Pemprov Jabar Ingin Ada Perluasan Kerja Sama SDM dengan Jepang
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (tengah). (Humas Jabar)
MerahPutih.com - Jepang saat ini, menjadi salah satu negara tujuan tenaga kerja Indonesia (TKI), termasuk warga Jawa Barat.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Pemerintah Jawa Barat dan Jepang sudah menjalin kerja sama di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekonomi.
Baca Juga:
Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia
"Saya ingin adanya tambahan perluasan kerja sama yaitu tentang tenaga kerja dan pendidikan," kata Uu dalam keteranganya, Sabtu (9/7).
Ia berharap, ada komunikasi antara Pemerintah Jepang dengan perguruan tinggi di Jabar, terutama mengenai masalah bahasa dan teknis lainnya agar membantu masyarakat Jabar yang ingin belajar maupun bekerja di Jepang.
Uu mengaku telah memberikan portofolio Provinsi Jabar kepada Duta Besar RI untuk Jepang, yang isinya merupakan potensi-potensi Jawa Barat yang bisa dikerjasamakan.
Selain memperkuat dan memperluas kerja sama, mengunjungi tempat pembuangan sampah di Jepang. Menurutnya, tempat pembuangan sampah otomatis di Jepang berada hingga ke kampung-kampung.
"Sampah yang dibuang oleh warga pun telah dipilah sehingga memudahkan pengolahan. Warganya tertib, masyarakatnya sadar dengan sendirinya. Mereka sudah memilah sampah kertas, kardus, botol kecil, botol wadah dan lain-lain," katanya.
Jepang saat ini menjadi negara yang paling tinggi berinvestasi di Jawa Barat. Tercatat, pada kuartal pertama tahun 2022, ada 712 proyek investasi Jepang di Jabar. Disusul di DKI Jakarta 387 proyek dan di Jawa Timur 79 proyek. (Imanha/Jawa Barat)
Baca Juga:
Profil Shinzo Abe, Mantan Perdana Menteri Jepang yang Ditembak saat Pidato
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Noriyuki Makihara Kembali Viral, Lagu Lawas 1992 Ramai Dilirik Netizen Indonesia
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Indonesia Segera Dapat Kapal Baru dari Jepang, Datang di 2027
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
Update Harga Emas Kamis (25/12): Naik 3 Hari Beruntun, UBS dan Galeri24 Kompak Menguat
Pengguna Pintu Futures Naik 37 Persen di Tengah Penurunan BTC 2025
Strategi Buy The Dip Kripto 2025, Begini Cara Cuan Saat Harga Turun
DCA Jadi Solusi Sederhana Tapi Efektif Tanpa Takut Terjebak Volatilitas Ekstrem
Jepang Cabut Imbauan Megaquake, Minta Warga Tetap Waspada Sepekan setelah Gempa Magnitudo 7,5
Hilirisasi SDA Ditargetkan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen