Pemprov Jateng Bentuk Santri Tanggap Bencana

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 20 Februari 2019
Pemprov Jateng Bentuk Santri Tanggap Bencana

Ilustrasi santri. (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Guna mengurangi risiko bencana, baik korban jiwa maupun kerugian materil Pemprov Jawa Tengah (Jateng) berencana membentuk Santri Tanggap Bencana

"Dalam waktu dekat kami akan membentuk Santri Tanggap Bencana di beberapa pondok pesantren sebagai salah satu solusi atas sebagian besar wilayah Jateng merupakan daerah rawan bencana alam," kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen di Semarang, Rabu (20/2).

Gus Yasin, sapaan akrabnya mengatakan dalam pelaksanaan pelatihan penanggulangan bencana kedepan para santri pilihan tersebut akan dilatih berbagai hal kebencanaan dari jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta tim ahli dari beberapa instansi terkait.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen. (Ist)

Materi pelatihan tersebut meliputi deteksi dini, evakuasi hingga pengetahuan tanggap darurat, dapur umum, serta penanganan berbagai kecelakaan.

Selain itu, materi pelatihan yang akan diberikan salah satunya memunguti sampah di lingkungan pondok pesantren karena salah satu penyebab banjir adalah sampah yang menyumbat sungai atau saluran air.

"Kami bekerja sama BPBD mengumpulkan santri dari berbagai daerah rawan longsor, banjir, gunung berapi, dan lainnya yang selanjutnya dilatih oleh tim ahli, kemudian dilibatkan dalam penanggulangan bencana," katanya.

Menurut putra ulama karismatik Kiai Haji Maimoen Zubaer itu, peran Santri Tanggap Bencana di penjuru Jateng sangat dibutuhkan untuk membantu sesama di bidang kebencanaan.

"Keberadaan komunitas tanggap bencana dari unsur santri ini, diharapkan bisa membangun kemandirian relawan, jalinan di lingkungan, menumbuhkan jiwa sosial dan kepedulian santri terhadap sesama," tandasnya.

#Bencana Alam #Santri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Indonesia
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lana Saria mengatakan erupsi Gunung Sinabung mulai terekam pada pukul 10.17 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Gunung Sinabung Erupsi Lontarkan Abu Vulkanis Setinggi 3.500 Meter, Warga Diminta Menjauh
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Dunia
Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Sebagian besar bagian ujung gletser runtuh dan memicu peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
   Ahli Iklim Sebut Gletser yang Runtuh Picu Banjir Bandang Mematikan di Nepal
Indonesia
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Presiden Prabowo Subianto baru kunjungi NTT pada hari ke-11 pascagempa Flores agar penanganan darurat tidak terganggu seremonial pejabat pusat.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Prabowo Buka Alasan Baru Hari ke-11 ke NTT, Biar Kunjungan Pejabat Tidak Ganggu Penanganan Bencana
Dunia
Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Tibet melaporkan adanya banyak korban dan sejumlah orang hilang di wilayah Gyirong yang berbatasan dengan Nepal.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
 Banjir Bandang Nepal, 95 Orang Tewas dan 403 Orang masih Hilang
Bagikan