Pemprov DKI Tolak Moratorium Proyek Jalan Layang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 22 Februari 2018
Pemprov DKI Tolak Moratorium Proyek Jalan Layang

Proyek pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jl D.I. Panjaitan, Jakarta, Kamis (1/2). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan pihaknya akan mengajukan agar pembangunan yang ada di Ibu Kota untuk tidak dihentikan. Penghentian sementara dapat memperlambat target pembangunan untuk menunjang perhelatan Asian Games 2018.

"Tapi kita akan minta tidak ada moratorium buat struktur di DKI Jakarta. Biarkan saja jalan, karena moratorium itu kan akan ada halangan waktu. Apalagi sayang dua minggu, tiga minggu kan sayang," ujar Saefullah di Jakarta, Kamis (22/2).

Hal tersebut merespons pernyataan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang melakukan moratorium proyek jalan layang (elevated). Sehingga, seluruh pembangunan jalan layang yang ada di Indonesia akan disetop untuk sementara.

Menurut dia, moratorium yang diusulkan Kementerian PUPR amat mengganggu berjalannya pembangunan yang ada di Jakarta, karena kondisinya proyek tersebut sudah memasuki tahap akhir.

"Kalau posisinya masih gali-gali pondasi bawah memang enggak begitu kelihatan. Tapi kan posisi kita sudah di atas semua. saya rasa sangat terganggu," tandasnya.

Seperti diketahui, Kemen PUPR akan melakukan penundaan terhadap seluruh pembangunan proyek jalan layang di Indonesia.

Hal itu dilakukan usai peristiwa ambruknya tiang girder Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di daerah Kebon Nanas, Jakarta Timur, pada Selasa (20/2), pukul 3.30 WIB, yang melukai tujuh orang pekerja.

"Tadi pagi kami sudah diskusi ketemu Menteri (Basuki Hadimuljono), langkah pertama adalah kami akan moratorium semua pekerjaan akan dihentikan semuanya. Jadi semua pekerjaaan elevated (jalan layang)," kata Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto saat meninjau lokasi kejadian di dekat Gardu Tol Kebon Nanas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (20/2) lalu.

Menurut ahli teknik sipil dan pembangunan dari Universitas Islam Indonesia (UII) Sarwidi, kebijakan moratorium pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah sudah tepat. Audit dan evaluasi proyek diperlukan saat ini untuk mencegah kecelakaan terulang kembali.

Menurutnya, audit yang perlu diprioritaskan pertama kali adalah keselamatan kerja. "Penting dilakukan karena berhubungan dengan nyawa orang. Harus dievaluasi total," katanya di Yogyakarta, Kamis (22/2). (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Moratorium Pembangunan Infrastruktur, Begini Tanggapan Ahli

#Proyek Infrastruktur #Kementerian PUPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
Tol Banda Aceh–Sigli Bakal Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Ada 4 Tol Disiapkan Kementerian PU
Pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk melayani mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga harus mampu memberikan nilai strategis bagi kepentingan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Tol Banda Aceh–Sigli Bakal Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur, Ada 4 Tol Disiapkan Kementerian PU
Indonesia
Jembatan Enang Enang Diperbaiki Warga Bakal Diperkuat Kementerian PUPR
Jembatan Enang-enang dapat dipakai masyarakat, dengan kendaraan kecil sembari menunggu proses perbaikan dan pembangunan jembatan permanen.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Jembatan Enang Enang Diperbaiki Warga Bakal Diperkuat Kementerian PUPR
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
Bau Got Menyengat di Kalideres, Pemkot Jabar Salahkan PAM Jaya
Genangan air got berwarna hitam dan berbau menyengat di Jalan Satu Maret, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, menimbulkan keresahan warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 03 Maret 2026
Bau Got Menyengat di Kalideres, Pemkot Jabar Salahkan PAM Jaya
Indonesia
Rehabilitasi dan Rekonstruksinya Dampak Bencana di Sumatera Butuh Dana Rp 24,55 Triliun di 2026
Adapun total indikasi kebutuhan anggaran penanganan bencana Sumatera Rp 4,8 triliun untuk tanggap darurat dan Rp 69 triliun untuk untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
Rehabilitasi dan Rekonstruksinya Dampak Bencana di Sumatera Butuh Dana Rp 24,55 Triliun di 2026
Indonesia
Menteri PU Klaim Investasi Tol Masih Sangat Menarik, 2 Dari 4 Rencana Proyek Tol Rampung Due Diligence
Minat investor untuk berinvestasi pada proyek jalan tol di Indonesia masih cukup besar, terlihat dari sejumlah proyek yang tengah diproses, seperti Tol Bogor-Serpong via Parung sepanjang 32 kilometer (km).
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 November 2025
Menteri PU Klaim Investasi Tol Masih Sangat Menarik, 2 Dari 4 Rencana Proyek Tol Rampung Due Diligence
Indonesia
Pramono Minta Lelang Proyek di Jakarta Dipercepat, Bakal Digelar November-Desember
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta lelang proyek dipercepat. Kebijakan ini melihat pengalaman pengelolaan anggaran di pemerintah pusat.
Soffi Amira - Kamis, 23 Oktober 2025
Pramono Minta Lelang Proyek di Jakarta Dipercepat, Bakal Digelar November-Desember
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Targetkan JPO Cincin Donat Rampung 2026, Pembangunan Dipastikan Tak Pakai APBD
Pemprov DKI masih mengkaji berbagai sumber pembiayaan alternatif untuk proyek JPO Cincin Donat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Oktober 2025
Pemprov DKI Jakarta Targetkan JPO Cincin Donat Rampung 2026, Pembangunan Dipastikan Tak Pakai APBD
Indonesia
Sejumlah Proyek Infrastruktur Molor, Pemkot Solo Ancam Beri Sanksi Tegas Kontraktor yang Nakal
Pemkot Solo akan memberikan sanksi tegas kepada kontraktor nakal. Sebab, sejumlah proyek infrastruktur ditemukan molor.
Soffi Amira - Kamis, 25 September 2025
Sejumlah Proyek Infrastruktur Molor, Pemkot Solo Ancam Beri Sanksi Tegas Kontraktor yang Nakal
Bagikan