 68 fasilitas seperti sekolah, musala dan masjid telah dibersihkan," jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers, Jumat (10/3).

Pada akses jalur darat, jalan putus di KM 187 sudah diperbaiki oleh dinas terkait. Jalur distribusi darat memperlancar perekonomian lokal. Sementara itu, jaringan seluler pada sektor komunikasi di Kecamatan Pangkalan telah aktif, sedangkan di wilayah Nagari Koto Lamo, Kapur Sembilan, masih mati.

Melalui pemulihan dini yang dilakukan secara cepat, masyarakat sudah beraktivitas normal. Kondisi masyarakat kondusif, aman dan terkendali. Di sisi lain, suasana kerja di pemerintahan juga berlangsung baik.

Sementara itu, penanganan darurat masih terus dilakukan. Salah satunya pendistribusian bantuan kemanusiaan melalui helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Distribusi bantuan melalui udara ini untuk menjangkau wilayah-wilayah terisolasi, seperti Durian Tinggi, Tanjung Jajaran dan Koto Lamo. Bantuan yang diberikan beragam, seperti bahan makanan, sandang, lauk-pauk hingga obat-obatan.

Terkait dengan penanganan masyarakat terdampak, Pos Komando Tanggap Darurat Banjir dan Longsor telah mengidentifikasi 3.285 sebagai penerima cash for work. Murid sekolah sudah melakukan kegiatan belajar sejak Kamis (9/3). Dilihat pada dampak bencana, banjir dan longsor Kabupaten Lima Puluh Kota mengakibatkan kerugian materiil sebesar Rp14 miliar, dengan kerugian terbesar di Kecamatan Harau Rp4,9 miliar.

"Penanganan darurat bencana banjir dan longsor yang memakan 8 warga meninggal dunia ini masih akan berlangsung setelah Kepala Daerah setempat memperpanjang surat keputusan tanggap darurat bencana," ungkap Sutopo.

Sebelumnya, merahputih.com juga memberitakan kabar ini di: Limapuluh Kota Dinyatakan Darurat Banjir dan Longsor

#BNPB #Sutopo Purwo Nugroho
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Hujan lebat mengancam tujuh provinsi di Indonesia. BNPB memperingatkan hujan lebat terjadi hingga 31 Oktober 2026.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Sestama BNPB Rustian kembali diperiksa KPK terkait dugaan korupsi dana siap pakai penanganan bencana usai sempat dilepas saat OTT. Cek faktanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Indonesia
Waspada, Aceh dan Sumut Terancam ‘Kiriman’ Bibit Siklon dari India
Bibit siklon tersebut berpotensi menimbulkan hujan deras, petir, hingga angin kencang. Hal tersebut dapat terjadi di siang ataupun malam hari.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Waspada, Aceh dan Sumut Terancam ‘Kiriman’ Bibit Siklon dari India
Indonesia
Padamkan Karhutla di Gunung Bromo hingga Ijen, BNPB Tambah Water Bombing dan OMC
emerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah dukungan armada udara untuk mempercepat pemadaman di sejumlah kawasan gunung.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Padamkan Karhutla di Gunung Bromo hingga Ijen, BNPB Tambah Water Bombing dan OMC
Indonesia
Awal Musim Hujan Mundur Hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana
Selain penanganan karhutla, BNPB bersama pemerintah daerah dan organisasi atau lembaga nirlaba menyalurkan bantuan air bersih untuk mengatasi dampak kekeringan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Awal Musim Hujan Mundur Hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi Bencana
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Indonesia
BNPB masih Berjibaku Padamkan 570 Hektare Karhutla, Kalimantan Tengah Terparah
Total target penanganan karhutla di enam provinsi tersebut mencapai 1.024,33 hektare. Dari jumlah itu, tim gabungan baru memadamkan 454,25 hektare.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
BNPB masih Berjibaku Padamkan 570 Hektare Karhutla, Kalimantan Tengah Terparah
Bagikan