100 Anggota 'Pasukan Khusus' Brimob Polri Beraksi, Gotong Royong Bersihkan Lumpur Sisa Bencana di Tapanuli Tengah

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
100 Anggota 'Pasukan Khusus' Brimob Polri Beraksi, Gotong Royong Bersihkan Lumpur Sisa Bencana di Tapanuli Tengah

Aksi Brimob bersihkan lumpur di lokasi bencana Sumatra/ dok humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PERSONEL SAR Batalyon A Brimob Polda Sumatra Utara turun langsung membantu warga membersihkan selokan dan material lumpur setelah bencana alam di Perumahan Pandan Asri, Desa Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Personel dikerahkan untuk membersihkan lumpur, sampah, dan sisa material banjir yang menyumbat saluran air di sepanjang jalan permukiman tersebut. Kegiatan ini dilakukan guna memperlancar aliran air sekaligus mencegah potensi banjir susulan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Erdi A Chaniago menegaskan kehadiran personel Brimob di lokasi terdampak bencana merupakan bentuk tanggung jawab kemanusiaan Polri kepada masyarakat. Polri melalui jajaran Brimob hadir membantu masyarakat pascabencana, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pemulihan lingkungan.

"Pembersihan selokan ini penting untuk mencegah genangan dan banjir lanjutan yang bisa membahayakan warga,” ujar Erdi dalam keteranganya kepada wartawan di Jakarta dikutip Selasa (6/1).

Ia menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya preventif agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dengan lingkungan yang bersih dan sehat.

Baca juga:

Brimob Dikerahkan Pulihkan Sumatera, Bertugas Selama 1 Bulan



Dalam pelaksanaannya, personel SAR Brimob melakukan pembersihan secara manual menggunakan peralatan kebersihan dan alat pendukung lainnya. Lumpur dan sampah yang menumpuk di selokan diangkat dan dikumpulkan di titik tertentu untuk kemudian dibuang ke lokasi pembuangan.

Sementara iut, sebanyak 100 personel Pasbrimob 1 BKO Polres Tapanuli Tengah diterjunkan untuk melakukan pembersihan material lumpur di ruang kelas SD Negeri 158502 Sibuluan, Kecamatan Pandan, serta membantu pendistribusian air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pandan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang berdampak pada fasilitas pendidikan dan permukiman warga. Dalam pelaksanaannya, sejak pukul 09.00 WIB, personel Pasbrimob 1 BKO Polres Tapanuli Tengah membersihkan material lumpur yang mengendap di ruang-ruang kelas SD Negeri 158502 Sibuluan. Secara bersamaan, personel lainnya mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pandan yang terdampak keterbatasan pasokan air.(knu)

Baca juga:

Brimob Bersihkan Gereja Katedral dari Bahan Peledak Berbahaya, Jamin Perayaan Natal 2025 Kondusif




#Brimob #Tapanuli Selatan #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Bagikan